<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>sapi bali &#8211; Balipustakanews</title>
	<atom:link href="https://balipustakanews.com/tag/sapi-bali/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://balipustakanews.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 23 Oct 2026 13:20:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.4.24</generator>

<image>
	<url>https://balipustakanews.com/wp-content/uploads/2020/07/cropped-favicon-balipustakanews-32x32.png</url>
	<title>sapi bali &#8211; Balipustakanews</title>
	<link>https://balipustakanews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gubernur Koster Jajaki Peluang Ekspor Sapi Bali ke Timor-Leste, Potensinya Capai 10.000 Ekor</title>
		<link>https://balipustakanews.com/koster-ekspor-sapi-bali-timor-leste/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Oct 2026 13:20:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor sapi bali]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor Sapi ke Timor-Leste]]></category>
		<category><![CDATA[Kerja Sama Bali Timor-Leste]]></category>
		<category><![CDATA[Peternakan Bali]]></category>
		<category><![CDATA[sapi bali]]></category>
		<category><![CDATA[Timor-Leste]]></category>
		<category><![CDATA[Wayan Koster]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://balipustakanews.com/?p=32119</guid>

					<description><![CDATA[<p>𝗗𝗲𝗻𝗽𝗮𝘀𝗮𝗿, 𝗕𝗮𝗹𝗶𝗽𝘂𝘀𝘁𝗮𝗸𝗮𝗻𝗲𝘄𝘀.𝗰𝗼𝗺 — Gubernur Bali Wayan Koster menjajaki peluang ekspor sapi Bali ke Timor-Leste sebagai bagian dari upaya memperluas pasar komoditas peternakan daerah sekaligus memperkuat kerja sama ekonomi kedua wilayah. Peluang tersebut dibahas dalam pertemuan Gubernur Koster dengan Sekretaris Negara Bidang Peternakan Timor-Leste, José Vieira de Araújo, di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jayasabha, Denpasar, Kamis [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/koster-ekspor-sapi-bali-timor-leste/">Gubernur Koster Jajaki Peluang Ekspor Sapi Bali ke Timor-Leste, Potensinya Capai 10.000 Ekor</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>𝗗𝗲𝗻𝗽𝗮𝘀𝗮𝗿, 𝗕𝗮𝗹𝗶𝗽𝘂𝘀𝘁𝗮𝗸𝗮𝗻𝗲𝘄𝘀.𝗰𝗼𝗺 — Gubernur Bali Wayan Koster menjajaki peluang ekspor sapi Bali ke Timor-Leste sebagai bagian dari upaya memperluas pasar komoditas peternakan daerah sekaligus memperkuat kerja sama ekonomi kedua wilayah.</p>
<p>Peluang tersebut dibahas dalam pertemuan Gubernur Koster dengan Sekretaris Negara Bidang Peternakan Timor-Leste, José Vieira de Araújo, di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jayasabha, Denpasar, Kamis (22/10/2026).</p>
<p>Pertemuan itu menjadi langkah lanjutan dalam memperkuat hubungan kerja sama sektor peternakan, khususnya pengembangan populasi sapi, peningkatan kualitas ternak, serta peluang perdagangan yang memberikan manfaat bagi kedua pihak.</p>
<p>Salah satu pembahasan yang mengemuka adalah kemungkinan penyediaan sapi Bali untuk mendukung pengembangan sektor peternakan di Timor-Leste.</p>
<p>Dalam keterangan yang disampaikan Pemerintah Provinsi Bali, pembahasan awal mencakup potensi pasokan hingga 10.000 ekor sapi. Namun, jumlah tersebut masih harus melalui proses pendataan dan verifikasi sebelum dapat ditindaklanjuti.</p>
<p>Koster menekankan bahwa peluang ekspor perlu didukung data yang akurat mengenai populasi ternak, ketersediaan sapi yang dapat dipasarkan, serta kesiapan peternak di Bali.</p>
