• Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Profile
  • Pedoman Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Sunday, April 26, 2026
Balipustakanews
  • Home
  • News
  • Bali
  • Teknologi
  • Ekbis
  • Health
  • Hiburan
  • Seni & Budaya
  • Lifestyle
  • Seksologi
  • Zodiak
  • Opini
  • Review
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bali
  • Teknologi
  • Ekbis
  • Health
  • Hiburan
  • Seni & Budaya
  • Lifestyle
  • Seksologi
  • Zodiak
  • Opini
  • Review
No Result
View All Result
Balipustakanews
Home News Nasional

Sumpah Pemuda, Terkandung Rasa Nasionalisme Untuk Kemerdekaan Indonesia

red/aa by red/aa
October 28, 2021
in Nasional, Opini
Sumpah Pemuda, Terkandung Rasa Nasionalisme Untuk Kemerdekaan Indonesia
Share Share Share

BALIPUSTAKANEWS – Sumpah Pemuda adalah satu tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia. Ikrar ini dianggap sebagai kristalisasi semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya negara Indonesia.

Dengan adanya janji sumpah pemuda tersebut membangkitkan semangat para Rayat Indonesia khususnya para pemuda dan pemudi Indonesia untuk kemerdekaan Indonesia . Sumpah Pemuda memiliki rasa Nasionalisme yang tinggi berkat semangat para perjuang yang terkandung di dalamnya.

Untuk mengetahui secara rinci, berikut ini rangkuman tujuan Sumpah Pemuda beserta makna dan sejarahnya.

ArtikelTerhubung

Editorial: Sinergi Nyata Mengangkat Beban Pulau Dewata

Editorial: Sinergi Nyata Mengangkat Beban Pulau Dewata

April 22, 2026
Upaya Gubernur Koster Selamatkan Bali: Desak Pusat Turun Tangan Atasi Abrasi dan Kebut Tol Mengwi

Upaya Gubernur Koster Selamatkan Bali: Desak Pusat Turun Tangan Atasi Abrasi dan Kebut Tol Mengwi

April 8, 2026

Sejarah Sumpah Pemuda

Sebelum mengetahui apa saja tujuan Sumpah Pemuda, ada baiknya kita mengetahui sejarah Sumpah Pemuda secara singkat. Sumpah Pemuda terjadi karena pertimbangan para muda-mudi Indonesia untuk turut bangkit bersatu melawan bangsa Portugis yang menjajah Indonesia. Pada saat itu, Indonesia telah berjuang melawan penjajah yang datang untuk mencuri dan menguasai rempah-rempah khas Indonesia.

Kemudian pada 1908, Dr Sutomo, Dr Cipto Mangunkusumo, dan EFE Douwes Dekker memprakarsai berdirinya Budi Utomo. Gerakan tersebut bertujuan untuk memajukan pendidikan, peternakan, pertanian, dan budaya Indonesia.

Gerakan Budi Utomo memprakarsai pergerakan kemerdekaan Republik Indonesia dan organisasi-organisasi kepemudaan seperti Jong Betawi, Jong Ambon, Jong Minahasa, Pemuda Timor, Jong Java, dan Sekar Rukun.

Salah satu organisasi pemuda yang terus bersemangat berjuang menggerakkan persatuan Indonesia adalah perhimpunan Indonesia (PI). Organisasi tersebut terdiri dari pemuda-pemudi Indonesia dari berbagai macam suku yang berada di Belanda untuk menuntut ilmu.

Pada saat itu, memang tak ada lagi perbedaan kedaerahan atau suku antar pemuda karena mereka sadar itu semua hanya akan menghambat keinginan dan cita-cita mereka. Hal itulah yang kemudian melatar belakangi terjadinya Kongres Pemuda dan rumusan Sumpah Pemuda.

Lalu tahun 1920-an telah terjadi pertemuan-pertemuan untuk mencapai kata sepakat dan persamaan visi dan misi, tetapi belum juga berhasil. Selanjutnya pada 15 November 1925 terjadilah peristiwa Kongres Pemuda, yang diselenggarakan untuk membentuk susunan kepanitiaan pelaksanaan kesepakatan.

Pada 30 Oktober 1926 seluruh organisasi pemuda berkumpul untuk melaksanakan rapat dikenal dengan nama peristiwa Kongres Pemuda I yang menjadi permulaan persatuan seluruh pemuda Indonesia untuk kemerdekaan Indonesia.

Atas kejadian tersebut, munculah ide untuk melaksanakan kongres pemuda II oleh perhimpunan pelajar Indonesia (PPI) yang merupakan organisasi persatuan pelajar seluruh Indonesia.

Pada 26 sampai 28 Oktober 1928 digelar kongres pemuda II di Jakarta dengan kegiatan tiga kali rapat di tiga tempat rapat atau gedung yang berbeda-beda. Saat terjadinya kongres pemuda II terjadi pula sebuah insiden yang tak menyenangkan. Belanda secara terang-terangan menegur pimpinan rapat kongres pemuda II untuk tidak menyebut kemerdekaan Indonesia.

Kemudian para pemuda Indonesia justru semakin bersemangat untuk melawan penjajah dan kolonialisme. Hingga di akhir Kongres Pemuda II pada 28 Oktober 1928 Sumpah Pemuda lahir yang isinya dibuat oleh Mohamad Yamin dengan persetujuan seluruh peserta kongres.

