<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Produk Lokal Bali &#8211; Balipustakanews</title>
	<atom:link href="https://balipustakanews.com/tag/produk-lokal-bali/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://balipustakanews.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 07 Oct 2026 09:46:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.4.25</generator>

<image>
	<url>https://balipustakanews.com/wp-content/uploads/2020/07/cropped-favicon-balipustakanews-32x32.png</url>
	<title>Produk Lokal Bali &#8211; Balipustakanews</title>
	<link>https://balipustakanews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ibu Putri Koster Dorong IKM Bali Naik Kelas lewat Kriyanusa 2026</title>
		<link>https://balipustakanews.com/ibu-putri-koster-dorong-ikm-bali-naik-kelas-lewat-kriyanusa-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Oct 2026 09:46:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Ny putri koster]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Dekranasda Bali]]></category>
		<category><![CDATA[IKM Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Kerajinan Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Kriyanusa 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Produk Lokal Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Putri Koster]]></category>
		<category><![CDATA[Tenun Tradisional Bali]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Bali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://balipustakanews.com/?p=31980</guid>

					<description><![CDATA[<p>𝗝𝗮𝗸𝗮𝗿𝘁𝗮 — Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster mendorong pelaku industri kecil dan menengah (IKM) Bali memperkuat pasar lokal dan nasional sebagai pijakan untuk menembus pasar internasional. Upaya itu dilakukan salah satunya dengan membawa 23 IKM binaan Dekranasda Bali mengikuti Pameran Kerajinan Nusantara (Kriyanusa) 2026 di Jakarta Convention Center [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/ibu-putri-koster-dorong-ikm-bali-naik-kelas-lewat-kriyanusa-2026/">Ibu Putri Koster Dorong IKM Bali Naik Kelas lewat Kriyanusa 2026</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>𝗝𝗮𝗸𝗮𝗿𝘁𝗮 — Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster mendorong pelaku industri kecil dan menengah (IKM) Bali memperkuat pasar lokal dan nasional sebagai pijakan untuk menembus pasar internasional.</p>
<p>Upaya itu dilakukan salah satunya dengan membawa 23 IKM binaan Dekranasda Bali mengikuti Pameran Kerajinan Nusantara (Kriyanusa) 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, 26-30 September 2026.</p>
<p>Menurut Putri Koster, pameran berskala nasional tersebut menjadi ruang strategis untuk memperkenalkan kekayaan kerajinan Bali sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas bagi para perajin.</p>
<p>“Kami dari seluruh Indonesia hadir di sini, berpartisipasi memperkenalkan produk kerajinan yang menjadi keunggulan dan ciri khas masing-masing daerah,” ujar Putri Koster di sela-sela Kriyanusa 2026.</p>
<p>Tak hanya membawa produk ke Jakarta, Dekranasda Bali juga melakukan pendampingan terhadap IKM yang terlibat.</p>
<p>Sehari sebelum pembukaan pameran, Putri Koster telah berada di lokasi bersama Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali I Gusti Ngurah Wiryanata serta jajaran Dekranasda Bali.</p>
<p>Beliau ikut memberikan masukan mengenai penataan produk agar lebih menarik perhatian pengunjung serta mempromosikan Hall Bali sebagai salah satu lokasi yang dapat dikunjungi selama pameran.</p>
<p>Dalam Kriyanusa 2026, Dekranasda Bali menampilkan produk dari 23 IKM, mulai dari kain tenun tradisional, busana, aksesori, tas, kerajinan emas dan perak, ukiran kayu, hingga produk berbahan logam.</p>
<p>Sejumlah desainer Bali juga membawa karya dengan karakter berbeda, tetapi tetap mengangkat kerajinan serta kekayaan budaya lokal.</p>
<p>“Ada Body and Mind dengan ornamen pis bolong pada desain mereka. Berikutnya ada Deluxe yang mengembangkan busana dengan sentuhan lukisan tangan. Selain itu, ada Taksu dan Lusi Damai dengan ciri khas masing-masing,” kata Putri Koster.</p>
<p>Kreativitas perajin Bali juga terlihat dari penggunaan material yang tidak biasa. Sejumlah produk memanfaatkan limbah flora, seperti kulit jagung, batok kelapa, daun, hingga akar, kemudian diolah menjadi produk bernilai ekonomi.</p>
<p>Selain produk fesyen dan kerajinan, Bali menampilkan kekayaan wastra tradisional dari sejumlah daerah.</p>
