<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Badung &#8211; Balipustakanews</title>
	<atom:link href="https://balipustakanews.com/category/bali/badung/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://balipustakanews.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sat, 18 Apr 2026 02:18:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.4.19</generator>

<image>
	<url>https://balipustakanews.com/wp-content/uploads/2020/07/cropped-favicon-balipustakanews-32x32.png</url>
	<title>Badung &#8211; Balipustakanews</title>
	<link>https://balipustakanews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dengar Keluh Kesah Warga, Gubernur Koster Beri &#8220;Napas Lega&#8221; Dengan Membuka Secara Terbatas TPA Suwung</title>
		<link>https://balipustakanews.com/dengar-keluh-kesah-warga-gubernur-koster-beri-napas-lega-dengan-membuka-secara-terbatas-tpa-suwung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[red/aa]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 02:18:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Badung]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Penanganan Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Pengolahan Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Pengelolaan Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Swakelola Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[TPA Suwung]]></category>
		<category><![CDATA[Wayan Koster]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://balipustakanews.com/?p=30143</guid>

					<description><![CDATA[<p>𝗕𝗮𝗹𝗶𝗽𝘂𝘀𝘁𝗮𝗸𝗮𝗻𝗲𝘄𝘀.𝗰𝗼𝗺, 𝗗𝗲𝗻𝗽𝗮𝘀𝗮𝗿 &#8211; Tumpukan kepenatan perlahan sirna dari raut wajah para petugas swakelola sampah di Bali. Masa transisi pengelolaan limbah yang belakangan ini dirasa cukup menguras keringat dan pikiran masyarakat, kini mendapat sedikit ruang bernapas. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali secara resmi memberlakukan penyesuaian terbatas dengan membuka kembali akses menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung selama [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/dengar-keluh-kesah-warga-gubernur-koster-beri-napas-lega-dengan-membuka-secara-terbatas-tpa-suwung/">Dengar Keluh Kesah Warga, Gubernur Koster Beri &#8220;Napas Lega&#8221; Dengan Membuka Secara Terbatas TPA Suwung</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>𝗕𝗮𝗹𝗶𝗽𝘂𝘀𝘁𝗮𝗸𝗮𝗻𝗲𝘄𝘀.𝗰𝗼𝗺, 𝗗𝗲𝗻𝗽𝗮𝘀𝗮𝗿 &#8211; Tumpukan kepenatan perlahan sirna dari raut wajah para petugas swakelola sampah di Bali. Masa transisi pengelolaan limbah yang belakangan ini dirasa cukup menguras keringat dan pikiran masyarakat, kini mendapat sedikit ruang bernapas.</p>
<p>Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali secara resmi memberlakukan penyesuaian terbatas dengan membuka kembali akses menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung selama dua hari dalam seminggu.</p>
<p>Keputusan ini bukanlah sekadar penyesuaian teknis di atas kertas, melainkan wujud nyata kehadiran pemerintah yang bersedia menghentikan langkah sejenak untuk mendengarkan keluh kesah warganya.</p>
<p>Kebijakan ini diambil setelah Pemprov Bali menampung langsung aspirasi dari masyarakat luas, tak terkecuali jeritan hati kelompok swakelola sampah yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga kebersihan lingkungan.</p>
<p>Melalui hasil koordinasi lintas unsur pemerintah daerah, kebijakan ini lahir sebagai sebuah &#8220;jembatan&#8221;. Tujuannya sangat manusiawi: memberikan waktu dan ruang yang layak bagi masyarakat untuk beradaptasi dengan sistem yang baru, tanpa harus mengorbankan arah kebijakan besar pengelolaan sampah yang telah ditetapkan sebelumnya.</p>
<p>Gubernur Bali, Wayan Koster, tidak menutup mata terhadap realita di lapangan. Ia menyadari betul peluh dan beban yang harus dipikul warganya di masa peralihan yang tidak mudah ini.</p>
<p>&#8220;Pemerintah sangat memahami tekanan yang dirasakan oleh masyarakat selama masa transisi ini,&#8221; ujar Gubernur Koster dengan penuh empati.</p>
<p>Meski demikian, Gubernur Koster juga menitipkan pesan kehati-hatian agar masyarakat tidak lengah. Ia menegaskan bahwa pembukaan kembali akses TPA Suwung ini sifatnya hanyalah sementara dan dilakukan secara terukur. Langkah ini diambil semata-mata untuk memberi kelegaan hari ini, agar tidak memicu beban masalah lingkungan yang lebih besar di kemudian hari.</p>
<p>Tentu saja, TPA Suwung bukanlah solusi akhir. Ke depannya, asa untuk melihat &#8220;Pulau Dewata&#8221; yang bersih dan lestari tetap bertumpu pada satu fondasi utama, yakni pengolahan sampah berbasis sumber. Ini bukan sekadar program milik pemerintah, melainkan sebuah gerakan kesadaran yang harus dimulai dari dapur setiap rumah tangga.</p>
<p>Untuk menyukseskan hal tersebut, Pemprov Bali menaruh harapan besar kepada seluruh pemerintah kabupaten dan kota. Mereka didorong untuk bergerak lebih cepat, menyiapkan infrastruktur, dan mematangkan sistem pengelolaan sampah di wilayahnya masing-masing. Harapannya jelas, agar masa transisi dan ketergantungan pada TPA ini tidak berlangsung terlalu lama.</p>
<p>Pada akhirnya, pelonggaran akses TPA Suwung ini menjadi cerminan harmonisnya hubungan antara pengambil kebijakan yang mau mendengar dan masyarakat yang gigih beradaptasi. Sebuah kolaborasi rasa dan karya demi mewariskan alam Bali yang tetap asri, hari ini, esok, dan nanti (aa).</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/dengar-keluh-kesah-warga-gubernur-koster-beri-napas-lega-dengan-membuka-secara-terbatas-tpa-suwung/">Dengar Keluh Kesah Warga, Gubernur Koster Beri &#8220;Napas Lega&#8221; Dengan Membuka Secara Terbatas TPA Suwung</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gubernur Koster: Bali Butuh Kepastian Energi demi Keberlanjutan Pariwisata Dunia</title>
		<link>https://balipustakanews.com/gubernur-koster-bali-butuh-kepastian-energi-demi-keberlanjutan-pariwisata-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[red/aa]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2026 15:30:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Badung]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[APEX 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Eksplorasi Lepas Pantai]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Bersih Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Wayan Koster]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://balipustakanews.com/?p=30110</guid>