<p>Pendataan juga perlu memperhatikan usia, jenis kelamin, asal ternak, dan kondisi kesehatan hewan agar sapi yang diperdagangkan memenuhi persyaratan yang berlaku.</p>
<p>Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan bahwa pengembangan pasar ekspor tidak mengganggu kebutuhan peternakan dalam daerah maupun keberlanjutan populasi sapi Bali.</p>
<p>𝗣𝗮𝘀𝘁𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗿𝘀𝘆𝗮𝗿𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗘𝗸𝘀𝗽𝗼𝗿 𝗧𝗲𝗿𝗽𝗲𝗻𝘂𝗵𝗶</p>
<p>Selain membahas potensi pasokan, Koster memberikan perhatian terhadap kesiapan teknis dan administratif sebelum rencana ekspor dapat direalisasikan.</p>
<p>Sejumlah aspek yang harus dipersiapkan meliputi pemeriksaan kesehatan hewan, ketentuan karantina, sarana transportasi ternak, kapasitas pengiriman, serta perizinan perdagangan internasional.</p>
<p>Seluruh proses tersebut memerlukan koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait, mengingat kegiatan ekspor ternak harus memenuhi ketentuan yang berlaku di Indonesia maupun Timor-Leste.</p>
<p>Koster menginginkan agar peluang kerja sama tersebut dapat memberikan manfaat ekonomi bagi peternak Bali tanpa mengabaikan perlindungan terhadap populasi dan kualitas ternak daerah.</p>
<p>Karena itu, kajian mengenai ketersediaan sapi serta kesiapan infrastruktur pendukung menjadi bagian penting sebelum kedua pihak menyepakati mekanisme perdagangan lebih lanjut.</p>
<p>𝗧𝗶𝗱𝗮𝗸 𝗛𝗮𝗻𝘆𝗮 𝗘𝗸𝘀𝗽𝗼𝗿, 𝗝𝘂𝗴𝗮 𝗣𝗲𝗻𝗴𝗲𝗺𝗯𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗣𝗲𝘁𝗲𝗿𝗻𝗮𝗸𝗮𝗻</p>
<p>Pertemuan tersebut juga membahas peluang kerja sama yang lebih luas, terutama dalam peningkatan kualitas peternakan dan pengembangan sumber daya manusia.</p>
<p>Sejumlah bidang yang berpotensi dikembangkan meliputi pembibitan sapi, peningkatan mutu genetik, pengelolaan kesehatan hewan, serta pertukaran pengetahuan dan keterampilan peternak.</p>
<p>Melalui kerja sama tersebut, Bali diharapkan dapat berbagi pengalaman dalam pengelolaan peternakan sapi, sementara Timor-Leste memperoleh dukungan pengetahuan dan teknologi untuk meningkatkan produksi ternaknya.</p>
<p>Kolaborasi ini sekaligus membuka peluang bagi peternak dan pelaku usaha Bali untuk mengembangkan jaringan perdagangan di pasar internasional.</p>
<p>Sebelumnya, kerja sama kedua wilayah juga telah menjadi pembahasan dalam Bali–Timor-Leste Business Forum yang berlangsung pada 2–3 Oktober 2026.</p>
<p>Dalam forum tersebut, Menteri Pertanian, Peternakan, Perikanan, dan Kehutanan Timor-Leste, Marcos da Cruz, bertemu dengan Gubernur Koster untuk membahas berbagai peluang kolaborasi, termasuk sektor pertanian, peternakan, perikanan, pariwisata, dan perdagangan.</p>
<p>Forum itu turut menghasilkan tiga kesepakatan kerja sama yang mencakup sektor peternakan, perkapalan, dan pendidikan.</p>
<p>𝗗𝗼𝗿𝗼𝗻𝗴 𝗞𝗲𝗿𝗷𝗮 𝗦𝗮𝗺𝗮 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗞𝗼𝗻𝗸𝗿𝗲𝘁</p>
<p>Pemerintah Provinsi Bali berharap pembahasan mengenai potensi ekspor sapi dapat dilanjutkan melalui koordinasi teknis bersama Pemerintah Timor-Leste serta kementerian dan lembaga yang memiliki kewenangan terkait.</p>
<p>Koordinasi tersebut diperlukan untuk memastikan kebutuhan ternak di Timor-Leste, kemampuan pasokan dari Bali, persyaratan perdagangan, serta kesiapan sarana pendukung.</p>
<p>Koster juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara peluang perdagangan internasional dan kepentingan peternak lokal.</p>