<p>Di antaranya kain Rangrang dari Nusa Penida, Klungkung, kain Gringsing dari Desa Tenganan Pegringsingan, Karangasem, serta berbagai jenis tenun songket dari sejumlah kabupaten di Bali.</p>
<p>Putri Koster secara khusus memperkenalkan Gringsing sebagai kain tenun ikat ganda atau double ikat yang proses pembuatannya memiliki kekhasan tersendiri.</p>
<p>Kain tersebut juga memiliki nilai filosofis bagi masyarakat Bali.</p>
<p>“Gring artinya sakit, sedangkan sing berarti tidak. Jadi, jika disatukan, bermakna tidak sakit,” jelasnya.</p>
<p>Menurut beliau, kekayaan tradisi tersebut perlu terus dipertahankan, tetapi pada saat bersamaan dikembangkan agar mampu mengikuti kebutuhan pasar.</p>
<p>Karena itu, kualitas produk, kreativitas desain, orisinalitas, hingga akses pemasaran menjadi faktor penting agar produk IKM Bali tidak hanya kuat di pasar daerah dan nasional, tetapi juga mampu menjangkau konsumen global.</p>
<p>Kriyanusa 2026 sendiri dibuka Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Selvi Gibran Rakabuming pada Sabtu (26/9/2026).</p>
<p>Pameran tahun ini mengusung tema “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia”.</p>
<p>Ketua Panitia Kriyanusa 2026 Ayu Heni Rosan mengatakan, tema tersebut membawa semangat agar kriya tidak hanya dipandang sebagai produk bernilai estetika, tetapi juga sebagai kekayaan budaya, identitas daerah, dan kekuatan ekonomi.</p>
<p>Kriyanusa 2026 menghadirkan 410 booth dengan 257 peserta dari berbagai unsur, antara lain Dekranas dan Dekranasda, kementerian dan lembaga, serta pelaku UMKM.</p>
<p>Melalui pameran tersebut, perajin diharapkan tidak hanya memperoleh ruang promosi, tetapi juga memperluas jejaring, memahami perkembangan kebutuhan konsumen, serta beradaptasi dengan inovasi dan teknologi.</p>
<p>Bagi Bali, kesempatan itu sekaligus menjadi upaya membawa produk yang berakar kuat pada tradisi untuk bersaing di pasar yang semakin luas tanpa kehilangan identitas budaya.</p>
<p>Editor: 𝗔𝗻𝘂𝗴𝗿𝗮𝗵 𝗔𝗿𝗶𝗳𝗮𝗻𝘁𝗼</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/ibu-putri-koster-dorong-ikm-bali-naik-kelas-lewat-kriyanusa-2026/">Ibu Putri Koster Dorong IKM Bali Naik Kelas lewat Kriyanusa 2026</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ibu Putri Koster Dorong Bunga Kasna Temukus Masuk Pasar Canang di Bali</title>
		<link>https://balipustakanews.com/ibu-putri-koster-dorong-bunga-kasna-temukus-masuk-pasar-canang-di-bali/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 00:25:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Karangasem]]></category>
		<category><![CDATA[Ny putri koster]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[TP PKK]]></category>
		<category><![CDATA[Bunga Kasna Temukus]]></category>
		<category><![CDATA[IKM Karangasem]]></category>
		<category><![CDATA[Karangasem Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Rakyat Karangasem]]></category>
		<category><![CDATA[Produk Lokal Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Putri Koster]]></category>
		<category><![CDATA[TP PKK Provinsi Bali]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Bali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://balipustakanews.com/?p=31703</guid>

					<description><![CDATA[<p>𝗞𝗮𝗿𝗮𝗻𝗴𝗮𝘀𝗲𝗺 – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Putri Suastini Koster mendorong Pasar Rakyat Berbelanja dan Berbagi menjadi ruang yang mempertemukan langsung pelaku industri kecil menengah (IKM), usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta petani dengan masyarakat. Menurut dia, pola pemasaran langsung tersebut penting untuk memperpendek rantai distribusi sehingga produsen lokal memperoleh manfaat ekonomi yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/ibu-putri-koster-dorong-bunga-kasna-temukus-masuk-pasar-canang-di-bali/">Ibu Putri Koster Dorong Bunga Kasna Temukus Masuk Pasar Canang di Bali</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>𝗞𝗮𝗿𝗮𝗻𝗴𝗮𝘀𝗲𝗺 – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Putri Suastini Koster mendorong Pasar Rakyat Berbelanja dan Berbagi menjadi ruang yang mempertemukan langsung pelaku industri kecil menengah (IKM), usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta petani dengan masyarakat.</p>
<p>Menurut dia, pola pemasaran langsung tersebut penting untuk memperpendek rantai distribusi sehingga produsen lokal memperoleh manfaat ekonomi yang lebih besar, sementara masyarakat bisa mendapatkan produk dengan harga yang lebih baik.</p>