					<description><![CDATA[<p>𝗕𝗮𝗹𝗶𝗽𝘂𝘀𝘁𝗮𝗸𝗮𝗻𝗲𝘄𝘀.𝗰𝗼𝗺, 𝗕𝗮𝗱𝘂𝗻𝗴 &#8211; Sebagai salah satu destinasi wisata utama di dunia, Provinsi Bali dinilai sangat membutuhkan kepastian ketersediaan energi yang berkelanjutan. Hal tersebut ditegaskan oleh Gubernur Bali Wayan Koster saat memberikan sambutan dalam ajang Asia-Pacific Offshore Exploration Symposium (APEX) 2026 yang diselenggarakan di Hotel Padma Kuta, Kabupaten Badung, Rabu (15/4/2026). Gubernur Koster menilai, forum internasional [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/gubernur-koster-bali-butuh-kepastian-energi-demi-keberlanjutan-pariwisata-dunia/">Gubernur Koster: Bali Butuh Kepastian Energi demi Keberlanjutan Pariwisata Dunia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>𝗕𝗮𝗹𝗶𝗽𝘂𝘀𝘁𝗮𝗸𝗮𝗻𝗲𝘄𝘀.𝗰𝗼𝗺, 𝗕𝗮𝗱𝘂𝗻𝗴 &#8211; Sebagai salah satu destinasi wisata utama di dunia, Provinsi Bali dinilai sangat membutuhkan kepastian ketersediaan energi yang berkelanjutan.</p>
<p>Hal tersebut ditegaskan oleh Gubernur Bali Wayan Koster saat memberikan sambutan dalam ajang Asia-Pacific Offshore Exploration Symposium (APEX) 2026 yang diselenggarakan di Hotel Padma Kuta, Kabupaten Badung, Rabu (15/4/2026).</p>
<p>Gubernur Koster menilai, forum internasional tahunan di bidang eksplorasi lepas pantai ini memiliki peran yang sangat strategis. Pasalnya, acara ini melibatkan kolaborasi lintas sektor yang terdiri dari pemerintah, perusahaan energi global, akademisi, hingga lembaga riset nasional dan internasional dari 15 negara dengan total 225 peserta.</p>
<p>&#8220;Simposium ini menjadi media yang sangat menarik untuk saling bertukar informasi mengenai teknologi eksplorasi lepas pantai yang berfokus pada energi baru terbarukan (offshore renewable energy),&#8221; ujar Gubernur Koster.</p>
<p>Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa forum ini tidak hanya membahas teknologi, tetapi juga menyoroti peluang investasi, dukungan terhadap kebijakan energi nasional, serta isu krusial terkait lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.</p>
<p>Gubernur Bali dua periode ini menambahkan, tujuan simposium sangat sejalan dengan visi pembangunan daerah, yakni &#8220;Nangun Sat Kerthi Loka Bali Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru&#8221;. Visi tersebut menargetkan kemandirian energi bagi Pulau Dewata yang selaras dengan kebijakan pemerintah pusat untuk mencapai ketahanan energi nasional.</p>
<p>Komitmen untuk mewujudkan kemandirian energi itu, kata Gubernur Koster, telah diimplementasikan melalui sejumlah regulasi daerah. Salah satunya adalah Peraturan Gubernur (Pergub) Bali Nomor 45 Tahun 2019 tentang Energi Bersih.</p>
<p>&#8220;Ini sejalan dengan forum, karena teknologi eksplorasi lepas pantai di Asia Pasifik, khususnya di Indonesia, tentunya mengutamakan efisiensi. Termasuk juga penggunaan energi baru terbarukan melalui optimalisasi potensi tenaga laut, baik gelombang maupun arus laut,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Menutup sambutannya, Gubernur kelahiran Desa Sembiran, Kabupaten Buleleng, ini menegaskan kesiapan Pemprov Bali untuk berkolaborasi dan mendukung implementasi eksplorasi lepas pantai. Upaya ini diyakini mampu menarik arus investasi sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru di sektor minyak dan gas (migas) beserta turunannya.</p>
<p>&#8220;Mari kita jadikan momentum ini sebagai langkah bersama untuk mewujudkan ketahanan energi yang memberikan dampak nyata bagi pembangunan nasional, dan khususnya di Bali,&#8221; pungkas Gubernur Koster.</p>
<p>Sementara itu, Presiden Society of Exploration Geophysicists (SEG) Joseph M. Reilly mengungkapkan antusiasmenya dapat menggelar forum bergengsi tersebut di Indonesia.</p>
<p>Dalam paparannya, Joseph menyoroti besarnya peluang yang dimiliki Indonesia dalam sektor eksplorasi lepas pantai berkat luasnya cekungan sedimen yang tersebar di wilayah perairan Nusantara.</p>
<p>Menurut Joseph, Indonesia memiliki potensi besar untuk mengoptimalkan eksplorasi melalui penerapan teknologi mutakhir, seperti pencitraan seismik canggih, pemodelan geologi yang lebih presisi, serta dukungan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).</p>
<p>Sebagai informasi, simposium APEX 2026 ini turut menghadirkan sejumlah pembicara terkemuka di sektor energi, di antaranya Kepala SKK Migas Djoko Siswanto dan Business Line Director for Data &amp; AI Platform at SLB, Jamie Cruise (aa).</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/gubernur-koster-bali-butuh-kepastian-energi-demi-keberlanjutan-pariwisata-dunia/">Gubernur Koster: Bali Butuh Kepastian Energi demi Keberlanjutan Pariwisata Dunia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Satukan Badung, Denpasar, dan Gianyar, Gubernur Koster Kebut 22 Proyek Strategis Bali</title>
		<link>https://balipustakanews.com/satukan-badung-denpasar-dan-gianyar-gubernur-koster-kebut-22-proyek-strategis-bali/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[red/aa]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 00:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Badung]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Gianyar]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan Bali]]></category>
		<category><![CDATA[proyek strategis Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Wayan Koster]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://balipustakanews.com/?p=30091</guid>

					<description><![CDATA[<p>𝗕𝗮𝗹𝗶𝗽𝘂𝘀𝘁𝗮𝗸𝗮𝗻𝗲𝘄𝘀.𝗰𝗼𝗺, 𝗗𝗲𝗻𝗽𝗮𝘀𝗮𝗿 &#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali bersama Pemerintah Kabupaten Badung, Kota Denpasar, dan Kabupaten Gianyar sepakat untuk mempercepat pemerataan pembangunan di Pulau Dewata. Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan perubahan perjanjian Bantuan Keuangan Khusus (BKK) untuk pembangunan Proyek Strategis Provinsi Bali di Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Senin (13/4). Penandatanganan tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/satukan-badung-denpasar-dan-gianyar-gubernur-koster-kebut-22-proyek-strategis-bali/">Satukan Badung, Denpasar, dan Gianyar, Gubernur Koster Kebut 22 Proyek Strategis Bali</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>𝗕𝗮𝗹𝗶𝗽𝘂𝘀𝘁𝗮𝗸𝗮𝗻𝗲𝘄𝘀.𝗰𝗼𝗺, 𝗗𝗲𝗻𝗽𝗮𝘀𝗮𝗿 &#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali bersama Pemerintah Kabupaten Badung, Kota Denpasar, dan Kabupaten Gianyar sepakat untuk mempercepat pemerataan pembangunan di Pulau Dewata.</p>
<p>Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan perubahan perjanjian Bantuan Keuangan Khusus (BKK) untuk pembangunan Proyek Strategis Provinsi Bali di Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Senin (13/4).</p>
<p>Penandatanganan tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, serta Bupati Gianyar I Made Agus Mahayastra.</p>
<p>Langkah lintas daerah ini menjadi tonggak penting dalam mewujudkan pembangunan yang adil dan merata di Bali. Di tengah tingginya dinamika pariwisata global, Bali memilih untuk tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan bergerak sebagai satu kesatuan.</p>
<p>𝗦𝗸𝗲𝗺𝗮 𝗚𝗼𝘁𝗼𝗻𝗴 𝗥𝗼𝘆𝗼𝗻𝗴 𝗣𝗔𝗗</p>
<p>Program BKK ini lahir dari semangat gotong royong antardaerah. Wilayah dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tertinggi, khususnya dari sektor Pajak Hotel dan Restoran (PHR), secara kolektif menyisihkan sebagian pendapatannya untuk membantu pembangunan di kabupaten lain.</p>
