๐๐ฎ๐น๐ถ๐ฝ๐๐๐๐ฎ๐ธ๐ฎ๐ป๐ฒ๐๐.๐ฐ๐ผ๐บ, ๐๐ฎ๐ฑ๐๐ป๐ด – Ketua Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) Provinsi Bali, Ibu Seniasih Giri Prasta, mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Kerobokan, Badung, Selasa (21/4/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka Peringatan Hari Kartini Tahun 2026 sekaligus agenda Sosialisasi Peningkatan Partisipasi Perempuan di Bidang Politik, Hukum, Sosial, dan Ekonomi. Di hadapan para warga binaan, Ibu Seniasih memberikan pesan hangat agar mereka tidak menyerah pada keadaan.
โSekalipun kalian sedang menjalankan konsekuensi atas kesalahan di masa lalu dan saat ini berada dalam pembinaan, jangan pernah putus asa atau larut dalam kesedihan berkepanjangan,โ ungkap Ibu Seniasih.
Ia meminta para warga binaan untuk memanfaatkan waktu di dalam Lapas sebagai momen perenungan dan berjanji untuk tidak mengulangi kesalahan. “Mari kita perbaiki diri, karena ada keluarga yang menunggu kehadiran kita di tengah mereka,” tambahnya.
Menurut Ibu Seniasih, peringatan Hari Kartini harus menjadi pengingat akan perjuangan emansipasi perempuan menuju kesetaraan gender. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya perempuan untuk terus meningkatkan kualitas diri melalui pendidikan, kecerdasan, dan pengembangan keahlian yang berkelanjutan.
๐ฃ๐ฒ๐น๐ฎ๐๐ถ๐ต๐ฎ๐ป ๐ง๐ฎ๐๐ฎ ๐ฅ๐ถ๐ฎ๐ ๐ฑ๐ฎ๐ป ๐ฆ๐ฎ๐ป๐ด๐ด๐๐น
Sebagai bentuk nyata pemberdayaan perempuan, Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) berkolaborasi dengan Forum PUSPA memfasilitasi pelatihan keterampilan tata rias (makeup) dan membuat sanggul bagi warga binaan Lapas Kerobokan.
Pelatihan ini dirancang sebagai bekal keterampilan praktis. Harapannya, ketika masa hukuman selesai, para warga binaan memiliki keahlian yang dapat digunakan untuk mandiri dan berkontribusi positif saat kembali ke masyarakat.
Langkah strategis ini sejalan dengan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Bali Nomor 2 Tahun 2024 tentang Pengarusutamaan Gender (PUG), khususnya pada Pasal 18. Program ini juga terintegrasi erat dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali serta arah kebijakan pembangunan Bali 2025โ2030. Fokus utamanya adalah pemberdayaan perempuan, anak, dan kelompok marginal berbasis desa adat, yang ke depannya akan dipercepat melalui pengembangan Akademi Perempuan Bali.
๐๐ผ๐น๐ฎ๐ฏ๐ผ๐ฟ๐ฎ๐๐ถ ๐๐ถ๐ป๐๐ฎ๐ ๐ฆ๐ฒ๐ธ๐๐ผ๐ฟ
Kepala Dinsos P3A Provinsi Bali, A.A. Sagung Mas Dwipayani, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyatakan bahwa semangat Kartini adalah nyala untuk terus bergerak, belajar, dan berdaya.
โMelalui momentum ini, kami berharap terjalin kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah, lembaga masyarakat, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan agar pemberdayaan perempuan dapat memberikan dampak nyata,โ tegas Sagung Mas.
Ia juga mengajak seluruh perempuan Bali untuk terus mengasah kemampuan, percaya diri, dan berani bermimpi demi menjadi kekuatan besar bagi kemajuan daerah.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bali, Decky Nurmansyah, mengapresiasi kehadiran dan dukungan Ketua PUSPA Bali. Menurutnya, kegiatan ini memberikan sentuhan emosional yang sangat dibutuhkan oleh 258 warga binaan di Lapas Perempuan Kerobokan.
โMelalui pelatihan sanggul dan makeup ini, diharapkan para warga binaan memperoleh bekal untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Kami berharap mereka kelak kembali menjadi warga negara yang baik, jujur, serta berkontribusi positif bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya,โ pungkas Decky (aa).