<p>Dengan persiapan yang matang, kerja sama peternakan antara Bali dan Timor-Leste diharapkan tidak hanya memperluas akses pasar, tetapi juga mendukung peningkatan kesejahteraan peternak dan penguatan ketahanan pangan kedua pihak.</p>
<p>Editor: Anugrah Arifanto</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/koster-ekspor-sapi-bali-timor-leste/">Gubernur Koster Jajaki Peluang Ekspor Sapi Bali ke Timor-Leste, Potensinya Capai 10.000 Ekor</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Stok Sapi Bali Menipis Jelang Idul Adha, Pengusaha Desak Pemprov Bali Tutup Keran Ekspor Bibit</title>
		<link>https://balipustakanews.com/stok-sapi-bali-menipis-jelang-idul-adha-pengusaha-desak-pemprov-bali-tutup-keran-ekspor-bibit/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 May 2026 07:54:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Jembrana]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[dinas pertanian bali]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor sapi bali]]></category>
		<category><![CDATA[gilimanuk]]></category>
		<category><![CDATA[harga sapi kurban]]></category>
		<category><![CDATA[hewan kurban]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Adha 2026]]></category>
		<category><![CDATA[kbs krama bali sentosa]]></category>
		<category><![CDATA[kuota sapi bali]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Provinsi Bali]]></category>
		<category><![CDATA[pengiriman sapi bali]]></category>
		<category><![CDATA[Peternakan Bali]]></category>
		<category><![CDATA[regulasi hewan kurban]]></category>
		<category><![CDATA[sapi bali]]></category>
		<category><![CDATA[stok sapi bali]]></category>
		<category><![CDATA[wayan kostur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://balipustakanews.com/?p=30481</guid>

					<description><![CDATA[<p>𝗝𝗲𝗺𝗯𝗿𝗮𝗻𝗮 &#8211; Aktivitas pengiriman Sapi Bali dari kawasan Pelabuhan Gilimanuk beberapa hari menjelang Hari Raya Idul Adha masih berlangsung, meskipun volumenya tercatat menurun dibandingkan periode normal. Penurunan kuantitas pengiriman tersebut disebabkan oleh hampir habisnya stok sapi siap potong di wilayah Bali. Pemerintah Provinsi Bali di bawah kepemimpinan Gubernur Wayan Koster telah beberapa kali menambah kuota [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/stok-sapi-bali-menipis-jelang-idul-adha-pengusaha-desak-pemprov-bali-tutup-keran-ekspor-bibit/">Stok Sapi Bali Menipis Jelang Idul Adha, Pengusaha Desak Pemprov Bali Tutup Keran Ekspor Bibit</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>𝗝𝗲𝗺𝗯𝗿𝗮𝗻𝗮 &#8211; Aktivitas pengiriman Sapi Bali dari kawasan Pelabuhan Gilimanuk beberapa hari menjelang Hari Raya Idul Adha masih berlangsung, meskipun volumenya tercatat menurun dibandingkan periode normal. Penurunan kuantitas pengiriman tersebut disebabkan oleh hampir habisnya stok sapi siap potong di wilayah Bali.</p>
<p>Pemerintah Provinsi Bali di bawah kepemimpinan Gubernur Wayan Koster telah beberapa kali menambah kuota pengeluaran Sapi Bali ke luar pulau. Kebijakan yang bersinergi dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali ini dinilai tepat dan responsif terhadap dinamika pasar. Sebelumnya, para pengusaha sapi sempat kesulitan mendistribusikan ternak akibat penghentian sementara penerbitan izin yang dipicu oleh pembatasan kuota.</p>