<p>Gubernur Koster menegaskan, proyek-proyek strategis ini dirancang khusus untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, meningkatkan kualitas pariwisata, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan hingga periode 2028–2029.</p>
<p>Terkait jumlah, terdapat penyesuaian dari rencana awal. Dari 20 proyek yang sebelumnya dicanangkan, empat di antaranya telah diambil alih oleh pemerintah pusat melalui skema Proyek Strategis Nasional (PSN).</p>
<p>Namun, Pemprov Bali bersama kabupaten/kota justru memperkuat langkah dengan menambahkan enam proyek baru. Alhasil, total terdapat 22 proyek strategis daerah yang akan dieksekusi secara bertahap.</p>
<p>𝗙𝗼𝗸𝘂𝘀 𝗜𝗻𝗳𝗿𝗮𝘀𝘁𝗿𝘂𝗸𝘁𝘂𝗿, 𝗕𝘂𝗱𝗮𝘆𝗮, 𝗵𝗶𝗻𝗴𝗴𝗮 𝗣𝗲𝗿𝘁𝗮𝗻𝗶𝗮𝗻</p>
<p>Sejumlah proyek dinilai sangat krusial karena akan berdampak langsung pada mobilitas masyarakat dan daya saing pariwisata Bali ke depan.</p>
<p>Untuk mengurai kemacetan parah di kawasan padat wisata, pemerintah akan membangun Jalan Baru Gatot Subroto Barat–Canggu, Jalan Sunset Road–Mahendradatta, serta underpass Tohpati di Denpasar.</p>
<p>Selain itu, pemerataan ke kawasan utara juga menjadi prioritas. Pembangunan Jalan Baru Batas Kota Singaraja–Mengwitani akan menjadi kunci membuka keterisolasian Bali Utara dan memperlancar distribusi ekonomi dari selatan ke utara.</p>
<p>Infrastruktur konektivitas lainnya meliputi Jalan Lingkar Nusa Penida di Klungkung, Jalan Baru Kusamba–Padangbai, serta Jalan Penghubung Pura Batur–Pura Agung Besakih yang menyatukan jalur ekonomi dan spiritual.</p>
<p>Di sektor maritim, pemerintah memproyeksikan pengembangan pelabuhan terpadu di Sangsit, Amed, Celukan Bawang, dan Kusamba. Pelabuhan-pelabuhan ini diharapkan mampu menjadi tulang punggung baru bagi distribusi logistik sekaligus pariwisata bahari guna mengurangi beban wilayah Bali Selatan.</p>
<p>Tidak hanya fokus pada infrastruktur jalan dan pelabuhan, proyek strategis ini juga menyentuh aspek pelestarian budaya dan ketahanan pangan. Hal ini diwujudkan melalui restorasi kawasan suci Pura Agung Besakih, serta pembangunan pusat pengolahan gabah dan pabrik pakan ternak di Kabupaten Tabanan.</p>
<p>Melalui sinergi kuat ini, Pemprov Bali optimistis berbagai persoalan klasik seperti ketimpangan wilayah, kemacetan, hingga minimnya infrastruktur di kawasan utara, timur, dan barat dapat segera teratasi. Pembangunan ditargetkan tak hanya dinikmati di kawasan selatan, tetapi dirasakan manfaatnya hingga ke pelosok desa (aa).</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/satukan-badung-denpasar-dan-gianyar-gubernur-koster-kebut-22-proyek-strategis-bali/">Satukan Badung, Denpasar, dan Gianyar, Gubernur Koster Kebut 22 Proyek Strategis Bali</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gubernur Koster Tegaskan Organisasi Adat Bali Harus Jadi Kekuatan Pemersatu, Bukan Pemecah Belah</title>
		<link>https://balipustakanews.com/gubernur-koster-tegaskan-organisasi-adat-bali-harus-jadi-kekuatan-pemersatu-bukan-pemecah-belah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[red/aa]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 11:42:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Badung]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Organisasi Adat]]></category>
		<category><![CDATA[Pengolahan Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Wayan Koster]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://balipustakanews.com/?p=30079</guid>

					<description><![CDATA[<p>𝗕𝗮𝗹𝗶𝗽𝘂𝘀𝘁𝗮𝗸𝗮𝗻𝗲𝘄𝘀.𝗰𝗼𝗺, 𝗕𝗮𝗱𝘂𝗻𝗴 &#8211; Gubernur Bali, Wayan Koster, menekankan pentingnya peran organisasi adat sebagai kekuatan pemersatu sekaligus penguat tanggung jawab sosial masyarakat di Pulau Dewata. Hal tersebut disampaikan Gubernur Koster saat menghadiri Lokasabha VI Pratisentana Bendesa Manik Mas (PBMM) Kabupaten Badung yang digelar di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Minggu (12/4). Dalam sambutannya, Gubernur Koster menegaskan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/gubernur-koster-tegaskan-organisasi-adat-bali-harus-jadi-kekuatan-pemersatu-bukan-pemecah-belah/">Gubernur Koster Tegaskan Organisasi Adat Bali Harus Jadi Kekuatan Pemersatu, Bukan Pemecah Belah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>𝗕𝗮𝗹𝗶𝗽𝘂𝘀𝘁𝗮𝗸𝗮𝗻𝗲𝘄𝘀.𝗰𝗼𝗺, 𝗕𝗮𝗱𝘂𝗻𝗴 &#8211; Gubernur Bali, Wayan Koster, menekankan pentingnya peran organisasi adat sebagai kekuatan pemersatu sekaligus penguat tanggung jawab sosial masyarakat di Pulau Dewata.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan Gubernur Koster saat menghadiri Lokasabha VI Pratisentana Bendesa Manik Mas (PBMM) Kabupaten Badung yang digelar di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Minggu (12/4).</p>
<p>Dalam sambutannya, Gubernur Koster menegaskan bahwa organisasi adat tidak boleh hanya sekadar menjadi wadah formalitas. Sebaliknya, organisasi harus mampu menjaga warisan leluhur sekaligus adaptif dalam menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks.</p>
<p>&#8220;Organisasi adat tidak hanya sebagai wadah, tetapi harus menjadi kekuatan yang mampu menjaga warisan leluhur sekaligus menjawab tantangan zaman,&#8221; tegas Gubernur Koster.</p>
<p>Ia juga mengingatkan agar keberadaan organisasi berbasis kekerabatan di Bali tidak memicu fragmentasi atau pengkotak-kotakan di masyarakat. Ia berharap setiap anggota organisasi memperkuat loyalitas dan dedikasi internal kepada leluhur (kawitan) yang berujung pada kontribusi positif bagi Bali secara luas.</p>
<p>&#8220;Bergabung dalam organisasi bukan untuk membentuk paksi-paksi di masyarakat, tetapi untuk memperkuat loyalitas, konsistensi, dan pengabdian yang berdampak bagi Bali,&#8221; ujarnya.</p>
<p>𝗔𝗽𝗿𝗲𝘀𝗶𝗮𝘀𝗶 𝗱𝗮𝗿𝗶 𝗕𝘂𝗽𝗮𝘁𝗶 𝗕𝗮𝗱𝘂𝗻𝗴</p>
<p>Senada dengan Gubernur, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Koster yang dinilai visioner. Adi Arnawa mengaku banyak belajar dari implementasi visi &#8220;Nangun Sat Kerthi Loka Bali&#8221; yang dicanangkan Gubernur Koster.</p>
<p>&#8220;Saya banyak belajar dari Pak Gubernur. Beliau sudah memikirkan bagaimana haluan Bali 10 tahun ke depan. Siapapun pemimpin Bali nantinya, tinggal menjalankan haluan yang telah dirangkum,&#8221; kata Adi Arnawa.</p>
<p>Ia juga memuji kemampuan lobi Gubernur Koster ke pemerintah pusat. Menurutnya, berkat komunikasi yang baik, banyak proyek strategis di Bali yang akhirnya mendapatkan dukungan anggaran dari APBN.</p>
<p>&#8220;Infrastruktur pendukung Bali banyak yang ditanggung APBN. Kita harus bersyukur memiliki gubernur yang memiliki kemampuan lobi luar biasa ke pusat,&#8221; tambahnya.</p>
<p>𝗦𝗼𝗹𝘂𝘀𝗶 𝗦𝗮𝗺𝗽𝗮𝗵 𝗱𝗮𝗻 𝗜𝗻𝗳𝗿𝗮𝘀𝘁𝗿𝘂𝗸𝘁𝘂𝗿</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Koster turut memaparkan sejumlah proyek strategis yang sedang dan akan berjalan. Salah satu yang menjadi prioritas adalah pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai solusi jangka panjang krisis sampah pasca-penutupan TPA Suwung.</p>