<p>Hal itu disampaikan Putri Koster saat menghadiri Pasar Rakyat Berbelanja dan Berbagi di Taman Budaya Kapten A.A. Made Karang Candra Buana, Kabupaten Karangasem, Jumat (4/9/2026).</p>
<p>“Kesempatan ini saya harapkan dapat digunakan langsung oleh para petani kita untuk menjual produknya. Petani, ya, bukan pedagang di pasar,” kata Putri Koster.</p>
<p>Pasar Rakyat Berbelanja dan Berbagi merupakan program TP PKK yang dilaksanakan setiap bulan secara bergilir di sembilan kabupaten/kota di Bali.</p>
<p>Selain menjadi ruang pemasaran produk lokal, kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkuat kebersamaan dan kolaborasi TP PKK se-Bali serta meningkatkan kehadiran organisasi itu di tengah masyarakat.</p>
<p>Dalam kegiatan tersebut, Putri Koster didampingi Sekretaris I TP PKK Provinsi Bali Ny. Seniasih Giri Prasta, para Ketua TP PKK kabupaten se-Bali, serta kepala perangkat daerah terkait.</p>
<p>Putri Koster juga menyoroti potensi bunga kasna atau edelweis yang tumbuh di kawasan Temukus, Kabupaten Karangasem.</p>
<p>Ia mendorong Pemerintah Kabupaten Karangasem mengembangkan komoditas tersebut agar tidak hanya menjadi tanaman khas daerah, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.</p>
<p>Salah satu peluang yang dinilai potensial adalah pemanfaatan bunga kasna sebagai salah satu jenis bunga untuk canang, sarana persembahyangan umat Hindu di Bali.</p>
<p>Menurut Putri Koster, kebutuhan canang yang tinggi dan digunakan hampir setiap hari membuka peluang pasar yang lebih luas bagi bunga kasna.</p>
<p>“Mari kita lakukan MoU atau kerja sama untuk masyarakat Temukus agar bunga kasna dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bunga pada canang. Apalagi kebutuhan canang cukup tinggi karena digunakan hampir setiap hari,” ujarnya.</p>
<p>Ia berharap pemanfaatan bunga kasna tidak hanya meningkat menjelang hari raya tertentu, seperti Galungan, tetapi dapat menjadi bagian dari kebutuhan masyarakat sehari-hari.</p>
<p>Pengembangan bunga kasna, lanjut dia, perlu dilakukan secara terintegrasi dari hulu hingga hilir, mulai dari produksi, pemberdayaan masyarakat, hingga perluasan akses pasar.</p>
<p>Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Karangasem Ny. Mas Parwata mengatakan, sebanyak 124 IKM berpartisipasi dalam Pasar Rakyat tersebut.</p>
<p>Jumlah itu terdiri atas 19 IKM kain tenun tradisional endek, termasuk tenun geringsing, 66 IKM kuliner, serta 39 IKM hasil pertanian dan produk olahan.</p>
<p>“Kegiatan ini sangat menginspirasi kader TP PKK Kabupaten Karangasem untuk terus peduli terhadap warga yang membutuhkan. Kami tentu akan berupaya melaksanakan kegiatan serupa secara berkesinambungan,” kata Mas Parwata.</p>
<p>Pasar Rakyat tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan kepada 100 penerima berupa 2.000 kilogram beras, 200 krat telur atau 6.000 butir, serta 100 liter minyak tanusan.</p>
<p>Selain itu, TP PKK kabupaten se-Bali masing-masing menyerahkan 10 paket bingkisan yang dibeli dari pelaku usaha di Pasar Rakyat.</p>
<p>Konsep berbelanja sekaligus berbagi tersebut diharapkan memberikan manfaat ganda, yakni memperluas pemasaran produk IKM, UMKM, dan hasil pertanian, sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan.</p>
<p>Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Karangasem, Wakil Bupati Karangasem, serta jajaran terkait.</p>
<p>Reporter: 𝗔𝗻𝘂𝗴𝗿𝗮𝗵 𝗔𝗿𝗶𝗳𝗮𝗻𝘁𝗼</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/ibu-putri-koster-dorong-bunga-kasna-temukus-masuk-pasar-canang-di-bali/">Ibu Putri Koster Dorong Bunga Kasna Temukus Masuk Pasar Canang di Bali</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>23 IKM Bali Siap Tampil di Kriyanusa 2026, Ibu Putri Koster Tekankan Karya Orisinal</title>
		<link>https://balipustakanews.com/23-ikm-bali-siap-tampil-di-kriyanusa-2026-ibu-putri-koster-tekankan-karya-orisinal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Sep 2026 23:40:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Ny putri koster]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Dekranasda Bali]]></category>
		<category><![CDATA[IKM Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Kerajinan Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Kriyanusa 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Perajin Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Produk Lokal Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Putri Koster]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Bali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://balipustakanews.com/?p=31685</guid>

