• Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Profile
  • Pedoman Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Monday, April 27, 2026
Balipustakanews
  • Home
  • News
  • Bali
  • Teknologi
  • Ekbis
  • Health
  • Hiburan
  • Seni & Budaya
  • Lifestyle
  • Seksologi
  • Zodiak
  • Opini
  • Review
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bali
  • Teknologi
  • Ekbis
  • Health
  • Hiburan
  • Seni & Budaya
  • Lifestyle
  • Seksologi
  • Zodiak
  • Opini
  • Review
No Result
View All Result
Balipustakanews
Home Seni & Budaya

Arti, Manfaat & Tujuan Balik Perayaan Tilem Di Bali

admin by admin
May 11, 2021
in Seni & Budaya
Arti, Manfaat & Tujuan Balik Perayaan Tilem Di Bali
Share Share Share

BALIPUSTAKANEWS – Tilem adalah rerahinan atau hari suci bagi umat hindu,dirayakan untuk memohon berkah dan karunia dari Ida Sang Hyang Widhi. Tilem dirayakan setiap malam pada waktu bulan mati (krsna paksa).

Hari suci tilem dirayakan setiap 30 atau 29 hari sekali. Pada hari suci tilem, bertepatan dengan Sanghyang Surya beryoga memohon keselamtan kepada Ida Sang Hyang Widhi.

ArtikelTerhubung

Membedah Filosofi “Ngempu Bali”, Jro Eka Sebut Masa Depan Pulau Dewata Bergantung pada Kualitas SDM

Membedah Filosofi “Ngempu Bali”, Jro Eka Sebut Masa Depan Pulau Dewata Bergantung pada Kualitas SDM

April 26, 2026
Gubernur Koster Turut Ngayah Megambel pada Penutupan IBTK 2026 di Pura Agung Besakih

Gubernur Koster Turut Ngayah Megambel pada Penutupan IBTK 2026 di Pura Agung Besakih

April 24, 2026

Pada hari suci suci demikian itu sudah seyogyanya para rohaniawan dan semua umat manusia menyucikan dirinya lahir batin dan melakukan upacara persembahyangan dan mengaturkan yadnya kepada Ida Sang Hyang Widhi.

Hari raya Tilem sering dikenal dengan hari bulan mati (Krsna Paksa). Hal ini dikarenakan pada waktu tersebut, langit gelap semalaman tanpa sinar bulan karena posisi bulan berada diantara bumi dan matahari.

Makna Hari Raya Tilem

Bulan tilem sering diumpamakan dengan hati atau pikiran manusia yang sedang menyusut karena jika pikiran seseorang keruh dan dirasuki oleh sifat-sifat angkara murka, maka dapat dikatakan bulan tersebut dewatanya sedang menyusut menuju kegelapan (tilem).

Pengaruh maya/kegelapan diumpamakan dengan bulan mati/tilem. Dalam pikiran manusia jika atma tattwa yang mendominasi maka seseorang akan menjadi bijaksana, penuh kasih sayang dan memiliki budi pekerti luhur. Namun jika maya/kegelapan yang mendominasi maka seseorang akan mudah sekali dihinggapi oleh sifat-sifat yang buruk.

Perayaan hari raya Tilem dimaksudkan agar manusia dapat menumpaskan kegelapan dalam dirinya. Kegelapan tersebut tercakup dalam konsep Sad Ripu yang terdiri dari Kama (Hawa Nafsu), Krodha (Kemarahan), Lobha (Ketamakan), Moha (keterikatan), Mada (kesombongan) dan Matsarya (iri hati dan kedengkian).

Menurut Lontar Purwana Tattwa Wariga, persembahan yang dilakukan pada hari raya Tilem dimaksudkan agar setiap umat Hindu yang tekun melakukan persembahyangan dan rangkaian kegiatan yadnya, pada saat meninggal, rohnya dapat terhindarkan dari jalan yang sesat (neraka) dan oleh Sang Hyang Yamadipati, roh orang tersebut dapat diberikan arah menuju swarga loka.

Dalam lontar Purwa Gama, Umat Hindu dituntun agar selalu ingat dalam melaksanakan suci laksana, khususnya pada hari raya Purnama dan hari raya Tilem, untuk senantiasa mempertahankan dan meningkatkan kesucian diri, karena semua makhluk hidup pada akhirnya akan kembali kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa ,tergantung dari tingkat kesucian masing-masing.

Proses penyucian diri dalam lontar ini menekankan pada ‘’Suci laksana’’ karena pada pelaksanaannya memiliki makna yang tinggi, dimana telah terjadi penyatuan dari pelaksanaan Catur Yoga sehingga dapat menyucikan Stula Sarira (badan kasar), Sukma Sarira (badan halus) dan Antah Karana Sarira (Atma) yang berada dalam diri manusia.