<p>Proyek PSEL yang menggunakan teknologi insinerasi modern ini ditargetkan mulai beroperasi pada Oktober 2027. Fasilitas ini dirancang untuk menangani residu sampah dari kawasan Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan).</p>
<p>Selain masalah sampah, pemerintah provinsi juga fokus pada penataan kawasan suci. Di antaranya adalah pembangunan parkir bertingkat di Pura Ulun Danu Batur untuk mengurai kemacetan, serta renovasi pelinggih dan penguatan infrastruktur jalan di kawasan Pura Besakih.</p>
<p>Untuk mendukung pembangunan tersebut, pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dilaporkan telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,27 triliun pada tahun 2026. Dana tersebut akan digunakan untuk 206 paket pekerjaan, mulai dari sistem penyediaan air minum (SPAM), pengamanan pantai dari abrasi, hingga kelanjutan proyek shortcut Singaraja–Mengwitani.</p>
<p>Acara Lokasabha VI PBMM Kabupaten Badung ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua III DPRD Provinsi Bali I Komang Nova Sewi Putra, Anggota DPRD Badung Ida Cokorda Mengwi XIII, serta tokoh adat dan pemangku kepentingan lainnya di wilayah Badung (aa).</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/gubernur-koster-tegaskan-organisasi-adat-bali-harus-jadi-kekuatan-pemersatu-bukan-pemecah-belah/">Gubernur Koster Tegaskan Organisasi Adat Bali Harus Jadi Kekuatan Pemersatu, Bukan Pemecah Belah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Momen Hangat di Bandara Ngurah Rai: Saat Gubernur Koster Hibur Atlet Bali yang Kecewa Ketinggalan Pesawat</title>
		<link>https://balipustakanews.com/momen-hangat-di-bandara-ngurah-rai-saat-gubernur-koster-hibur-atlet-bali-yang-kecewa-ketinggalan-pesawat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[red/aa]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2026 03:54:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Badung]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Atlet Kempo Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Bandara Ngurah Rai]]></category>
		<category><![CDATA[Jayasabha]]></category>
		<category><![CDATA[Kejurnas Kempo 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Wayan Koster]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://balipustakanews.com/?p=30001</guid>

					<description><![CDATA[<p>𝗕𝗮𝗹𝗶𝗽𝘂𝘀𝘁𝗮𝗸𝗮𝗻𝗲𝘄𝘀.𝗰𝗼𝗺, 𝗕𝗮𝗱𝘂𝗻𝗴 &#8211; Perasaan kecewa sempat menyelimuti Ni Kadek Ayu Dwi Oktaviani, salah satu atlet Shorinji Kempo kebanggaan Bali. Niat hati ingin berangkat dengan penuh semangat menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kempo 2026 di Jakarta, ia justru harus menelan kenyataan pahit tertinggal rombongan pesawat. Insiden pada Rabu (8/4/2026) pagi itu memaksanya merogoh kocek pribadi untuk membeli [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/momen-hangat-di-bandara-ngurah-rai-saat-gubernur-koster-hibur-atlet-bali-yang-kecewa-ketinggalan-pesawat/">Momen Hangat di Bandara Ngurah Rai: Saat Gubernur Koster Hibur Atlet Bali yang Kecewa Ketinggalan Pesawat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>𝗕𝗮𝗹𝗶𝗽𝘂𝘀𝘁𝗮𝗸𝗮𝗻𝗲𝘄𝘀.𝗰𝗼𝗺, 𝗕𝗮𝗱𝘂𝗻𝗴 &#8211; Perasaan kecewa sempat menyelimuti Ni Kadek Ayu Dwi Oktaviani, salah satu atlet Shorinji Kempo kebanggaan Bali. Niat hati ingin berangkat dengan penuh semangat menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kempo 2026 di Jakarta, ia justru harus menelan kenyataan pahit tertinggal rombongan pesawat.</p>
<p>Insiden pada Rabu (8/4/2026) pagi itu memaksanya merogoh kocek pribadi untuk membeli tiket pesawat pengganti secara mendadak.</p>
<p>Saat duduk menanti penerbangan di ruang tunggu Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan perasaan cemas dan campur aduk, sebuah kebetulan yang tak terduga mengubah harinya. Di ruang tunggu yang sama, ia berpapasan langsung dengan Gubernur Bali, Wayan Koster.</p>
<p>Saat itu, sang Gubernur juga tengah bersiap menempuh penerbangan menuju Jakarta. Diketahui, Koster diagendakan untuk menghadiri rapat bersama Komisi V DPR RI guna membahas percepatan dan sinergi pembangunan program prioritas, khususnya terkait sarana prasarana infrastruktur dan konektivitas transportasi pariwisata di Pulau Dewata.</p>
<p>Di sela-sela agenda strategis bernilai besar tersebut, pertemuan singkat tanpa protokol maupun seremoni terjadi antara orang nomor satu di Bali itu dengan sang atlet muda. Gubernur Koster menyempatkan diri menghampiri dan berbincang hangat dengan Kadek.</p>
<p>Kesedihan Kadek pun perlahan sirna berganti senyum simpul. Gubernur Koster memberikan suntikan moral dan pesan sederhana agar sang atlet tidak berkecil hati, melainkan tetap semangat dan optimistis dalam menghadapi kejuaraan di Jakarta.</p>
<p>Bagi Kadek, wejangan tersebut bukan sekadar basa-basi, melainkan energi baru setelah sempat terpuruk akibat insiden tiket penerbangan.</p>
<p>“Tadi bapak bilang agar semangat dan optimis mengikuti kejuaraan. Kalau sudah datang (pulang), katanya jangan lupa ke Jayasabha,” ujar Kadek dengan raut wajah yang kembali ceria.</p>
<p>Undangan langsung untuk berkunjung ke Jayasabha—rumah jabatan Gubernur Bali—menjadi bukti nyata dan simbol dukungan moril pemerintah daerah terhadap para atletnya yang berjuang di kancah nasional.</p>
<p>Pertemuan di bandara itu memang hanya berlangsung beberapa menit. Namun, bagi Kadek, momen tersebut menjadi pengingat bahwa ia tidak pernah berjuang sendirian di arena pertandingan.</p>
<p>Ketika sang Gubernur melanjutkan perjalanannya untuk membahas masa depan infrastruktur pariwisata Bali di ibu kota, ia juga telah berhasil menanamkan dukungan yang tak kalah penting bagi seorang generasi muda. Sebuah bukti bahwa pembangunan di suatu daerah tidak selalu hanya tentang jalan, beton, dan jembatan, melainkan juga pembangunan semangat warganya di waktu yang seringkali tak terduga (aa).</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/momen-hangat-di-bandara-ngurah-rai-saat-gubernur-koster-hibur-atlet-bali-yang-kecewa-ketinggalan-pesawat/">Momen Hangat di Bandara Ngurah Rai: Saat Gubernur Koster Hibur Atlet Bali yang Kecewa Ketinggalan Pesawat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kulkul Berbunyi di Sulangai, Warga Serentak Bersihkan Lingkungan demi Wujudkan Desa Wisata</title>
		<link>https://balipustakanews.com/kulkul-berbunyi-di-sulangai-warga-serentak-bersihkan-lingkungan-demi-wujudkan-desa-wisata/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[red/aa]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Apr 2026 13:42:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Badung]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Ny putri koster]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[TP PKK]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Sulangai]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Badung]]></category>