<p>Kadek Archo, pemilik CV Krama Bali Sentosa (KBS) dan UD Kusuka Ternak, saat ditemui di Gilimanuk, Kamis (21/5/2026), menyampaikan apresiasi atas langkah pemprov. Ia mengusulkan agar ke depan Pemprov Bali tetap menerapkan pelonggaran kuota yang dinamis, disesuaikan secara berkala dengan ketersediaan stok di lapangan.</p>
<p>Selain itu, Archo menegaskan pentingnya Pemprov menutup keran penjualan bibit Sapi Bali ke luar pulau. &#8220;Harapannya, hasil peternakan sapi di Bali tidak terus-menerus menghadapi kompetitor dari luar Bali yang justru mengembangkan ras Sapi Bali di pasar nasional. Perlindungan terhadap bibit unggul perlu dijaga agar keaslian dan nilai ekonomi Sapi Bali tetap terjaga,&#8221; ujar Archo.</p>
<p>Penyesuaian kuota berdasarkan stok nyata dinilai tidak hanya melancarkan distribusi dan menekan biaya logistik, tetapi juga meminimalkan potensi praktik ilegal. Mekanisme ini diprediksi dapat mencegah penyelundupan melalui jalur tikus maupun pemalsuan atau penggandaan dokumen izin yang kerap muncul ketika akses perizinan terlalu ketat dan tidak proporsional dengan ketersediaan komoditas.</p>
<p>Menjelang puncak permintaan Idul Adha, sinergi antara kebijakan kuota yang fleksibel, pengawasan ketat, serta perlindungan terhadap bibit lokal diharapkan dapat menjaga stabilitas pasokan Sapi Bali secara berkelanjutan. Langkah ini juga dinilai strategis untuk memperkuat daya saing dan menjaga identitas Sapi Bali sebagai komoditas unggulan daerah di kancah pasar nasional.</p>
<p>Reporter : Kadek Ariawan</p>
<p>Editor : Anugrah Arifanto</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/stok-sapi-bali-menipis-jelang-idul-adha-pengusaha-desak-pemprov-bali-tutup-keran-ekspor-bibit/">Stok Sapi Bali Menipis Jelang Idul Adha, Pengusaha Desak Pemprov Bali Tutup Keran Ekspor Bibit</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemprov Bali Pertahankan Aturan Kuota Sapi, Data Populasi Jadi Acuan Utama</title>
		<link>https://balipustakanews.com/pemprov-bali-pertahankan-aturan-kuota-sapi-data-populasi-jadi-acuan-utama/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 May 2026 06:28:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[bibit ternak lokal]]></category>
		<category><![CDATA[dinas pertanian bali]]></category>
		<category><![CDATA[keberlanjutan populasi sapi]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan peternakan]]></category>
		<category><![CDATA[kuota pengeluaran sapi]]></category>
		<category><![CDATA[lalin ternak]]></category>
		<category><![CDATA[populasi ternak]]></category>
		<category><![CDATA[regulasi lalu lintas ternak]]></category>
		<category><![CDATA[sapi bali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://balipustakanews.com/?p=30424</guid>

					<description><![CDATA[<p>𝗗𝗲𝗻𝗽𝗮𝘀𝗮𝗿 &#8211; Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali memastikan bahwa pengaturan kuota pengeluaran sapi Bali dilakukan berdasarkan analisis populasi ternak yang ketat. Kebijakan ini bertujuan menjaga keberlanjutan populasi sapi lokal sekaligus melindungi kepentingan peternak dan menjamin ketersediaan bibit ternak di tingkat daerah. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Wayan Sunada, menjelaskan bahwa [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/pemprov-bali-pertahankan-aturan-kuota-sapi-data-populasi-jadi-acuan-utama/">Pemprov Bali Pertahankan Aturan Kuota Sapi, Data Populasi Jadi Acuan Utama</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>𝗗𝗲𝗻𝗽𝗮𝘀𝗮𝗿 &#8211; Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali memastikan bahwa pengaturan kuota pengeluaran sapi Bali dilakukan berdasarkan analisis populasi ternak yang ketat. Kebijakan ini bertujuan menjaga keberlanjutan populasi sapi lokal sekaligus melindungi kepentingan peternak dan menjamin ketersediaan bibit ternak di tingkat daerah.</p>