Page 1 of 2
12Next
Tags: NasionalOpiniSumpahPemuda
ShareSendTweet
Next Post
Sukses Di Layar Lebar, ‘A Quiet Place’ Bakal Diadaptasi Ke Video Game

Sukses Di Layar Lebar, 'A Quiet Place' Bakal Diadaptasi Ke Video Game

Discussion about this post

Membedah Filosofi “Ngempu Bali”, Jro Eka Sebut Masa Depan Pulau Dewata Bergantung pada Kualitas SDM
Bali

Membedah Filosofi “Ngempu Bali”, Jro Eka Sebut Masa Depan Pulau Dewata Bergantung pada Kualitas SDM

by red/aa
April 26, 2026
0

𝗕𝗮𝗹𝗶𝗽𝘂𝘀𝘁𝗮𝗸𝗮𝗻𝗲𝘄𝘀.𝗰𝗼𝗺, 𝗗𝗲𝗻𝗽𝗮𝘀𝗮𝗿 - Anggota Kelompok Kerja (Pokja) sekaligus Tim Komunikasi Gubernur Koster, Eka Mahardhika, S.IP., M.AP., yang akrab disapa Jro...

Read more
Kapasitas Fiskal Terbatas, Gubernur Koster Gandeng KADIN Lobi Proyek Infrastruktur ke Pusat
Bali

Kapasitas Fiskal Terbatas, Gubernur Koster Gandeng KADIN Lobi Proyek Infrastruktur ke Pusat

April 26, 2026
Tanam Mangrove Bersama Jamintel Kejagung, Gubernur Koster Targetkan Ruang Hijau Bali Capai 35 Persen
Badung

Tanam Mangrove Bersama Jamintel Kejagung, Gubernur Koster Targetkan Ruang Hijau Bali Capai 35 Persen

April 25, 2026
Balipustakanews

Berita Online Bali Terkini & Terpercaya Berita Ekonomi, Bisnis, Wisata, Budaya Bali, Politik, Teknologi, Hukum, Kriminal, Pendidikan di Bali, Nasional & Dunia

Follow Us

Kategori Berita

  • Apps
  • Arak Bali
  • Automotive
  • Badung
  • Bahan Pokok
  • Bali
  • Bangli
  • Bawaslu badung
  • Bisnis
  • Buleleng
  • COK ACE
  • Covid 19
  • Denpasar
  • Edukasi
  • Ekbis
  • Fashion
  • FIFA-U20
  • Film
  • Gadget
  • Gaming
  • Gianyar
  • Gubernur Bali
  • Hari Pahlawan
  • Health
  • Health
  • Hiburan
  • Hukrim
  • I Gusti Ngurah Rai
  • Investasi dan Perekonomian Bali
  • Jakarta
  • Jembrana
  • Jepang
  • Karangasem
  • Kawasan Pura Besakih
  • KBLBB
  • KDRT
  • Kebakaran TPA
  • Kios Pedagang
  • Klungkung
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Liga Kampung
  • Mangupura
  • Margarana
  • Medan
  • Musik
  • Nasional
  • News
  • Ngayah
  • Ny putri koster
  • Opini
  • Pahlawan
  • Paritrana Award 2023
  • Pemilu
  • Pemilu 2024
  • Pemprov Bali
  • Penanganan Sampah
  • Pendidikan
  • Pengolahan Sampah
  • Perda Provinsi Bali
  • Perkemahan Pramuka
  • Perlindungan Anak
  • Pilpres 2024
  • Pj Gubernur Bali
  • Politik
  • Posyandu
  • Pramuka
  • Presiden RI
  • Program Pengelolaan sampah berbasis sumber
  • Pulau Samosir
  • Pura Agung Besakih
  • Review
  • Seksologi
  • Seni & Budaya
  • senimam
  • SP4M-LAPOR
  • Sports
  • Startup
  • Stunting
  • Tabanan
  • Teknologi
  • TP PKK
  • Travel
  • U – 20
  • UMKM
  • Warisan Leluhur
  • World
  • Zodiak

Berita Terbaru

Membedah Filosofi “Ngempu Bali”, Jro Eka Sebut Masa Depan Pulau Dewata Bergantung pada Kualitas SDM

Membedah Filosofi “Ngempu Bali”, Jro Eka Sebut Masa Depan Pulau Dewata Bergantung pada Kualitas SDM

April 26, 2026
Kapasitas Fiskal Terbatas, Gubernur Koster Gandeng KADIN Lobi Proyek Infrastruktur ke Pusat

Kapasitas Fiskal Terbatas, Gubernur Koster Gandeng KADIN Lobi Proyek Infrastruktur ke Pusat

April 26, 2026
Tanam Mangrove Bersama Jamintel Kejagung, Gubernur Koster Targetkan Ruang Hijau Bali Capai 35 Persen

Tanam Mangrove Bersama Jamintel Kejagung, Gubernur Koster Targetkan Ruang Hijau Bali Capai 35 Persen

April 25, 2026
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Profile
  • Pedoman Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2020 Balipustakanews - Berita Bali Terkini & Terpercaya

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bali
  • Teknologi
  • Ekbis
  • Health
  • Hiburan
  • Seni & Budaya
  • Lifestyle
  • Seksologi
  • Zodiak
  • Opini
  • Review

© 2020 Balipustakanews - Berita Bali Terkini & Terpercaya