		<category><![CDATA[Kebersihan Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[PKK Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Putri Koster]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://balipustakanews.com/?p=29959</guid>

					<description><![CDATA[<p>𝗕𝗮𝗹𝗶𝗽𝘂𝘀𝘁𝗮𝗸𝗮𝗻𝗲𝘄𝘀.𝗰𝗼𝗺, 𝗕𝗮𝗱𝘂𝗻𝗴 &#8211; Kesadaran akan pentingnya kebersihan dan kelestarian lingkungan terus digaungkan di Provinsi Bali. Pada Minggu (5/4/2026), warga Banjar Batulantang, Desa Sulangai, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, menunjukkan antusiasme tinggi menyambut Gerakan Bersih Lingkungan melalui kegiatan Kulkul Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Posyandu. Kegiatan gotong royong pagi ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim Penggerak (TP) [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/kulkul-berbunyi-di-sulangai-warga-serentak-bersihkan-lingkungan-demi-wujudkan-desa-wisata/">Kulkul Berbunyi di Sulangai, Warga Serentak Bersihkan Lingkungan demi Wujudkan Desa Wisata</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>𝗕𝗮𝗹𝗶𝗽𝘂𝘀𝘁𝗮𝗸𝗮𝗻𝗲𝘄𝘀.𝗰𝗼𝗺, 𝗕𝗮𝗱𝘂𝗻𝗴 &#8211; Kesadaran akan pentingnya kebersihan dan kelestarian lingkungan terus digaungkan di Provinsi Bali. Pada Minggu (5/4/2026), warga Banjar Batulantang, Desa Sulangai, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, menunjukkan antusiasme tinggi menyambut Gerakan Bersih Lingkungan melalui kegiatan Kulkul Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Posyandu.</p>
<p>Kegiatan gotong royong pagi ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim Penggerak (TP) PKK sekaligus Duta Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) Palemahan Kedas (PADAS) Provinsi Bali, Ibu Putri Koster. Turut mendampingi dalam kegiatan ini Kepala Dinas PMD Provinsi Bali I Made Dwi Dewata, serta Kepala Dinas Sosial Provinsi Bali dr. Anak Agung Sagung Mas Dwipayani.</p>
<p>Uniknya, gerakan kebersihan ini dikomandoi melalui instrumen komunikasi tradisional Bali. Tepat pukul 05.45 WITA, kulkul (kentongan kayu) dipukul sebanyak tiga kali sebagai tanda persiapan. Berselang 15 menit, pada pukul 06.00 WITA, kulkul kembali berbunyi dua kali sebagai aba-aba bagi seluruh warga agar serentak mulai membersihkan area rumah masing-masing, mulai dari lantai, halaman, hingga telajakan (taman depan rumah).</p>
<p>𝗟𝗼𝗺𝗯𝗮 𝗣𝗲𝗻𝗮𝘁𝗮𝗮𝗻 𝗧𝗲𝗹𝗮𝗷𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗻 𝗘𝗱𝘂𝗸𝗮𝘀𝗶 𝗦𝗮𝗺𝗽𝗮𝗵</p>
<p>Melihat tingginya partisipasi masyarakat yang turun langsung membersihkan lingkungan, Ibu Putri Koster memberikan apresiasi sekaligus motivasi. Ia secara resmi menggagas lomba penataan telajakan yang dijadwalkan berlangsung pada Mei 2026 mendatang.</p>
<p>&#8220;Kami siapkan total hadiah sebesar Rp 10 juta untuk lima besar terbaik,&#8221; ungkap Ibu Putri Koster di sela-sela peninjauannya.</p>
<p>Dalam arahannya, ia juga sangat menekankan pentingnya sistem PSBS. Masyarakat diimbau untuk tertib memilah sampah dari rumah dan menempatkannya di area belakang agar tidak mengganggu pemandangan jalan desa.</p>
<p>&#8220;Sampah organik usahakan diselesaikan di rumah, khususnya bagi warga yang masih memiliki teba (pekarangan belakang). Jadi, nanti hanya sampah anorganik saja yang diangkut,&#8221; jelasnya memberi arahan.</p>
<p>Ia meminta masyarakat rutin meluangkan waktu setiap hari Minggu pertama di awal bulan untuk gotong royong rutin. &#8220;Sesibuk apa pun, jika ada niat, kebersihan lingkungan pasti dapat terwujud,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Tak sekadar memberi imbauan, Ibu Putri Koster juga turun langsung membaur bersama warga. Ia mencontohkan cara merawat telajakan yang baik dengan menanam aneka bunga serta membersihkan ranting dan daun kering agar pekarangan selalu tampak asri.</p>
<p>𝗟𝗮𝗻𝗴𝗸𝗮𝗵 𝗔𝘄𝗮𝗹 𝗠𝗲𝗻𝘂𝗷𝘂 𝗗𝗲𝘀𝗮 𝗪𝗶𝘀𝗮𝘁𝗮</p>
<p>Semangat gerakan ini mendapat respons sangat positif dari tokoh adat dan pemerintahan desa setempat. Bendesa Adat Batulantang, I Made Sarpa, menyebutkan bahwa tahun 2026 menjadi momentum awal desanya berpartisipasi penuh menyukseskan gerakan Kulkul PKK. Ke depannya, desa adat berencana melakukan penanaman massal bunga jepun dan bunga arjuna untuk mempercantik wajah banjar.</p>
<p>Sementara itu, Perbekel Desa Sulangai, I Nyoman Sunarta, menilai kesadaran warganya merupakan fondasi penting bagi rencana jangka panjang desa. Menurutnya, hal ini menjadi modal strategis bagi Desa Sulangai yang tengah bersiap mengembangkan diri menjadi desa wisata berkonsep kebersihan berkelanjutan, terinspirasi dari Desa Penglipuran.</p>
<p>&#8220;Kegiatan gotong royong sebenarnya sudah rutin kami laksanakan hampir setiap minggu. Kami berharap semangat ini bisa terus konsisten, ditingkatkan, dan kelak bisa menjadi percontohan bagi desa-desa lain,&#8221; tutur Nyoman Sunarta.</p>
<p>Sebagai penutup rangkaian kegiatan pelestarian lingkungan tersebut, Ketua TP PKK Provinsi Bali menyerahkan bantuan sosial berupa 200 kilogram beras (dikemas dalam 40 karung berukuran 5 kilogram). Bantuan ini diserahkan secara simbolis kepada Perbekel Desa Sulangai untuk selanjutnya segera didistribusikan kepada warga yang berhak menerima (aa).</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/kulkul-berbunyi-di-sulangai-warga-serentak-bersihkan-lingkungan-demi-wujudkan-desa-wisata/">Kulkul Berbunyi di Sulangai, Warga Serentak Bersihkan Lingkungan demi Wujudkan Desa Wisata</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ajak Perempuan Bali Unjuk Gigi, Ibu Putri Koster: Jangan Lupa Kodrat sebagai Benteng Keluarga</title>
		<link>https://balipustakanews.com/ajak-perempuan-bali-unjuk-gigi-ibu-putri-koster-jangan-lupa-kodrat-sebagai-benteng-keluarga/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[red/aa]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Apr 2026 02:08:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Badung]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Ny putri koster]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[TP PKK]]></category>
		<category><![CDATA[Dekranasda Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Pemberdayaan Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[Perempuan Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Putri Koster]]></category>
		<category><![CDATA[Voice of Influence]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://balipustakanews.com/?p=29947</guid>