					<description><![CDATA[<p>𝗗𝗲𝗻𝗽𝗮𝘀𝗮𝗿 &#8211; Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, mendorong perajin dan pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) Bali terus melahirkan karya kreatif yang memiliki karakter kuat dan mampu bersaing. Namun, kreativitas tersebut harus tetap menjunjung orisinalitas dan tidak dilakukan dengan menjiplak karya pihak lain. Pesan itu disampaikan Putri Koster [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/23-ikm-bali-siap-tampil-di-kriyanusa-2026-ibu-putri-koster-tekankan-karya-orisinal/">23 IKM Bali Siap Tampil di Kriyanusa 2026, Ibu Putri Koster Tekankan Karya Orisinal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr">𝗗𝗲𝗻𝗽𝗮𝘀𝗮𝗿 &#8211; Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, mendorong perajin dan pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) Bali terus melahirkan karya kreatif yang memiliki karakter kuat dan mampu bersaing. Namun, kreativitas tersebut harus tetap menjunjung orisinalitas dan tidak dilakukan dengan menjiplak karya pihak lain.</p>
<p dir="ltr">Pesan itu disampaikan Putri Koster saat memimpin rapat persiapan keikutsertaan Dekranasda Provinsi Bali dalam Pameran Kriyanusa 2026 di Gedung Kertha Sabha, Denpasar, Rabu (2/9/2026).</p>
<p dir="ltr">Menurut Putri Koster, perajin Bali memiliki modal besar berupa kekayaan seni, budaya, serta warisan leluhur yang dapat terus digali dan dikembangkan menjadi produk kreatif bernilai ekonomi.</p>
<p dir="ltr">Potensi tersebut, kata dia, semestinya menjadi kekuatan bagi pelaku IKM untuk menciptakan produk dengan identitas yang kuat tanpa harus meniru karya pihak lain.</p>
<p dir="ltr">“Untuk mampu bersaing di segala lini, kita tentu harus terus berkreasi dan kreatif mengembangkan karya-karya seni serta warisan leluhur. Tetapi, jangan sampai merusak produk orang lain,” kata Putri Koster.</p>
<p dir="ltr">Dalam persiapan mengikuti Kriyanusa 2026, Putri Koster juga meminta IKM peserta dikelompokkan berdasarkan jenis kerajinan yang ditampilkan.</p>
<p dir="ltr">Pengelompokan dinilai penting agar penataan produk terlihat lebih rapi dan terorganisasi, sekaligus memudahkan pengunjung mencari produk sesuai dengan minat mereka.</p>
<p dir="ltr">Sebanyak 23 IKM asal Bali dijadwalkan mengikuti Pameran Kriyanusa 2026 yang berlangsung pada 26-30 September 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta.</p>
<p dir="ltr">Putri Koster meminta seluruh peserta membawa karya-karya terbaik yang sesuai dengan karakter dan target pasar pameran. Kesempatan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan kualitas serta kekhasan kerajinan Bali kepada masyarakat yang lebih luas.</p>
<p dir="ltr">“Momentum ini kita gunakan untuk memperkenalkan karya lokal kita. Peserta pameran saya minta memilih karya terbaik sesuai dengan wilayah atau lokasi pameran agar produk yang dibawa tepat sasaran sekaligus memudahkan kita dalam menawarkan produk,” ujarnya.</p>
<p dir="ltr">Keikutsertaan Bali dalam Kriyanusa juga diharapkan membuka peluang bagi pelaku IKM memperluas jangkauan pemasaran hingga tingkat nasional.</p>
<p dir="ltr">Selain menjadi ruang promosi, pameran tersebut menjadi kesempatan menunjukkan bahwa kriya Bali yang berakar pada tradisi tetap mampu berkembang mengikuti kebutuhan dan selera pasar.</p>
<p dir="ltr">Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali I Gusti Ngurah Wiryanata mengatakan, produk yang ditampilkan akan menonjolkan kerajinan tradisional dengan nilai estetika dan budaya serta mencerminkan kearifan lokal Bali.</p>
<p dir="ltr">Produk yang disiapkan antara lain kerajinan anyaman dan kayu, produk fesyen berbahan tenun tradisional Bali, serta kerajinan berbahan logam dan kulit.</p>
<p dir="ltr">Pemilihan produk tersebut diharapkan dapat merepresentasikan kekayaan kriya Bali sekaligus menunjukkan kemampuan perajin mengolah warisan tradisional menjadi produk bernilai tambah dan memiliki daya saing.</p>
<p dir="ltr">Melalui Kriyanusa 2026, Dekranasda Bali berharap IKM tidak hanya memperluas pasar, tetapi juga semakin konsisten membangun identitas produk melalui kreativitas, kualitas, dan orisinalitas karya.</p>
<p dir="ltr">Reporter: 𝗔𝗻𝘂𝗴𝗿𝗮𝗵 𝗔𝗿𝗶𝗳𝗮𝗻𝘁𝗼</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/23-ikm-bali-siap-tampil-di-kriyanusa-2026-ibu-putri-koster-tekankan-karya-orisinal/">23 IKM Bali Siap Tampil di Kriyanusa 2026, Ibu Putri Koster Tekankan Karya Orisinal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Temui Gubernur Koster, Bupati Wakatobi Ingin Adopsi Pengembangan Produk Lokal Bali</title>