<p>Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Wayan Sunada, menjelaskan bahwa penetapan kuota pengiriman mempertimbangkan perhitungan cermat terhadap rasio sapi jantan dan betina, angka kelahiran, serta tingkat kematian ternak.</p>
<p>&#8220;Kuota pengeluaran sapi Bali ditetapkan oleh Gubernur Bali berdasarkan analisis populasi sehingga keseimbangan ternak tetap terjaga,&#8221; ujarnya di Denpasar, Sabtu (16/5/2026).</p>
<p>Pernyataan ini disampaikan menanggapi informasi terkait cepat habisnya kuota tambahan pengeluaran sapi Bali, yang memicu keluhan dari sejumlah pemilik ternak yang belum mengantongi izin pengiriman. Sunada menegaskan bahwa seluruh proses pengajuan dilakukan secara transparan dan terintegrasi melalui aplikasi nasional lalulintas.isikhnas.go.id sesuai ketentuan lalu lintas ternak.</p>
<p>Ia menjelaskan bahwa kuota tambahan cepat terserap karena para pemohon yang telah melengkapi persyaratan administratif langsung mengunggah dokumen begitu pengumuman penambahan kuota diterbitkan.</p>
<p>&#8220;Begitu ada penambahan kuota, pemohon yang sudah siap langsung melakukan upload kelengkapan dokumen. Sistem akan memverifikasi sesuai urutan pengajuan yang masuk,&#8221; terang Sunada.</p>
<p>Dengan mekanisme first come, first served pada sistem verifikasi tersebut, pemohon yang terlambat mengunggah dokumen berpotensi tidak memperoleh jatah karena kapasitas telah terpenuhi lebih dahulu.</p>
<p>Berdasarkan hasil analisis populasi terkini, Pemprov Bali menetapkan total kuota pengeluaran sebanyak 53.500 ekor sapi. Jumlah ini terdiri atas kuota awal sebanyak 50.000 ekor dan cadangan 3.500 ekor yang disiapkan hingga Desember 2025.</p>
<p>Sejalan dengan dinamika permintaan dan kondisi peternakan, pemerintah kemudian menerbitkan penambahan kuota sebanyak 3.500 ekor pada 29 April 2026, disusul penambahan 3.000 ekor, dan saat ini tengah mengusulkan tambahan 3.000 ekor lagi. Seluruh penyesuaian ini tetap mengacu pada hasil analisis populasi yang mutakhir.</p>
<p>Data resmi menunjukkan tren fluktuatif populasi sapi Bali dalam lima tahun terakhir. Pada 2021, populasi tercatat mencapai 558.463 ekor, namun mengalami penurunan signifikan pada 2022 menjadi 380.559 ekor atau berkurang sekitar 177.904 ekor. Angka ini sempat pulih menjadi 391.455 ekor pada 2023 dan naik menjadi 396.717 ekor pada 2024, sebelum kembali menurun tipis menjadi 392.160 ekor di 2025.</p>
<p>Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali menegaskan bahwa pengendalian kuota pengeluaran bukan merupakan pembatasan gerak, melainkan strategi pengelolaan sumber daya genetik jangka panjang. Langkah ini diharapkan dapat menjaga kestabilan populasi sapi Bali, melindungi mata pencaharian peternak lokal, dan memenuhi kebutuhan bibit ternak unggul bagi pengembangan peternakan di berbagai daerah. (AA)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/pemprov-bali-pertahankan-aturan-kuota-sapi-data-populasi-jadi-acuan-utama/">Pemprov Bali Pertahankan Aturan Kuota Sapi, Data Populasi Jadi Acuan Utama</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
