๐๐๐ ๐๐ฅ๐๐ก๐ โ Wakil Gubernur Bali sekaligus Ketua Umum Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Provinsi Bali, I Nyoman Giri Prasta, secara resmi membuka Loka Sabha Madya VIII MGPSSR Kabupaten Jembrana, Sabtu (9/5/2026).
Acara yang dipusatkan di Gedung Kesenian Dr. Ir. Soekarno ini berlangsung khidmat dan dihadiri ratusan semeton atau warga Pasek dari berbagai daerah di Bali.
Dalam sambutannya, Giri Prasta mengajak seluruh semeton MGPSSR Kabupaten Jembrana untuk terus mempererat rasa persaudaraan. Ia menekankan pentingnya menjalankan Catur Swadharmaning Kepasekan, yang meliputi Astiti ring Ida Hyang Widhi Wasa, Bakti ring Kawitan, Tindih ring Bhisama, dan Guyub ring Pasemetonan.
Giri Prasta menegaskan, keberadaan MGPSSR harus menjadi wadah strategis untuk melestarikan adat, tradisi, seni, dan budaya di Bali.
Sebagai umat Hindu, ia mengingatkan bahwa tujuan utama yang hendak diwujudkan adalah Moksartham Jagadhita Ya Ca Iti Dharma. Untuk mencapai hal itu, sumber daya manusia (SDM) semeton Pasek harus solid.
“Kalau kita bersatu, maka setengah perjuangan berhasil. Kalau kita tidak bersatu, maka setengah perjuangan gagal. Masikian ngih,” tegas Giri Prasta.
Politisi asal Desa Pelaga, Badung, itu juga berpesan agar tidak ada perpecahan di antara semeton Pasek. Ia mengingatkan bahwa leluhur Pasek adalah sosok yang wikan atau berpengetahuan tinggi dan bijaksana.
Lebih lanjut, Giri Prasta meminta agar setelah Loka Sabha ini, Ketua MGPSSR Kabupaten Jembrana terpilih segera membentuk kepengurusan dan menjalankan program pendataan. Pendataan dimaksud mencakup keberadaan Ida Pandita Mpu Nabe, Ida Pandita Mpu, jumlah Ida Bawati, jumlah Pura Dadia Pasek, hingga total semeton Pasek di Jembrana.
โPendataan ini sangat penting agar di kemudian hari kita mengetahui kondisinya dan apabila ada Pura Dadia Pasek yang harus direstorasi, kita bisa melakukan upaya perbaikan,โ jelas pria yang akrab disapa โGuru Nyoman Giriโ itu.
Menutup sambutannya, Giri Prasta mendoakan kelancaran Loka Sabha Madya VIII dan berharap forum ini menghasilkan keputusan terbaik. Ia pun secara simbolis menyerahkan punia senilai Rp 25 juta.
Penyerahan donasi itu disambut apresiasi meriah dari para undangan yang hadir, termasuk Ida Pandita Mpu Nabe dan Ida Pandita Mpu, Anggota DPD RI Dapil Bali I Komang Merta Jiwa, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, anggota DPRD Bali, perwakilan Kemenag Jembrana, PHDI Jembrana, MDA Jembrana, serta pengurus MGPSSR dari kabupaten/kota se-Bali.
Senada dengan Giri Prasta, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan berharap Loka Sabha Madya yang mengusung tema “Kita Tingkatkan Catur Swadharmaning Kepasekan dengan Membangun Manusia, Alam, Adat, dan Budaya” ini dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas semeton Pasek.
Forum lima tahunan ini dinilainya sebagai ajang untuk saling menguatkan dan tolong-menolong.
โSaya memohon kepada siapapun yang terpilih menjadi Ketua dan Pengurus MGPSSR Kabupaten Jembrana agar selalu mengedepankan musyawarah mufakat,โ harap Kembang Hartawan. (AA)