		<link>https://balipustakanews.com/temui-gubernur-koster-bupati-wakatobi-ingin-adopsi-pengembangan-produk-lokal-bali/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 10:06:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Wakatobi]]></category>
		<category><![CDATA[Haliana]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata Wakatobi]]></category>
		<category><![CDATA[Produk Lokal Bali]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Wayan Koster]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://balipustakanews.com/?p=31600</guid>

					<description><![CDATA[<p>𝗗𝗲𝗻𝗽𝗮𝘀𝗮𝗿 &#8211; Bupati Wakatobi Haliana menyatakan tertarik mempelajari kebijakan Pemerintah Provinsi Bali dalam mengembangkan produk lokal agar memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekaligus mendukung sektor pariwisata. Haliana menyampaikan hal tersebut saat bertemu Gubernur Bali Wayan Koster di Rumah Jabatan Jaya Sabha, Denpasar, Rabu (26/8/2026) siang. Pertemuan membahas pengembangan pariwisata, produk lokal, hingga peluang memperkuat konektivitas [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/temui-gubernur-koster-bupati-wakatobi-ingin-adopsi-pengembangan-produk-lokal-bali/">Temui Gubernur Koster, Bupati Wakatobi Ingin Adopsi Pengembangan Produk Lokal Bali</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>𝗗𝗲𝗻𝗽𝗮𝘀𝗮𝗿 &#8211; Bupati Wakatobi Haliana menyatakan tertarik mempelajari kebijakan Pemerintah Provinsi Bali dalam mengembangkan produk lokal agar memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekaligus mendukung sektor pariwisata.</p>
<p>Haliana menyampaikan hal tersebut saat bertemu Gubernur Bali Wayan Koster di Rumah Jabatan Jaya Sabha, Denpasar, Rabu (26/8/2026) siang. Pertemuan membahas pengembangan pariwisata, produk lokal, hingga peluang memperkuat konektivitas Bali dan Wakatobi.</p>
<p>Dalam pertemuan itu, Koster menjelaskan sejumlah kebijakan yang diterapkan Bali untuk memberikan ruang bagi produk tradisional berkembang secara legal dan memiliki nilai ekonomi. Salah satunya adalah tata kelola arak Bali.</p>
<p>Menurut Koster, produk tradisional tersebut tidak perlu dilarang, tetapi harus diatur agar produksi hingga pemasarannya memenuhi ketentuan.</p>
<p>“Jangan dilarang, tapi kita atur,” kata Koster.</p>
<p>Ia mengatakan, produksi arak Bali kini berkembang dan dinilai mampu bersaing dengan produk minuman beralkohol lainnya. Pemerintah daerah memberikan ruang kepada pelaku usaha lokal dengan tetap menerapkan pengawasan mulai dari perizinan, pengemasan, pelabelan, hingga distribusi melalui koperasi maupun distributor resmi.</p>
<p>“Kita tidak memberikan izin untuk korporasi besar. Kita fasilitasi UMKM lokal Bali untuk mengambil bagian,” ujarnya.</p>
<p>Pengelolaan tersebut mengacu pada Peraturan Gubernur Bali Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali. Regulasi itu antara lain mengatur pengembangan produk tradisional seperti arak, brem, dan tuak.</p>
<p>Koster menyebut pengembangan arak Bali mulai memberikan dampak ekonomi. Produk tersebut, menurut dia, telah dipasarkan di gerai kawasan kedatangan maupun keberangkatan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dan menjadi salah satu produk yang diminati konsumen.</p>
<p>Selain arak, Koster menilai garam lokal Bali juga memiliki kualitas yang dapat dikembangkan menjadi produk unggulan daerah.</p>
<p>Kepada Pemerintah Kabupaten Wakatobi, Koster juga menyarankan pengembangan paket wisata yang terintegrasi. Paket tersebut perlu didukung objek wisata yang menarik serta ketersediaan hotel, restoran, dan destinasi berkualitas.</p>
<p>“Kita bisa berlakukan paket pariwisata untuk menarik kunjungan wisatawan ke Wakatobi. Harus ada objek yang ditawarkan, hotel, restoran, dan destinasi yang indah,” kata Koster.</p>
<p>Sementara itu, Haliana mengatakan Wakatobi kini telah memiliki penerbangan langsung menuju Bali sebanyak dua kali dalam sepekan. Konektivitas tersebut dinilai dapat menjadi modal untuk memperluas kerja sama pariwisata antara kedua daerah.</p>
<p>Menurut Haliana, pengalaman Bali dalam mengelola pariwisata dan mengembangkan produk lokal dapat menjadi referensi bagi Wakatobi.</p>
<p>“Program yang bagus di Bali bisa kita implementasikan juga di Wakatobi,” katanya.</p>