					<description><![CDATA[<p>𝗕𝗮𝗹𝗶𝗽𝘂𝘀𝘁𝗮𝗸𝗮𝗻𝗲𝘄𝘀.𝗰𝗼𝗺, 𝗕𝗮𝗱𝘂𝗻𝗴 &#8211; Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, menegaskan bahwa peran perempuan memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap kemajuan Pulau Dewata. Hal tersebut disampaikannya saat hadir sebagai pembicara kunci dalam acara Voice of Influence yang digelar di Discovery Kartika Plaza Hotel Bali, Kabupaten Badung, Sabtu (4/4). Ibu Putri Koster [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/ajak-perempuan-bali-unjuk-gigi-ibu-putri-koster-jangan-lupa-kodrat-sebagai-benteng-keluarga/">Ajak Perempuan Bali Unjuk Gigi, Ibu Putri Koster: Jangan Lupa Kodrat sebagai Benteng Keluarga</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>𝗕𝗮𝗹𝗶𝗽𝘂𝘀𝘁𝗮𝗸𝗮𝗻𝗲𝘄𝘀.𝗰𝗼𝗺, 𝗕𝗮𝗱𝘂𝗻𝗴 &#8211; Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, menegaskan bahwa peran perempuan memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap kemajuan Pulau Dewata.</p>
<p>Hal tersebut disampaikannya saat hadir sebagai pembicara kunci dalam acara Voice of Influence yang digelar di Discovery Kartika Plaza Hotel Bali, Kabupaten Badung, Sabtu (4/4).</p>
<p>Ibu Putri Koster sangat mengapresiasi pelaksanaan ajang Voice of Influence. Menurutnya, acara tersebut dapat menjadi wadah strategis bagi kaum perempuan, khususnya perempuan Bali, untuk berani bersuara, mengemukakan pendapat, dan memberikan pengaruh positif kepada masyarakat luas.</p>
<p>Lebih jauh, Ibu Putri mengungkapkan bahwa perempuan Bali sejak lama dikenal akan ketekunannya. Mereka terbukti tidak hanya mampu mengambil peran di ranah domestik sebagai ibu rumah tangga, tetapi juga sukses berkiprah secara formal di berbagai bidang profesi.</p>
<p>&#8220;Perempuan Bali terkenal jemet (tekun) dan memiliki etos kerja yang baik. Bersama dengan para lelaki, mereka membagi peran dan bekerja sama,&#8221; ujar Ibu Putri Koster.</p>
<p>𝗚𝗮𝗿𝗱𝗮 𝗧𝗲𝗿𝗱𝗲𝗽𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗹𝗲𝘀𝘁𝗮𝗿𝗶 𝗕𝘂𝗱𝗮𝘆𝗮</p>
<p>Dalam aspek pelestarian adat, budaya, dan tradisi Bali, peran perempuan dinilai sangat menonjol. Ibu Putri menjelaskan, kelancaran berbagai upacara keagamaan serta pelaksanaan tradisi di Bali tidak akan berjalan mulus tanpa adanya andil besar perempuan di baliknya.</p>
<p>Oleh karena itu, perempuan yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Bali ini berpesan agar emansipasi tidak membuat perempuan melupakan akar dan perannya.</p>
<p>&#8220;Zaman boleh berganti, tetapi posisi perempuan harus tetap seimbang, baik di ranah domestik maupun ranah formal,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Ia menambahkan, perempuan pada hakikatnya merupakan benteng utama yang senantiasa harus mampu menjaga keutuhan keluarga serta mendidik anak-anaknya.</p>
<p>&#8220;Perempuan boleh sukses di ranah publik. Namun, jangan lupa dengan kodratnya di ranah domestik sebagai ibu rumah tangga. Keduanya harus seimbang,&#8221; pesan Ibu Putri Koster.</p>
<p>Terlepas dari jati dirinya sebagai ibu rumah tangga, ia berharap kehadiran acara Voice of Influence dapat terus memberikan ruang bagi perempuan Bali untuk berbicara, mengasah potensi diri, sekaligus menjadi sumber inspirasi bagi lingkungan sekitarnya.</p>
<p>Sebagai informasi, ajang Voice of Influence ini juga diisi dengan sesi dialog interaktif yang menghadirkan sejumlah tokoh perempuan berpengaruh dari berbagai latar belakang.</p>
<p>Beberapa narasumber yang turut membagikan inspirasinya antara lain Co-founder Miss Teenager Indonesia Rachel Wang, figur publik Maudy Koesnaedi, Direktur Utama SPICE Ria Templer, serta Direktur Cap Bali Putu Fitri Ertaningsih (aa).</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/ajak-perempuan-bali-unjuk-gigi-ibu-putri-koster-jangan-lupa-kodrat-sebagai-benteng-keluarga/">Ajak Perempuan Bali Unjuk Gigi, Ibu Putri Koster: Jangan Lupa Kodrat sebagai Benteng Keluarga</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kunjungi Desa Sulangai dan Pangsan, Ibu Putri Koster Ajak Kader Posyandu Wujudkan Desa Sehat dan Mandiri</title>
		<link>https://balipustakanews.com/kunjungi-desa-sulangai-dan-pangsan-ibu-putri-koster-ajak-kader-posyandu-wujudkan-desa-sehat-dan-mandiri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[red/aa]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2026 01:27:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Badung]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Ny putri koster]]></category>
		<category><![CDATA[Posyandu]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Badung]]></category>
		<category><![CDATA[Pemberdayaan Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Posyandu Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Putri Koster]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://balipustakanews.com/?p=29883</guid>

					<description><![CDATA[<p>𝗕𝗮𝗹𝗶𝗽𝘂𝘀𝘁𝗮𝗸𝗮𝗻𝗲𝘄𝘀.𝗰𝗼𝗺, 𝗕𝗮𝗱𝘂𝗻𝗴 &#8211; Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, menggelar Aksi Sosial Tim Pembina Posyandu yang diisi dengan kegiatan &#8220;Membina dan Berbagi&#8221; di Desa Pangsan dan Desa Sulangai, Kabupaten Badung, Selasa (31/3). Melalui kegiatan kolaboratif ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali terus berupaya mewujudkan keluarga yang sehat, cerdas, dan berkualitas. Dalam sambutannya, Ibu [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/kunjungi-desa-sulangai-dan-pangsan-ibu-putri-koster-ajak-kader-posyandu-wujudkan-desa-sehat-dan-mandiri/">Kunjungi Desa Sulangai dan Pangsan, Ibu Putri Koster Ajak Kader Posyandu Wujudkan Desa Sehat dan Mandiri</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>𝗕𝗮𝗹𝗶𝗽𝘂𝘀𝘁𝗮𝗸𝗮𝗻𝗲𝘄𝘀.𝗰𝗼𝗺, 𝗕𝗮𝗱𝘂𝗻𝗴 &#8211; Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, menggelar Aksi Sosial Tim Pembina Posyandu yang diisi dengan kegiatan &#8220;Membina dan Berbagi&#8221; di Desa Pangsan dan Desa Sulangai, Kabupaten Badung, Selasa (31/3). Melalui kegiatan kolaboratif ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali terus berupaya mewujudkan keluarga yang sehat, cerdas, dan berkualitas.</p>
<p>Dalam sambutannya, Ibu Putri Koster menegaskan pentingnya peran kader Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan dan penyerapan aspirasi masyarakat. Ia meyakini, dedikasi dan keseriusan para kader mampu membawa dampak yang sangat signifikan bagi percepatan pembangunan di tingkat desa.</p>
<p>“Apabila kader bekerja dengan serius serta mampu menyerap aspirasi sekaligus menyelesaikan permasalahan di desa, maka 85 persen program desa akan berhasil dilaksanakan,” tegas Ibu Putri Koster.</p>
<p>Menurutnya, kinerja dan layanan optimal dari para kader menjadi kunci utama untuk mempermudah koordinasi dengan instansi terkait. Dengan komunikasi yang baik, setiap permasalahan yang muncul di tengah warga dapat segera tertangani dan dicarikan solusinya secara kolaboratif.</p>
<p>𝗦𝗼𝘀𝗶𝗮𝗹𝗶𝘀𝗮𝘀𝗶 𝗘𝗻𝗮𝗺 𝗦𝘁𝗮𝗻𝗱𝗮𝗿 𝗣𝗲𝗹𝗮𝘆𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗠𝗶𝗻𝗶𝗺𝗮𝗹</p>
<p>Lebih lanjut, Ibu Putri Koster menjelaskan bahwa aksi sosial ini juga menjadi wadah strategis untuk menyosialisasikan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang kini menjadi fokus layanan Posyandu.</p>
