๐๐ฎ๐น๐ถ๐ฝ๐๐๐๐ฎ๐ธ๐ฎ๐ป๐ฒ๐๐.๐ฐ๐ผ๐บ, ๐๐ฎ๐ฟ๐ฎ๐ป๐ด๐ฎ๐๐ฒ๐บ – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan komitmennya untuk melanjutkan penataan Kawasan Pura Agung Besakih secara menyeluruh. Setelah dinilai sukses menata tata kelola kawasan dan mendisiplinkan pengunjung pada tahap pertama, fokus kini beralih pada restorasi total area Parahyangan.
Gubernur Koster menekankan bahwa Pura Agung Besakih bukanlah sekadar objek wisata, melainkan pusat spiritual umat Hindu sekaligus simbol kesucian dan martabat Bali yang harus dijaga lintas generasi.
โBesakih ini bukan kawasan pariwisata biasa. Ini kawasan suci untuk menghaturkan terima kasih dan memohon berkah kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Yang harus diubah adalah mindset bahwa Besakih bukan objek wisata semata, tetapi pusat spiritual yang harus dijaga kesuciannya,โ tegas Gubernur Koster di kawasan Pura Agung Besakih, Karangasem, Kamis (23/4/2026).
๐๐ฒ๐ฏ๐ฒ๐ฟ๐ต๐ฎ๐๐ถ๐น๐ฎ๐ป ๐ง๐ฎ๐ต๐ฎ๐ฝ ๐ฃ๐ฒ๐ฟ๐๐ฎ๐บ๐ฎ ๐ฑ๐ฎ๐ป ๐๐ฒ๐บ๐ฎ๐ป๐ฑ๐ถ๐ฟ๐ถ๐ฎ๐ป ๐ฃ๐ฒ๐ป๐ด๐ฒ๐น๐ผ๐น๐ฎ
Menurut Gubernur Koster, penataan tahap pertama yang berfokus pada area parkir, kebersihan, dan ketertiban masyarakat telah rampung dan membuahkan hasil. Ia mencatat adanya perubahan perilaku yang signifikan dari warga yang tangkil, seperti parkir yang lebih rapi, pengelolaan sampah mandiri oleh pengunjung, dan penurunan penggunaan plastik sekali pakai.
Beliau mengaku rutin memantau kondisi ini melalui CCTV yang terhubung langsung ke rumah jabatannya. Ia pun meminta Badan Pengelola untuk mempertahankan profesionalitas layaknya pusat perbelanjaan modern yang bersih dan rapi, namun tetap berakar pada spirit ngayah.
Menariknya, Badan Pengelola Kawasan Besakih kini telah mampu mandiri secara finansial. Mereka berhasil membiayai operasional kawasan sebesar Rp 3,2 miliar tanpa lagi bergantung pada kucuran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
๐ฅ๐ฒ๐๐๐ผ๐ฟ๐ฎ๐๐ถ ๐ง๐ฎ๐ต๐ฎ๐ฝ ๐๐ฒ๐ฑ๐๐ฎ: ๐ ๐ฒ๐ป๐ท๐ฎ๐ด๐ฎ ๐ฃ๐ฎ๐ธ๐ฒ๐บ ๐๐ฒ๐น๐๐ต๐๐ฟ
Memasuki tahap kedua, Pemprov Bali segera memulai restorasi terhadap 26 pelinggih yang kondisinya memprihatinkan karena rusak, lapuk, reyot, hingga berjamur. Gubernur Koster menilai kondisi tersebut sangat tidak pantas untuk pura terbesar di Bali.
โIni tempat memohon kerahayuan. Masa pelinggihnya lapuk, reyot, dan jamuran? Kalau manusia tinggal di rumah bocor tentu tidak nyaman, apalagi ini rumah Ida Bhatara tempat umat memohon segala berkah,โ ujarnya.
Pemprov Bali mengambil alih tanggung jawab penuh atas Parahyangan Utama. Sebanyak tujuh pelinggih telah selesai direstorasi, sementara 23 lainnya akan dilanjutkan tahun ini dengan total anggaran Rp 203 miliar. Groundbreaking rencananya akan dilakukan pada 1 Mei mendatang bertepatan dengan Hari Purnama, dan ditargetkan rampung pada Desember 2026 setelah rangkaian Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) usai. Jika ada pedharman yang tidak mampu melakukan perbaikan, pemerintah siap membantu melalui APBD.
Gubernur Koster memberikan catatan tegas bahwa seluruh restorasi wajib mematuhi pakem warisan leluhur. Material yang digunakan harus berkualitas terbaik, dan jenis ukiran wajib disesuaikan dengan ciri khas masing-masing pelinggih. Ia melarang keras renovasi yang didasarkan pada selera pribadi penyumbang demi menjaga keharmonisan arsitektur tempat suci.
๐ง๐ฎ๐ต๐ฎ๐ฝ ๐๐ฒ๐๐ถ๐ด๐ฎ: ๐ฃ๐ฒ๐ฟ๐น๐๐ฎ๐๐ฎ๐ป ๐๐ธ๐๐ฒ๐ ๐๐ฎ๐น๐ฎ๐ป ๐ฅ๐ฎ๐๐ฎ
Tidak berhenti pada bangunan suci, penataan Tahap III akan menyasar infrastruktur jalan. Mulai tahun 2027, jalur akses dari Buleleng, Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan, dan Klungkung menuju Besakih akan diperlebar untuk mengurai kemacetan.
โJangan sampai orang mau sembahyang malah mengumpat di jalan karena macet. Harus tenang dari rumah sampai tiba di Besakih supaya bisa khusyuk,โ kata Gubernur Koster.
Proyek infrastruktur ini akan menggunakan skema pembiayaan kolaboratif dari APBD kabupaten/kota yang memiliki kapasitas fiskal kuat dari sektor pariwisata, seperti Badung, Denpasar, dan Gianyar.
Ke depan, Gubernur Koster berharap kesuksesan penataan Pura Agung Besakih dapat direplikasi di pura-pura besar lainnya di Bali, seperti Pura Ulun Danu Batur.
โKalau sukses di Besakih, berikutnya Batur. Kalau bisa seluruh pura di Bali dipolakan penataannya agar berjalan baik. Karena menjaga pura berarti menjaga peradaban Bali itu sendiri,โ tutupnya (aa).