<p>Haliana mengatakan pihaknya berencana melakukan studi banding untuk mempelajari lebih jauh kebijakan tersebut.</p>
<p>“Saya mohon izin ke Pak Gubernur, kita nanti akan studi banding terkait pemanfaatan produk lokal,” ujarnya.</p>
<p>Pertemuan kedua kepala daerah tersebut membuka peluang kerja sama Bali dan Wakatobi, terutama dalam pengembangan pariwisata serta pemberdayaan produk lokal berbasis masyarakat.</p>
<p>Reporter: 𝗔𝗻𝘂𝗴𝗿𝗮𝗵 𝗔𝗿𝗶𝗳𝗮𝗻𝘁𝗼</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/temui-gubernur-koster-bupati-wakatobi-ingin-adopsi-pengembangan-produk-lokal-bali/">Temui Gubernur Koster, Bupati Wakatobi Ingin Adopsi Pengembangan Produk Lokal Bali</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gubernur Koster Dorong Bali Jadi Hub Ekspor Produk Nusantara</title>
		<link>https://balipustakanews.com/gubernur-koster-dorong-bali-jadi-hub-ekspor-produk-nusantara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Aug 2026 07:25:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Badung]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Dyah Roro Esti Widya Putri]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[GPEI Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Produk Lokal Bali]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Wayan Koster]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://balipustakanews.com/?p=31396</guid>

					<description><![CDATA[<p>𝗕𝗮𝗱𝘂𝗻𝗴 – Gubernur Bali Wayan Koster mendorong Bali menjadi pusat atau hub ekspor bagi berbagai produk unggulan dari daerah-daerah di Indonesia. Bali dinilai memiliki ekosistem ekspor yang kuat karena telah memiliki branding dan dikenal luas di pasar internasional. Hal itu disampaikan Koster saat menghadiri Pengukuhan dan Pelantikan Dewan Pengurus Daerah Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (DPD [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/gubernur-koster-dorong-bali-jadi-hub-ekspor-produk-nusantara/">Gubernur Koster Dorong Bali Jadi Hub Ekspor Produk Nusantara</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>𝗕𝗮𝗱𝘂𝗻𝗴 – Gubernur Bali Wayan Koster mendorong Bali menjadi pusat atau hub ekspor bagi berbagai produk unggulan dari daerah-daerah di Indonesia. Bali dinilai memiliki ekosistem ekspor yang kuat karena telah memiliki branding dan dikenal luas di pasar internasional.</p>
<p>Hal itu disampaikan Koster saat menghadiri Pengukuhan dan Pelantikan Dewan Pengurus Daerah Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (DPD GPEI) Bali Masa Bakti 2026–2031 di Teater Saba, The Keranjang Bali, Jalan By Pass Ngurah Rai, Kuta, Badung, Kamis (6/8/2026).</p>
<p>Menurut Koster, dalam praktiknya Bali sebenarnya telah menjadi jalur ekspor sejumlah produk yang berasal dari berbagai daerah di Nusantara. Namun, potensi tersebut belum dikelola melalui pola yang terintegrasi.</p>
<p>“Faktanya sekarang sebenarnya sudah jadi hub, hanya saja belum dipolakan dan dikelola,” kata Koster.</p>
<p>Ia meyakini pengelolaan Bali sebagai hub ekspor secara sistematis dapat ikut mendorong pertumbuhan ekspor nasional. Salah satu modalnya adalah citra Bali serta standar mutu produk yang telah mendapat kepercayaan pasar global.</p>
<p>“Kalau sudah bersertifikat ekspor dari Bali, pasti laku. Itu yang membuat barang-barang yang dikirim dari Bali diterima oleh pasar dunia,” ujarnya.</p>
<p>Untuk mendukung rencana tersebut, Pemerintah Provinsi Bali tengah menyiapkan Pusat Kebudayaan Bali. Proyek itu dijadwalkan memasuki proses tender pada Desember 2026.</p>
<p>Koster berharap pembangunan zona inti dapat diselesaikan pada 2027 sebelum dilanjutkan dengan pengelolaan zona komersial bersama pihak ketiga. Salah satu fasilitas yang dirancang adalah Bali Expo untuk mendukung aktivitas perdagangan dan promosi produk.</p>
<p>Koster juga meminta pelaku usaha tidak hanya mengandalkan ekspor komoditas mentah. Menurut dia, produk olahan perlu diperkuat karena memiliki nilai tambah dan nilai jual lebih tinggi.</p>
<p>“Kalau bisa, ekspor juga produk olahan supaya nilai jual naik,” katanya.</p>
<p>Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti Widya Putri mengatakan pemerintah menargetkan nilai ekspor tahun ini mencapai 315 miliar dollar AS. Menurut dia, realisasi ekspor saat ini telah mencapai 218 miliar dollar AS.</p>
<p>Dyah Roro menilai Bali memiliki potensi besar untuk membantu mengejar target tersebut, termasuk melalui ekspor komoditas pertanian seperti salak, manggis, dan buah tropis lainnya yang diminati pasar internasional.</p>
