๐๐ฎ๐ฑ๐๐ป๐ด – Sekretaris Daerah Provinsi Bali, I Dewa Made Indra, menegaskan Pemerintah Provinsi Bali tetap terbuka terhadap investasi. Namun, investasi yang masuk harus memperhatikan kepentingan masyarakat, pelestarian budaya, dan keberlanjutan lingkungan hidup.
Hal itu disampaikan Dewa Indra saat menghadiri penutupan Bali Jagaditha VII Tahun 2026 di Atrium Mall Bali Galeria, Kuta, Kabupaten Badung, Minggu (7/6/2026).
โKami sangat terbuka terhadap investasi dengan ketentuan memperhatikan masyarakat, lingkungan, budaya, serta berkomitmen menjaga lingkungan hidup agar dapat menopang ekonomi yang berkelanjutan,โ kata Dewa Indra.
Dalam acara tersebut, Dewa Indra hadir mewakili Gubernur Bali. Ia menyampaikan apresiasi atas konsistensi penyelenggaraan Bali Jagaditha yang kini memasuki edisi ketujuh.
Menurutnya, Bali Jagaditha terus menunjukkan perkembangan dari tahun ke tahun. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang promosi ekonomi, tetapi juga memperkuat kolaborasi antarpemangku kepentingan.
โSaya sangat berbahagia. Jika kita mengikuti sejak penyelenggaraan pertama, kegiatan ini terus berkembang dan semakin luas. Pemangku kepentingan yang terlibat juga semakin banyak. Atas nama Pemerintah Provinsi Bali, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya,โ ujar Dewa Indra.
Dewa Indra mengatakan, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Bali yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.
Ia menilai Bank Indonesia memiliki peran strategis dalam mengorkestrasi berbagai program yang mampu menggairahkan perekonomian daerah, mulai dari investasi, pariwisata, hingga pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM.
Sementara itu, Asisten Gubernur Bank Indonesia, Rudi Brando, menyebut Bali layak menjadi teladan nasional dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan stabilitas harga.
Rudi mengatakan, pertumbuhan ekonomi Bali pada triwulan I 2026 mencapai sekitar 5,6 persen. Di sisi lain, inflasi Bali masih terkendali pada angka 2,99 persen.
โMengingat Bali, saya selalu teringat film Eat Pray Love. โEatโ menggambarkan perputaran ekonomi yang sangat baik. Pertumbuhan ekonomi Bali tinggi dan inflasinya terjaga. Bali patut menjadi teladan,โ kata Rudi.
Menurut Rudi, filosofi โprayโ menggambarkan keseimbangan antara aspek ekonomi dan kesejahteraan masyarakat yang menjadi ciri pembangunan Bali. Adapun โloveโ mencerminkan kuatnya sinergi antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, DPRD, pelaku usaha, hingga perwakilan negara sahabat.
โKami membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk para konsul dan duta besar negara sahabat. Sinergi yang baik akan menghasilkan dampak ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,โ ujarnya.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Achris Sarwani, menjelaskan Bali Jagaditha VII Tahun 2026 merupakan program strategis yang mengintegrasikan sektor investasi, pariwisata, dan UMKM dalam satu ekosistem pengembangan ekonomi daerah.
Dengan mengusung tema Bhumi Parahita, kegiatan ini disebut sejalan dengan agenda pembangunan ekonomi hijau dan penguatan budaya yang menjadi prioritas nasional.
Di sektor pariwisata, pelaksanaan Bali and Beyond Travel Fair atau BBTF 2026 menghadirkan 407 buyer dari 44 negara serta 208 seller dari berbagai daerah di Indonesia.
Forum tersebut menghasilkan potensi kesepakatan bisnis senilai Rp6,9 triliun.
Pada sektor investasi, Bali Investment Forum 2026 mempertemukan 21 pemilik proyek dari wilayah Bali dan Nusa Tenggara dengan 35 calon investor internasional.
Forum tersebut juga diikuti para duta besar negara sahabat serta diisi dengan kunjungan proyek dan pertemuan bisnis secara langsung atau one-on-one meeting.
Sementara itu, sektor UMKM mencatat potensi ekspor sebesar Rp23,03 miliar. Selama tiga hari penyelenggaraan, Bali Jagaditha VII dikunjungi sekitar 60.000 orang dengan nilai transaksi langsung mencapai Rp1,9 miliar.
Achris mengatakan, skala Bali Jagaditha terus berkembang. Ke depan, kegiatan ini akan diarahkan untuk mencakup sektor strategis lain, seperti energi terbarukan, infrastruktur, serta pengolahan sampah.
โBali Jagaditha diharapkan menjadi momentum penting dalam mendukung visi pembangunan Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali sekaligus memberikan manfaat bagi kepentingan daerah dan nasional,โ kata Achris.
Pada rangkaian penutupan, Museum Rekor Dunia Indonesia atau MURI menyerahkan piagam rekor untuk kategori pembuatan tote bag bermotif lukis Endek Bali dengan jumlah peserta terbanyak.
Selain itu, dilakukan penyerahan nota kesepahaman atau MoU kerja sama antara investor dan UMKM lokal.
Acara juga dirangkai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Bank Indonesia dan Pemerintah Provinsi Bali terkait pengembangan keuangan daerah, serta penyerahan katalog investasi Bali-Nusa Tenggara kepada para duta besar negara sahabat.
Sejumlah duta besar hadir langsung dalam kegiatan tersebut, antara lain Duta Besar Pakistan, Duta Besar Bahrain, Duta Besar Oman, dan Duta Besar Armenia.
Kehadiran para duta besar itu menunjukkan tingginya perhatian komunitas internasional terhadap peluang investasi dan pembangunan ekonomi berkelanjutan di Bali. (AA)





