𝗕𝗮𝗹𝗶𝗽𝘂𝘀𝘁𝗮𝗸𝗮𝗻𝗲𝘄𝘀.𝗰𝗼𝗺, 𝗗𝗲𝗻𝗽𝗮𝘀𝗮𝗿 – Pemerintah Provinsi Bali mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai perayaan Tumpek Uye yang jatuh pada Sabtu (7/2/2026) sebagai momentum pemuliaan laut.
Gubernur Bali, Wayan Koster, bersama Wakil Gubernur I Nyoman Giri Prasta, dalam pesan resminya menekankan pentingnya implementasi nilai Segara Kerthi pada perayaan Saniscara Kliwon Wuku Uye ini.
“Segara Kerthi adalah penyucian dan pemuliaan laut sebagai Campuhan Sarwa Prani, yang bermakna muara segala kehidupan dan samudra cipta peradaban,” ujar Gubernur Koster dalam keterangan tertulisnya, Jumat (6/2/2026).
Menurut Gubernur Koster, laut bukan hanya sekadar bentang alam, melainkan habitat bagi beraneka jenis satwa serta sumber penghidupan vital bagi manusia.
Oleh karena itu, keberadaan laut wajib dilindungi secara kolektif oleh seluruh elemen masyarakat Bali.
“Rahajeng Rahina Tumpek Uye. Mari kita jadikan momen ini untuk menjaga habitat satwa dan sumber kehidupan kita,” tambah pesan tersebut.
Pasangan pemimpin Bali ini berharap perayaan Tumpek Uye tahun ini dapat meningkatkan kesadaran kolektif krama Bali dalam menjaga kelestarian ekosistem laut demi keberlangsungan generasi mendatang (red/aa).





