๐๐ฎ๐น๐ถ๐ฝ๐๐๐๐ฎ๐ธ๐ฎ๐ป๐ฒ๐๐.๐ฐ๐ผ๐บ, ๐๐ฒ๐ป๐ฝ๐ฎ๐๐ฎ๐ฟ – Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, secara resmi membuka kegiatan Bina Posyandu Tahun 2026 di Bapelkesmas Bali, Denpasar, pada Selasa (10/3/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa peran kader Posyandu kini telah bertransformasi dan tidak lagi sekadar mengurus persoalan kesehatan.
Ibu Putri Koster menjelaskan, kegiatan Bina Posyandu ini bertujuan untuk menyamakan persepsi terkait tugas pokok dan fungsi (tupoksi) kader yang kini mencakup enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Keenam bidang SPM tersebut meliputi kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat (Trantibum Linmas).
Menurutnya, penguasaan atas enam bidang tersebut sangat penting agar para kader lebih mudah mengidentifikasi dan mengawal berbagai dinamika permasalahan yang terjadi di akar rumput.
โSaat memberikan layanan, apabila seorang kader berhadapan dengan kejadian atau permasalahan yang bukan di bidangnya, maka kader tersebut disarankan untuk mencatat dan melaporkannya kepada pimpinan yang membidangi agar segera dapat ditindaklanjuti,โ ujar Ibu Putri Koster dalam sambutannya.
Langkah pelaporan ini, lanjutnya, sangat krusial untuk mendukung terwujudnya program-program serta visi-misi pembangunan yang sedang dijalankan oleh pemerintah daerah.
Lebih lanjut, Ibu Putri Koster mengingatkan para kader untuk terus membekali diri dengan peningkatan kapasitas, keahlian, dan semangat kolaborasi. Melalui pembinaan yang berjenjang dari pusat hingga daerah, ia berharap terbangun sinergi yang baik antarbidang.
Sebagai garda terdepan di masyarakat, kader Posyandu dituntut untuk mampu mewujudkan masyarakat yang sejahtera, sehat, cerdas, dan berpendidikan tanpa adanya diskriminasi.
โKita wajib berada di tengah-tengah masyarakat, karena sebagai pembina Posyandu memiliki tanggung jawab untuk mengawal jalannya berbagai program yang sedang dilaksanakan. Dengan demikian, tidak ada pembedaan di antara masyarakat,โ tegasnya.
๐๐ฎ๐๐ฎ๐น ๐ฃ๐ฒ๐ป๐ด๐ฒ๐น๐ผ๐น๐ฎ๐ฎ๐ป ๐ฆ๐ฎ๐บ๐ฝ๐ฎ๐ต
Tak hanya berfokus pada enam bidang SPM, Ibu Putri Koster juga menitipkan pesan khusus terkait kelestarian lingkungan. Ia mengajak seluruh kader Posyandu untuk turut menyukseskan program pengelolaan sampah berbasis sumber melalui gerakan Palemahan Kedas.
Gerakan ini, kata dia, harus digencarkan dan dimulai dari lingkungan terkecil, yakni rumah tangga.
โMari biasakan memilah sampah sejak dari rumah. Selain membangun kebiasaan baik, hal ini juga membantu petugas dalam proses pengangkutan dan pemilahan sampah di TPS3R,โ ungkapnya.
Dengan pemilahan sejak dari rumah, proses pengelolaan sampah diyakini akan menjadi jauh lebih cepat dan efisien, sehingga lingkungan masyarakat Bali bisa menjadi lebih bersih dan asri.
Sebagai informasi, kegiatan Bina Posyandu Provinsi Bali Tahun 2026 ini merupakan yang pertama kalinya diselenggarakan di Pulau Dewata. Acara ini berlangsung selama tiga hari, mulai 10 hingga 12 Maret 2026, dan diikuti oleh perwakilan kader Posyandu dari seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Bali (aa).





