• Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Profile
  • Pedoman Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Wednesday, May 20, 2026
Balipustakanews
  • Home
  • News
  • Bali
  • Teknologi
  • Ekbis
  • Health
  • Hiburan
  • Seni & Budaya
  • Lifestyle
  • Seksologi
  • Zodiak
  • Opini
  • Review
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bali
  • Teknologi
  • Ekbis
  • Health
  • Hiburan
  • Seni & Budaya
  • Lifestyle
  • Seksologi
  • Zodiak
  • Opini
  • Review
No Result
View All Result
Balipustakanews
Home Bali

Buka Pameran “Tutur Ayu”, Ibu Putri Koster: Tanpa Akar Budaya yang Kuat, Bali Krisis Identitas

Di tengah pesatnya gempuran perkembangan zaman, generasi muda di Pulau Dewata diajak untuk terus merawat nilai-nilai budaya lokal agar tidak tergerus arus modernisasi.

red/aa by red/aa
March 8, 2026
in Bali, Ny putri koster, Pemprov Bali, Seni & Budaya
Buka Pameran “Tutur Ayu”, Ibu Putri Koster: Tanpa Akar Budaya yang Kuat, Bali Krisis Identitas
Share Share Share

𝗕𝗮𝗹𝗶𝗽𝘂𝘀𝘁𝗮𝗸𝗮𝗻𝗲𝘄𝘀.𝗰𝗼𝗺, 𝗗𝗲𝗻𝗽𝗮𝘀𝗮𝗿 – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, menegaskan bahwa pariwisata Bali harus tetap berakar pada budaya lokal.

Pasalnya, budaya merupakan fondasi utama yang memberikan keunikan, nilai jual, serta jati diri yang membedakan Bali dari destinasi pariwisata lain di dunia.

Hal tersebut disampaikan Ibu Putri Koster saat membuka Pameran Seni Rupa bertajuk “Tutur Ayu” yang diinisiasi oleh Komunitas Soko Guru di Griya Santrian Art Gallery, Sanur, Denpasar, Jumat (6/3/2026) malam.

ArtikelTerhubung

Gubernur Koster: Jangan Biarkan Garam Tradisional Bali Kalah saing dengan Produk Impor

Gubernur Koster: Jangan Biarkan Garam Tradisional Bali Kalah saing dengan Produk Impor

May 19, 2026
Arak Bali Naik Kelas: Kreativitas Pemuda Dijajal dalam Audisi Mixologi

Arak Bali Naik Kelas: Kreativitas Pemuda Dijajal dalam Audisi Mixologi

May 19, 2026

“Tanpa akar budaya yang kuat, Bali berisiko kehilangan daya tariknya dan mengalami krisis identitas,” tegas tokoh yang juga dikenal sebagai seniman multitalenta tersebut.

Di tengah gempuran perkembangan zaman, Ibu Putri mengingatkan agar Bali tetap memegang teguh akarnya, meski di saat yang bersamaan harus terus beradaptasi dengan kemajuan teknologi agar sejajar dengan daerah lain.

Terkait tajuk pameran, Ibu Putri menjelaskan bahwa Tutur Ayu dalam kehidupan masyarakat Bali bermakna sebagai wejangan atau petuah yang menjadi landasan dalam menjalani hidup.

Menurutnya, pameran ini menjadi medium yang tepat bagi generasi penerus untuk mempelajari dinamika kehidupan dan budaya masyarakat yang perlahan mulai bergeser, melalui goresan tangan para perupa.

“Pameran ini menyampaikan pesan dan nasihat yang tertanam dengan nilai-nilai moral dan kebijaksanaan bagi generasi Bali saat ini atas kondisi dan keadaan Bali yang sudah mulai bergeser,” jelasnya.

Ia pun berharap para seniman di Pulau Dewata terus mempertahankan prinsip dalam berkarya.

“Ruang-ruang perupa itu masih ada. Idealisme dan tutur-tutur itu bisa diguratkan lewat karya-karya seni. Saya berharap para seniman perupa Bali tetap memiliki idealisme yang tinggi,” ungkap Ibu Putri.

𝗥𝗲𝗳𝗹𝗲𝗸𝘀𝗶 𝗱𝗶 𝗧𝗲𝗻𝗴𝗮𝗵 𝗔𝗿𝘂𝘀 𝗣𝗲𝗿𝘂𝗯𝗮𝗵𝗮𝗻

Pameran “Tutur Ayu” ini menampilkan 18 karya lukisan dari tiga perupa Bali yang juga mengabdi sebagai guru seni. Ketiga perupa tersebut adalah Ketut Marra, I Wayan Santrayana, dan I Gede Budiartha.

Penulis dan pemerhati seni, I Made Susanta Dwitanaya, mengungkapkan bahwa pameran ini lahir dari perjalanan panjang para pendidik seni yang tidak hanya aktif berkarya, tetapi juga konsisten menanamkan nilai pengetahuan kepada generasi muda.

“Dalam perjalanan panjang pengabdian, ada jejak-jejak sunyi yang tak pernah benar-benar selesai dituliskan. Ada jejak yang terus hidup melalui karya, melalui nilai, dan melalui ketulusan berbagi pengetahuan,” papar Susanta.