<p>Sementara itu, Ketua DPD GPEI Bali A.A. Ngurah Aditya Pradnyana Sunu menyatakan pihaknya akan memperkuat kontribusi Bali terhadap ekspor nasional.</p>
<p>“Tak hanya menjadi pusat keuangan, kami ingin Bali menjadi pusat perdagangan produk Nusantara dan trade tourism,” ujarnya.</p>
<p>Pelantikan pengurus ditandai penyerahan pataka oleh Sekjen DPP GPEI Toto Dirgantoro kepada Ngurah Sunu. Acara juga dirangkaikan dengan pelepasan ekspor perdana 3,5 ton salak gula pasir senilai 13.000 dollar AS ke Tiongkok. (AA)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/gubernur-koster-dorong-bali-jadi-hub-ekspor-produk-nusantara/">Gubernur Koster Dorong Bali Jadi Hub Ekspor Produk Nusantara</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ibu Putri Koster Pamerkan Taksu Kriya Bali di Makassar, Ini Produk Unggulannya</title>
		<link>https://balipustakanews.com/ibu-putri-koster-pamerkan-taksu-kriya-bali-di-makassar-ini-produk-unggulannya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 10:54:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Ny putri koster]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Seni & Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Dekranasda Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Kreatif Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Kerajinan Bali]]></category>
		<category><![CDATA[kriya Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Pameran Dekranas]]></category>
		<category><![CDATA[Produk Lokal Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Putri Koster]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Bali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://balipustakanews.com/?p=31037</guid>

					<description><![CDATA[<p>𝗠𝗮𝗸𝗮𝘀𝘀𝗮𝗿 – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Putri Suastini Koster, mempromosikan beragam produk kriya unggulan Pulau Dewata dalam Pameran Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-45 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Trans Studio Mall Makassar, Sulawesi Selatan. Pameran yang berlangsung pada 9-12 Juli 2026 tersebut diikuti Dekranasda dari berbagai daerah di Indonesia. Putri Koster [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/ibu-putri-koster-pamerkan-taksu-kriya-bali-di-makassar-ini-produk-unggulannya/">Ibu Putri Koster Pamerkan Taksu Kriya Bali di Makassar, Ini Produk Unggulannya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>𝗠𝗮𝗸𝗮𝘀𝘀𝗮𝗿 – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Putri Suastini Koster, mempromosikan beragam produk kriya unggulan Pulau Dewata dalam Pameran Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-45 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Trans Studio Mall Makassar, Sulawesi Selatan.</p>
<p>Pameran yang berlangsung pada 9-12 Juli 2026 tersebut diikuti Dekranasda dari berbagai daerah di Indonesia. Putri Koster hadir didampingi Wakil Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Seniasih Giri Prasta.</p>
<p>Mengusung tema “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia”, kegiatan itu menjadi ruang promosi bagi perajin daerah untuk memperkenalkan produk unggulan, membangun jejaring pemasaran, dan memperluas akses pasar di tingkat nasional maupun internasional.</p>
<p>Dalam pameran tersebut, Dekranasda Bali menghadirkan produk dari sejumlah perajin dan pelaku usaha lokal, di antaranya Taksu Design, Anom Gold and Silver, Kembang Sari Batik Painting, Werdhi Budaya, Warna Warni, Soka Wangi, Dhara Barong Bali, serta Kembang Pucuk Bordir.</p>
<p>Produk yang dipamerkan mencakup berbagai karya kerajinan yang mengangkat seni, budaya, dan kearifan lokal Bali. Selain memiliki nilai estetika, produk tersebut juga dinilai mempunyai kualitas dan nilai ekonomi yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas.</p>
<p>Keikutsertaan Dekranasda Bali dalam pameran nasional ini menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan industri kerajinan daerah. Upaya tersebut dilakukan melalui promosi berkelanjutan, peningkatan kualitas produk, penguatan kapasitas perajin, serta perluasan akses pemasaran bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).</p>
<p>Pameran HUT Ke-45 Dekranas juga menjadi momentum bagi pemerintah daerah dan Dekranasda untuk memperkuat sinergi dalam mengembangkan industri kriya nasional. Kolaborasi antardaerah diharapkan dapat melahirkan produk kerajinan yang inovatif dan berdaya saing tanpa meninggalkan identitas budaya Nusantara.</p>