<p>Salah satu wujud implementasi layanan tersebut adalah edukasi pentingnya menjaga lingkungan serta melestarikan nilai kebersihan dan kesehatan melalui program &#8220;Gerakan Kulkul&#8221;. Sebagai bentuk komitmen nyata dalam menyukseskan program ini, Ibu Putri Koster berencana untuk turun langsung mengikuti kegiatan gotong royong bersama anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan kader Posyandu Desa Sulangai pada tanggal 5 mendatang.</p>
<p>Pada kesempatan yang sama, Pengarah Posyandu sekaligus Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (PMD dan Dukcapil) Provinsi Bali, I Made Dwi Dewata, turut menjelaskan fungsi strategis dari keberadaan Posyandu saat ini.</p>
<p>&#8220;Kader Posyandu berperan sebagai perpanjangan tangan pemerintah untuk menyerap aspirasi dan permasalahan di tengah masyarakat guna memberikan Standar Pelayanan Minimal,&#8221; ujar Dwi Dewata.</p>
<p>Ia menambahkan, Tim Pembina Posyandu akan terus bertugas memberikan arahan kegiatan, melakukan pembinaan secara berkala kepada pengurus dan kader, serta mengevaluasi program agar ke depannya menjadi lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat luas.</p>
<p>𝗔𝗽𝗿𝗲𝘀𝗶𝗮𝘀𝗶 𝗣𝗲𝗻𝗴𝗼𝗹𝗮𝗵𝗮𝗻 𝗦𝗮𝗺𝗽𝗮𝗵 𝗱𝗶 𝗗𝗲𝘀𝗮 𝗦𝘂𝗹𝗮𝗻𝗴𝗮𝗶</p>
<p>Mengakhiri rangkaian kunjungan kerjanya, Ibu Putri Koster beserta jajaran menyempatkan diri untuk meninjau Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Sunara Giri Lestari yang berlokasi di Desa Sulangai.</p>
<p>Dalam kunjungannya tersebut, ia memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan desa dalam menjalankan program pengolahan sampah berbasis sumber.</p>
<p>Program ini dinilai sangat sukses karena diikuti dengan baik oleh hampir 100 persen warga Desa Sulangai. Warga setempat telah memiliki kesadaran untuk mengolah sampah organik di rumah masing-masing. Sementara itu, untuk sampah daur ulang dikumpulkan dan dijual kembali untuk memberikan nilai ekonomis, dan sampah residu diolah secara modern menggunakan mesin insinerator untuk kemudian dimanfaatkan menjadi paving block (aa).</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/kunjungi-desa-sulangai-dan-pangsan-ibu-putri-koster-ajak-kader-posyandu-wujudkan-desa-sehat-dan-mandiri/">Kunjungi Desa Sulangai dan Pangsan, Ibu Putri Koster Ajak Kader Posyandu Wujudkan Desa Sehat dan Mandiri</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Momen Hari Air Sedunia, Ketua DPRD Badung Ajak Warga Kolaborasi Tuntaskan Residu Sampah</title>
		<link>https://balipustakanews.com/momen-hari-air-sedunia-ketua-dprd-badung-ajak-warga-kolaborasi-tuntaskan-residu-sampah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[red/aa]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Mar 2026 00:26:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Badung]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Badung]]></category>
		<category><![CDATA[Gusti Anom Gumanti]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Air Sedunia 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai Kelan]]></category>
		<category><![CDATA[Penanganan Sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://balipustakanews.com/?p=29844</guid>

					<description><![CDATA[<p>𝗕𝗮𝗹𝗶𝗽𝘂𝘀𝘁𝗮𝗸𝗮𝗻𝗲𝘄𝘀.𝗰𝗼𝗺, 𝗕𝗮𝗱𝘂𝗻𝗴 &#8211; Ketua DPRD Kabupaten Badung, Gusti Anom Gumanti, menghadiri rangkaian Peringatan Hari Air Sedunia (World Water Day) 2026 di Pantai Kelan, Kecamatan Kuta, Jumat (27/3/2026). Dalam momentum tersebut, DPRD Badung menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh kebutuhan anggaran penanganan masalah sampah di &#8220;Bumi Keris&#8221;. Kehadiran Gusti Anom Gumanti turut didampingi oleh dua anggota DPRD [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/momen-hari-air-sedunia-ketua-dprd-badung-ajak-warga-kolaborasi-tuntaskan-residu-sampah/">Momen Hari Air Sedunia, Ketua DPRD Badung Ajak Warga Kolaborasi Tuntaskan Residu Sampah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>𝗕𝗮𝗹𝗶𝗽𝘂𝘀𝘁𝗮𝗸𝗮𝗻𝗲𝘄𝘀.𝗰𝗼𝗺, 𝗕𝗮𝗱𝘂𝗻𝗴 &#8211; Ketua DPRD Kabupaten Badung, Gusti Anom Gumanti, menghadiri rangkaian Peringatan Hari Air Sedunia (World Water Day) 2026 di Pantai Kelan, Kecamatan Kuta, Jumat (27/3/2026). Dalam momentum tersebut, DPRD Badung menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh kebutuhan anggaran penanganan masalah sampah di &#8220;Bumi Keris&#8221;.</p>
<p>Kehadiran Gusti Anom Gumanti turut didampingi oleh dua anggota DPRD Badung, yakni Made Sada dan Nyoman Graha Wicaksana. Selain menggelar apel, peringatan Hari Air Sedunia ini juga diisi dengan aksi gotong royong (korve) membersihkan area pantai dari tumpukan sampah kiriman.</p>
<p>Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta beserta istri Nyonya Yunita Alit Sucipta, jajaran Forkopimda Badung, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung Made Rai Warastuthi, jajaran kepala OPD, serta perwakilan TNI/Polri, relawan, dan ratusan siswa.</p>
<p>Di sela-sela kegiatan bersih-bersih, Anom Gumanti mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersinergi dengan pemerintah dalam menuntaskan persoalan sampah.</p>
<p>“Kita sudah melaksanakan korve secara rutin. Kita ingin menunjukkan kepada masyarakat agar selalu bersama-sama pemerintah menangani masalah sampah kita yang ada di Badung,” ujar politisi PDI Perjuangan asal Dapil Kuta tersebut.</p>
<p>𝗣𝗲𝗻𝗴𝗲𝗹𝗼𝗹𝗮𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗿𝗶 𝗦𝘂𝗺𝗯𝗲𝗿 𝗱𝗮𝗻 𝗗𝘂𝗸𝘂𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗔𝗻𝗴𝗴𝗮𝗿𝗮𝗻</p>
<p>Anom menegaskan, persoalan sampah harus menjadi prioritas seluruh pihak. Menurutnya, penanganan sampah tidak boleh hanya sekadar diangkut, tetapi harus memiliki sistem pengelolaan yang terukur dan tuntas.</p>
<p>Untuk merealisasikan sistem tersebut, Anom memastikan jajaran legislatif siap memberikan dukungan penuh kepada eksekutif, khususnya dari sisi pendanaan.</p>
<p>“Saya kira Pak Bupati dengan Pak Wakil (Wabup) sudah mengambil langkah-langkah strategis untuk itu. Tentu kami di Dewan, sesuai dengan tupoksi kami terutama masalah budgeting-nya, akan kami dukung. Berapa pun anggaran yang dibutuhkan untuk sampah ini, kami akan dukung,” tegasnya.</p>
<p>Sesuai regulasi, Anom menyebut bahwa penanganan sampah paling efektif harus diselesaikan dari sumbernya, yakni di tingkat rumah tangga. Masyarakat diminta disiplin memilah sampah mulai dari kategori organik, anorganik, hingga sampah B3.</p>
<p>Ke depan, pihaknya juga akan mendorong pihak eksekutif untuk memberikan bantuan sarana dan prasarana kepada masyarakat, seperti pengadaan tong sampah berbeda warna, tong komposter, hingga pembuatan teba modern di setiap rumah tangga. Hal ini dinilai mampu menekan volume residu yang harus dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).</p>
<p>𝗔𝗻𝘁𝗶𝘀𝗶𝗽𝗮𝘀𝗶 𝗗𝗮𝗿𝘂𝗿𝗮𝘁 𝗦𝗮𝗺𝗽𝗮𝗵 𝗞𝗶𝗿𝗶𝗺𝗮𝗻</p>
<p>Terkait fenomena sampah kiriman yang kerap mengepung pantai-pantai di Kuta setiap tahunnya, Anom menyebut hal itu sebagai siklus alam musim angin barat yang tak bisa dihindari, namun tetap harus diselesaikan.</p>
