𝗕𝗮𝗹𝗶𝗽𝘂𝘀𝘁𝗮𝗸𝗮𝗻𝗲𝘄𝘀.𝗰𝗼𝗺, 𝗗𝗲𝗻𝗽𝗮𝘀𝗮𝗿 – Gubernur Bali, Wayan Koster, memberikan apresiasi kepada Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, atas kinerjanya dalam penanganan infrastruktur sungai di Ibu Kota Provinsi Bali tersebut.
Gubernur Koster menilai, Pemerintah Kota Denpasar telah berhasil menangani dampak pasca-banjir bandang yang sempat melanda kawasan Tukad Badung pada September 2025 lalu.
Penanganan yang cepat dan tepat membuat kawasan tersebut kini bebas dari genangan air, sehingga warga sekitar pun merasa lega karena ancaman banjir telah mereda.
“Penanganan sudah baik dan sekarang sudah tidak banjir lagi. Warga pun akhirnya lega,” ujar Gubernur Koster di Denpasar, Jumat (13/2/2026).
Kendati memberikan pujian, Gubernur Koster tetap memberikan catatan kritis terkait kondisi aliran sungai di jantung Kota Denpasar itu. Ia menyoroti masalah aroma tidak sedap yang masih tercium dari aliran Tukad Badung.
Menurut Gubernur Koster, bau menyengat tersebut sangat mengganggu kenyamanan masyarakat maupun wisatawan yang melintas. Ia menegaskan bahwa aroma tersebut adalah indikator kuat masih adanya pencemaran lingkungan di aliran sungai.
“Kalau bau, berarti ada pencemaran lingkungan, terutama pada aliran ini. Ini yang harus diperhatikan,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Koster juga mengimbau keras kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran lingkungan. Ia meminta warga agar tidak membuang sampah sembarangan ke sungai yang dapat memicu kembali terjadinya banjir maupun pencemaran air.
“Jangan membuang sampah sembarangan,” pungkas Gubernur Koster (red/aa).





