Balipustakanews.com, Denpasar – Gubernur Bali, I Wayan Koster, telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang mengatur tata tertib bagi pemedek dan pengunjung saat memasuki serta berada di kawasan suci Pura Agung Besakih selama pelaksanaan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) di Karangasem.
Surat Edaran dengan nomor 08 tahun 2025 ini menetapkan jadwal kunjungan ke Pura Agung Besakih yang disesuaikan berdasarkan masing-masing Kabupaten/Kota di Bali.
Menurut Koster, penetapan jadwal ini bertujuan untuk menjaga kelancaran, kenyamanan, keamanan, dan kebersihan selama berlangsungnya kegiatan keagamaan. Hal ini penting mengingat Pura Agung Besakih merupakan tempat suci yang sangat dihormati umat Hindu.
“Pemedek yang ingin melakukan persembahyangan di Pura Agung Besakih wajib mengikuti jadwal yang telah ditentukan sesuai dengan waktu Panganyar dari Kabupaten atau Kota masing-masing,” ujar Koster dalam pernyataannya di Jayasabha, Rabu (2 April 2025).
Untuk diketahui, berikut jadwal Kabupaten/Kota masuk Pura Agung Besakih:
1. Kabupaten Klungkung pada hari Senin (Soma Umanis, Sungsang), 14 April 2025.
2. Kota Denpasar pada hari Rabu (Buda Pon, Sungsang), 16 April 2025.
3. Kabupaten Badung pada hari Kamis (Wrehaspati Wage, Sungsang), 17 April 2025.
4. Kabupaten Jembrana pada hari Jumat (Sukra Kliwon, Sungsang), 18 April 2025.
5. Kabupaten Gianyar pada hari Jumat (Sukra Paing, Dungulan), 25 April 2025.
6. Luar Bali pada hari Sabtu (Saniscara Pon, Dungulan), 26 April 2025.
7. Luar Bali pada hari Minggu (Redite Wage, Kuningan), 27 April 2025.
8. Kabupaten Karangasem pada hari Senin (Soma Kliwon, Kuningan), 28 April 2025.
9. Kabupaten Tabanan pada hari Selasa (Anggara Umanis, Kuningan), 29 April 2025.
10. Kabupaten Buleleng pada hari Rabu (Buda Paing, Kuningan), 30 April 2025.
11. Kabupaten Bangli pada hari Kamis (Wrehaspati Pon, Kuningan), 1 Mei 2025.
12. Provinsi Bali/Panitia Besakih pada Panyineban Karya hari Sabtu (Saniscara Kliwon, Kuningan), 5 Mei 2025.
(wb/pr)






Discussion about this post