Page 1 of 2
12Next
Tags: Seni Budaya
ShareSendTweet
Next Post
Piodalan Pura Mandara Giri Semeru Ditengah Masa Pandemi, Wagub Cok Ace Ingatkan Disiplin PROKES bagi Pemedek Saat Ngayah Nganyarin

Pemprov Bali Serahkan Sumbangan Senilai Rp. 517 Juta Lebih untuk Korban Bencana NTT

Discussion about this post

Membedah Filosofi “Ngempu Bali”, Jro Eka Sebut Masa Depan Pulau Dewata Bergantung pada Kualitas SDM
Bali

Membedah Filosofi “Ngempu Bali”, Jro Eka Sebut Masa Depan Pulau Dewata Bergantung pada Kualitas SDM

by red/aa
April 26, 2026
0

𝗕𝗮𝗹𝗶𝗽𝘂𝘀𝘁𝗮𝗸𝗮𝗻𝗲𝘄𝘀.𝗰𝗼𝗺, 𝗗𝗲𝗻𝗽𝗮𝘀𝗮𝗿 - Anggota Kelompok Kerja (Pokja) sekaligus Tim Komunikasi Gubernur Koster, Eka Mahardhika, S.IP., M.AP., yang akrab disapa Jro...

Read more
Kapasitas Fiskal Terbatas, Gubernur Koster Gandeng KADIN Lobi Proyek Infrastruktur ke Pusat
Bali

Kapasitas Fiskal Terbatas, Gubernur Koster Gandeng KADIN Lobi Proyek Infrastruktur ke Pusat

April 26, 2026
Tanam Mangrove Bersama Jamintel Kejagung, Gubernur Koster Targetkan Ruang Hijau Bali Capai 35 Persen
Badung

Tanam Mangrove Bersama Jamintel Kejagung, Gubernur Koster Targetkan Ruang Hijau Bali Capai 35 Persen

April 25, 2026
Balipustakanews

Berita Online Bali Terkini & Terpercaya Berita Ekonomi, Bisnis, Wisata, Budaya Bali, Politik, Teknologi, Hukum, Kriminal, Pendidikan di Bali, Nasional & Dunia

Follow Us

Kategori Berita

  • Apps
  • Arak Bali
  • Automotive
  • Badung
  • Bahan Pokok
  • Bali
  • Bangli
  • Bawaslu badung
  • Bisnis
  • Buleleng
  • COK ACE
  • Covid 19
  • Denpasar
  • Edukasi
  • Ekbis
  • Fashion
  • FIFA-U20
  • Film
  • Gadget
  • Gaming
  • Gianyar
  • Gubernur Bali
  • Hari Pahlawan
  • Health
  • Health
  • Hiburan
  • Hukrim
  • I Gusti Ngurah Rai
  • Investasi dan Perekonomian Bali
  • Jakarta
  • Jembrana
  • Jepang
  • Karangasem
  • Kawasan Pura Besakih
  • KBLBB
  • KDRT
  • Kebakaran TPA
  • Kios Pedagang
  • Klungkung
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Liga Kampung
  • Mangupura
  • Margarana
  • Medan
  • Musik
  • Nasional
  • News
  • Ngayah
  • Ny putri koster
  • Opini
  • Pahlawan
  • Paritrana Award 2023
  • Pemilu
  • Pemilu 2024
  • Pemprov Bali
  • Penanganan Sampah
  • Pendidikan
  • Pengolahan Sampah
  • Perda Provinsi Bali
  • Perkemahan Pramuka
  • Perlindungan Anak
  • Pilpres 2024
  • Pj Gubernur Bali
  • Politik
  • Posyandu
  • Pramuka
  • Presiden RI
  • Program Pengelolaan sampah berbasis sumber
  • Pulau Samosir
  • Pura Agung Besakih
  • Review
  • Seksologi
  • Seni & Budaya
  • senimam
  • SP4M-LAPOR
  • Sports
  • Startup
  • Stunting
  • Tabanan
  • Teknologi
  • TP PKK
  • Travel
  • U – 20
  • UMKM
  • Warisan Leluhur
  • World
  • Zodiak

Berita Terbaru

Membedah Filosofi “Ngempu Bali”, Jro Eka Sebut Masa Depan Pulau Dewata Bergantung pada Kualitas SDM

Membedah Filosofi “Ngempu Bali”, Jro Eka Sebut Masa Depan Pulau Dewata Bergantung pada Kualitas SDM

April 26, 2026
Kapasitas Fiskal Terbatas, Gubernur Koster Gandeng KADIN Lobi Proyek Infrastruktur ke Pusat

Kapasitas Fiskal Terbatas, Gubernur Koster Gandeng KADIN Lobi Proyek Infrastruktur ke Pusat

April 26, 2026
Tanam Mangrove Bersama Jamintel Kejagung, Gubernur Koster Targetkan Ruang Hijau Bali Capai 35 Persen

Tanam Mangrove Bersama Jamintel Kejagung, Gubernur Koster Targetkan Ruang Hijau Bali Capai 35 Persen

April 25, 2026
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Profile
  • Pedoman Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2020 Balipustakanews - Berita Bali Terkini & Terpercaya

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bali
  • Teknologi
  • Ekbis
  • Health
  • Hiburan
  • Seni & Budaya
  • Lifestyle
  • Seksologi
  • Zodiak
  • Opini
  • Review

© 2020 Balipustakanews - Berita Bali Terkini & Terpercaya