<p>Sesuai instruksi dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), sampah kiriman di kawasan Kuta telah diizinkan untuk dibuang ke TPA Suwung. Pemkab Badung sendiri telah mengerahkan sejumlah alat berat seperti loader yang kini tinggal dioptimalkan operasionalnya.</p>
<p>Kendati demikian, Anom tak menampik adanya kendala teknis di lapangan. Di Kecamatan Kuta, keterbatasan lahan untuk penampungan sementara kerap menjadi kendala saat volume sampah membludak, sehingga terpaksa ditimbun di pantai dan merusak estetika.</p>
<p>Masalah lainnya adalah panjangnya rantai distribusi pembuangan sampah ke TPA Suwung.</p>
<p>“Ini kadang-kadang cara membuang ke TPA perlu waktu. Sekali berangkat truk kita, di sana (bisa) sampai satu hari sehingga tak bisa kembali lagi. Belum lagi ada kemacetan. Ini yang perlu kita pikirkan ke depan bersama-sama,” papar Anom.</p>
<p>Untuk mencari jalan keluar permanen, DPRD Badung berencana melibatkan peran akademisi, tenaga ahli, dan pakar lingkungan.</p>
<p>“Kalau dari kita, tentu ada keterbatasan untuk menangani hal-hal seperti ini. Karena tidak main-main sampahnya, berton-ton dan setiap jam bertambah di musim angin barat itu,” pungkasnya (aa).</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/momen-hari-air-sedunia-ketua-dprd-badung-ajak-warga-kolaborasi-tuntaskan-residu-sampah/">Momen Hari Air Sedunia, Ketua DPRD Badung Ajak Warga Kolaborasi Tuntaskan Residu Sampah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ibu Seniasih Giri Prasta Ingatkan Bahaya Kekerasan Verbal dan Pernikahan Dini pada Anak</title>
		<link>https://balipustakanews.com/ibu-seniasih-giri-prasta-ingatkan-bahaya-kekerasan-verbal-dan-pernikahan-dini-pada-anak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[red/aa]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Mar 2026 15:02:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Badung]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Badung]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Layak Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Kekerasan pada anak]]></category>
		<category><![CDATA[Peran orangtua]]></category>
		<category><![CDATA[Seniasih Giri Prasta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://balipustakanews.com/?p=29838</guid>

					<description><![CDATA[<p>𝗕𝗮𝗹𝗶𝗽𝘂𝘀𝘁𝗮𝗸𝗮𝗻𝗲𝘄𝘀.𝗰𝗼𝗺, 𝗕𝗮𝗱𝘂𝗻𝗴 &#8211; Ketua Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) Provinsi Bali, Ibu Seniasih Giri Prasta, menegaskan bahwa peran orangtua merupakan kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang layak dan aman bagi anak. Hal tersebut disampaikannya saat hadir sebagai narasumber dalam kegiatan sosialisasi Kabupaten Layak Anak (KLA) di Kabupaten Badung, Bali, pada Jumat [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/ibu-seniasih-giri-prasta-ingatkan-bahaya-kekerasan-verbal-dan-pernikahan-dini-pada-anak/">Ibu Seniasih Giri Prasta Ingatkan Bahaya Kekerasan Verbal dan Pernikahan Dini pada Anak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>𝗕𝗮𝗹𝗶𝗽𝘂𝘀𝘁𝗮𝗸𝗮𝗻𝗲𝘄𝘀.𝗰𝗼𝗺, 𝗕𝗮𝗱𝘂𝗻𝗴 &#8211; Ketua Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) Provinsi Bali, Ibu Seniasih Giri Prasta, menegaskan bahwa peran orangtua merupakan kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang layak dan aman bagi anak.</p>
<p>Hal tersebut disampaikannya saat hadir sebagai narasumber dalam kegiatan sosialisasi Kabupaten Layak Anak (KLA) di Kabupaten Badung, Bali, pada Jumat (27/3/2026).</p>
<p>Dalam paparannya, Ibu Seniasih menekankan bahwa anak adalah aset masa depan bangsa yang wajib mendapatkan pelindungan serta perhatian penuh dari lingkungan terdekatnya. Perhatian tersebut, kata dia, tidak boleh hanya sebatas pemenuhan kebutuhan materi, melainkan juga dukungan emosional.</p>
<p>“Perhatian yang dibutuhkan anak bukan hanya berupa pemberian segala sesuatu yang berbentuk materi, sementara ibu dan bapak hanya sibuk bekerja,” ujar Ibu Seniasih.</p>
<p>Menurutnya, minimnya perhatian dan kasih sayang di dalam keluarga dapat memicu berbagai persoalan serius pada kembang tumbuh anak. Kondisi ini secara langsung meningkatkan risiko anak menjadi sasaran dan korban kekerasan, baik yang bersifat fisik maupun verbal.</p>
<p>“Kekerasan jangan hanya dipahami dalam bentuk fisik, bisa juga berupa perkataan kasar,” tegasnya mengingatkan.</p>
<p>𝗦𝗼𝗿𝗼𝘁𝗶 𝗞𝗮𝘀𝘂𝘀 𝗞𝗲𝗸𝗲𝗿𝗮𝘀𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗿𝗻𝗶𝗸𝗮𝗵𝗮𝗻 𝗗𝗶𝗻𝗶</p>
<p>Lebih lanjut, Ibu Seniasih turut menyoroti tingginya angka kekerasan terhadap anak di Bali, dengan perhatian khusus di wilayah Kabupaten Badung. Ia membeberkan salah satu indikator yang paling mengkhawatirkan saat ini adalah munculnya kasus bunuh diri yang melibatkan anak-anak di bawah umur.</p>
<p>Tak hanya itu, praktik pernikahan anak di bawah umur juga mendapat sorotan tajam. Ibu Seniasih menilai bahwa pernikahan dini merupakan bentuk nyata kekerasan terhadap anak, mengingat kondisi fisik, psikologis, dan kesiapan organ reproduksi mereka yang belum matang.</p>
<p>“Karena alat reproduksi mereka belum siap, ini juga bisa masuk kategori kekerasan terhadap anak. Ini harus dicegah,” tuturnya.</p>
<p>Sebagai langkah preventif, Ibu Seniasih mengimbau seluruh orangtua untuk memberikan edukasi sejak dini kepada buah hatinya. Anak-anak perlu diberikan pemahaman mengenai perlindungan diri, termasuk pengenalan batasan tubuh serta larangan bagi orang lain untuk menyentuh bagian tubuh tertentu.</p>
<p>Menutup paparannya, ia memastikan bahwa Forum PUSPA berkomitmen penuh untuk terus mendukung pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota.</p>
<p>Dukungan tersebut direalisasikan dengan mengintensifkan sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak guna mengakselerasi terwujudnya Kabupaten Layak Anak di seluruh penjuru Bali.</p>
<p>𝗣𝗲𝗺𝗸𝗮𝗯 𝗕𝗮𝗱𝘂𝗻𝗴 𝗧𝗮𝗿𝗴𝗲𝘁𝗸𝗮𝗻 𝗞𝗮𝘁𝗲𝗴𝗼𝗿𝗶 𝗡𝗶𝗻𝗱𝘆𝗮</p>
<p>Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3AP2KB) Kabupaten Badung, I Dewa Nyoman Suarteja, menegaskan komitmen pemerintah daerah terkait program KLA.</p>
<p>Ia memaparkan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung saat ini tengah mengejar capaian kategori Nindya dalam penilaian KLA. Berbagai upaya strategis lintas instansi pun terus dimaksimalkan demi merealisasikan target tersebut.</p>
<p>Sebagai informasi, kegiatan sosialisasi di Badung ini merupakan bagian dari sub-kegiatan Advokasi dan Sosialisasi Pelaksanaan Kebijakan Pemenuhan Hak Anak. Program yang diinisiasi oleh Dinas Sosial dan P3A Provinsi Bali ini secara khusus melibatkan berbagai elemen pemangku kepentingan guna memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor (aa).</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/ibu-seniasih-giri-prasta-ingatkan-bahaya-kekerasan-verbal-dan-pernikahan-dini-pada-anak/">Ibu Seniasih Giri Prasta Ingatkan Bahaya Kekerasan Verbal dan Pernikahan Dini pada Anak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
