Dalam melaksanakan vaksinasi sebagai upaya pemulihan pariwisata di tengah masa pandemi, pihaknya mengajak agar masyarakat turut mendukung pelaksanaan gerakan vaksinaai gotong-royong ini dan jangan takut untuk divaksin. Indonesia menggunakan empat jenis vaksinasi, yakni Sinovac, Astra Zeneca, Pfizer Inc and Biontech dan Novavax.
“Kita di Indonesia menggunakan empat jenis vaksin, karena dunia yang mengalami pandemi Covid-19 ini saling berebut untuk mendapat vaksin. Selama sudah lulus uji coba dan memiliki izin dari WHO dan juga BPOM lebih baik kita gunakan. Karena Indonesia mencatat jumlah warga meninggal akibat Covid-19 sebanyak tiga ratus orang per hari, dan sembilan ribu per bulan. Dan apabila kita menunda gerakan vaksinasi ini maka kematian akibat Covid-19 per tahunnya adalah 108.000 orang. Oleh sebab itu secepat-cepatnya kita lakukan vaksinasi untuk masyarakat luas. Dan vaksin ini bukan untuk bisnis, tetapi murni untuk social activity,” ungkap Menkes Budi Gunadi.
Diakuinya bahwa pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri dan mesti menggandeng pihak lain. “Jadi kita memang harus membangun gerakan gotong-royong untuk dapat mempercepat pemulihan perekonomian. Di mana prinsipnya harus gratis diberikan kepada masyarakat. Sehingga konsep gotong-royong dari perusahaan masing-masing yang ada di Bali dapat menyiapkan vaksin dengan merk yang berbeda agar tidak terjadi persaingan suplay,” ujar Budi Gunadi

Menurutnya, dengan melakukan Bersama-sama maka kesuksesan dalam melawan Covid-19 akan cepat terwujud dan semua akan dapat merasakan manfaatnya.
Sementara Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno yang hadir melalui virtual menambahkan bahwa pemulihan pariwisata Bali melalui program gerakan vaksinasi nasional ini selalu menginspirasi seluruh dunia. “Untuk itu mari hari ini kita lakukan yang terbaik untuk masyarakat Indonesia khususnya Bali. Yang secara nyata sudah diwujudkan oleh Menteri Kesehatan RI yang didukung oleh Grab Indonesia dan Good Doctors se-Indonesia sebagai aksi konkret menerapkan inovasi, kreasi yang baik dengan penerapan CHSE dan protokol kesehatan yang ketat. Kita mulai vaksinasi sebagai salah satu langkah dari penyelesaian Covid-19,” kata Menparekraf Sandiaga Uno.
Dengan dilaksanakan gerakan vaksinasi nasional ini sekaligus drive thru vaksinasi ini diharapkan menjadi momentum untuk Bali kembali bangkit dan terbebas dari Covid-19, sehingga perekonomian bisa kembali pulih. Dengan tag line KITA vs CORONA “Bersama Kita Siap Sukseskan Vaksinasi” dan Wujudkan Bali Zona Hijau.
Pada kesempatan ini, tampak pula ikut mendampingi di antaranya Wakil Gubernur Bali Tjok. Oka Artha Ardhana Sukawati, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali Ketut Suarjaya dan Kapala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Putu Astawa. (CF/HpB)






Discussion about this post