Lebih lanjut, ia menyebut karya-karya dalam “Tutur Ayu” tidak sekadar memanjakan mata melalui nilai estetika, tetapi berfungsi sebagai ruang refleksi bagi masyarakat Bali selaku pewaris kebudayaan.

“Di tengah arus perubahan, Tutur Ayu menjadi pengingat bahwa kebijaksanaan tidak lahir dari kebisingan, melainkan dari ketekunan merawat nilai,” pungkasnya (aa).

Tags: Budaya BaliDekranasda BaliPameran Seni RupaPariwisata BaliPutri Koster
ShareSendTweet
Next Post
EDITORIAL: Kearifan Lokal Penjaga Harmoni Bali

EDITORIAL: Kearifan Lokal Penjaga Harmoni Bali

Gubernur Koster: Jangan Biarkan Garam Tradisional Bali Kalah saing dengan Produk Impor
Badung

Gubernur Koster: Jangan Biarkan Garam Tradisional Bali Kalah saing dengan Produk Impor

by red/aa
May 19, 2026
0

𝗕𝗮𝗱𝘂𝗻𝗴 - Gubernur Bali, Wayan Koster mempromosikan potensi garam tradisional di hadapan akademisi dari 67 perguruan tinggi se-Indonesia yang tergabung...

Read more
Arak Bali Naik Kelas: Kreativitas Pemuda Dijajal dalam Audisi Mixologi
Arak Bali

Arak Bali Naik Kelas: Kreativitas Pemuda Dijajal dalam Audisi Mixologi

May 19, 2026
Gubernur Koster Jamin Warga Buleleng Dapat Manfaat Nyata Turyapada Tower, dari Siaran TV Tanpa Parabola hingga Lapangan Kerja
Bali

Gubernur Koster Jamin Warga Buleleng Dapat Manfaat Nyata Turyapada Tower, dari Siaran TV Tanpa Parabola hingga Lapangan Kerja

May 18, 2026
Balipustakanews

Berita Online Bali Terkini & Terpercaya Berita Ekonomi, Bisnis, Wisata, Budaya Bali, Politik, Teknologi, Hukum, Kriminal, Pendidikan di Bali, Nasional & Dunia

Follow Us

Kategori Berita

  • Apps
  • Arak Bali
  • Automotive
  • Badung
  • Bahan Pokok
  • Bali
  • Bangli
  • Bawaslu badung
  • Bisnis
  • Buleleng
  • COK ACE
  • Covid 19
  • Denpasar
  • Edukasi
  • Ekbis
  • Fashion
  • FIFA-U20
  • Film
  • Gadget
  • Gaming
  • Gianyar
  • Gubernur Bali
  • Hari Pahlawan
  • Health
  • Health
  • Hiburan
  • Hukrim
  • I Gusti Ngurah Rai
  • Investasi dan Perekonomian Bali
  • Jakarta
  • Jembrana
  • Jepang
  • Karangasem
  • Kawasan Pura Besakih
  • KBLBB
  • KDRT
  • Kebakaran TPA
  • Kios Pedagang
  • Klungkung
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Liga Kampung
  • Mangupura
  • Margarana
  • Medan
  • Musik
  • Nasional
  • News
  • Ngayah
  • Ny putri koster
  • Opini
  • Pahlawan
  • Paritrana Award 2023
  • Pemilu
  • Pemilu 2024
  • Pemprov Bali
  • Penanganan Sampah
  • Pendidikan
  • Pengolahan Sampah
  • Perda Provinsi Bali
  • Perkemahan Pramuka
  • Perlindungan Anak
  • Pilpres 2024
  • Pj Gubernur Bali
  • Politik
  • Posyandu
  • Pramuka
  • Presiden RI
  • Program Pengelolaan sampah berbasis sumber
  • Pulau Samosir
  • Pura Agung Besakih
  • Review
  • Seksologi
  • Seni & Budaya
  • senimam
  • SP4M-LAPOR
  • Sports
  • Startup
  • Stunting
  • Tabanan
  • Teknologi
  • TP PKK
  • Travel
  • U – 20
  • UMKM
  • Warisan Leluhur
  • World
  • Zodiak

Berita Terbaru

Gubernur Koster: Jangan Biarkan Garam Tradisional Bali Kalah saing dengan Produk Impor

Gubernur Koster: Jangan Biarkan Garam Tradisional Bali Kalah saing dengan Produk Impor

May 19, 2026
Arak Bali Naik Kelas: Kreativitas Pemuda Dijajal dalam Audisi Mixologi

Arak Bali Naik Kelas: Kreativitas Pemuda Dijajal dalam Audisi Mixologi

May 19, 2026
Gubernur Koster Jamin Warga Buleleng Dapat Manfaat Nyata Turyapada Tower, dari Siaran TV Tanpa Parabola hingga Lapangan Kerja

Gubernur Koster Jamin Warga Buleleng Dapat Manfaat Nyata Turyapada Tower, dari Siaran TV Tanpa Parabola hingga Lapangan Kerja

May 18, 2026
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Profile
  • Pedoman Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2020 Balipustakanews - Berita Bali Terkini & Terpercaya

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bali
  • Teknologi
  • Ekbis
  • Health
  • Hiburan
  • Seni & Budaya
  • Lifestyle
  • Seksologi
  • Zodiak
  • Opini
  • Review

© 2020 Balipustakanews - Berita Bali Terkini & Terpercaya