<p>Melalui keikutsertaan dalam pameran tersebut, Dekranasda Bali berharap produk kriya hasil karya perajin lokal semakin dikenal masyarakat. Promosi di tingkat nasional juga diharapkan mampu meningkatkan penjualan dan kesejahteraan para perajin.</p>
<p>Partisipasi tersebut sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai salah satu pusat kerajinan, seni, budaya, dan ekonomi kreatif unggulan di Indonesia. (AA)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/ibu-putri-koster-pamerkan-taksu-kriya-bali-di-makassar-ini-produk-unggulannya/">Ibu Putri Koster Pamerkan Taksu Kriya Bali di Makassar, Ini Produk Unggulannya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ibu Putri Koster Dorong UMKM Bangli Naik Kelas, Jangan Hanya Jual Produk Mentah</title>
		<link>https://balipustakanews.com/ibu-putri-koster-dorong-umkm-bangli-naik-kelas-jangan-hanya-jual-produk-mentah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 23:54:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Bangli]]></category>
		<category><![CDATA[Ny putri koster]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[TP PKK]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Kerakyatan Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Jeruk Kintamani]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Rakyat Bangli]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan sampah bali]]></category>
		<category><![CDATA[Produk Lokal Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Putri Koster]]></category>
		<category><![CDATA[TP PKK Bali]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Bangli]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://balipustakanews.com/?p=31002</guid>

					<description><![CDATA[<p>𝗕𝗮𝗻𝗴𝗹𝗶 &#8211; Antusiasme masyarakat memadati Pasar Rakyat di Kabupaten Bangli menjadi perhatian Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Putri Suastini Koster. Tidak hanya warga Bangli, masyarakat dari sejumlah daerah seperti Badung, Gianyar, Klungkung, hingga Denpasar turut datang untuk berbelanja langsung dari petani, pelaku UMKM, dan perajin lokal. Suasana tersebut menjadi salah satu topik yang dibahas [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/ibu-putri-koster-dorong-umkm-bangli-naik-kelas-jangan-hanya-jual-produk-mentah/">Ibu Putri Koster Dorong UMKM Bangli Naik Kelas, Jangan Hanya Jual Produk Mentah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>𝗕𝗮𝗻𝗴𝗹𝗶 &#8211; Antusiasme masyarakat memadati Pasar Rakyat di Kabupaten Bangli menjadi perhatian Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Putri Suastini Koster.</p>
<p>Tidak hanya warga Bangli, masyarakat dari sejumlah daerah seperti Badung, Gianyar, Klungkung, hingga Denpasar turut datang untuk berbelanja langsung dari petani, pelaku UMKM, dan perajin lokal.</p>
<p>Suasana tersebut menjadi salah satu topik yang dibahas Putri Koster saat berdialog dengan masyarakat melalui siaran interaktif Radio RPKB Bali di Bangli, Rabu (8/7/2026).</p>
<p>Putri Koster mengatakan, Pasar Rakyat tidak boleh dipahami hanya sebagai tempat transaksi jual beli. Menurut dia, kegiatan tersebut memiliki makna yang lebih luas, yakni memperkuat kebersamaan, menggerakkan ekonomi lokal, serta menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.</p>
<p>“Pasar Rakyat menjadi ruang bagi kami untuk bergerak, berbagi, dan mempererat kebersamaan. Selain berkumpul, kami juga bisa menyapa masyarakat sekaligus memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan,” ujar Putri Koster.</p>
<p>Menurut Putri Koster, Pasar Rakyat lahir dari keinginan sederhana untuk mempererat hubungan antarpengurus TP PKK se-Bali. Selama ini, pertemuan pengurus PKK lebih banyak berlangsung dalam bentuk rapat atau agenda resmi.</p>
<p>Melalui Pasar Rakyat, kata dia, kebersamaan tersebut diwujudkan dalam aksi sosial dan ekonomi yang langsung menyentuh masyarakat.</p>
<p>Putri Koster menjelaskan, setiap pelaksanaan Pasar Rakyat melibatkan seluruh TP PKK kabupaten/kota di Bali. Mereka turut membawa paket bantuan sesuai kemampuan masing-masing.</p>
<p>Sementara itu, TP PKK Provinsi Bali menyiapkan ratusan paket bantuan berisi beras, kebutuhan pokok, serta berbagai produk lokal yang dibeli langsung dari para pedagang di lokasi kegiatan.</p>
<p>Bagi Putri Koster, kebahagiaan terbesar dari kegiatan tersebut bukan hanya ketika acara berjalan lancar. Ia mengaku lebih bahagia saat melihat pedagang kecil tersenyum karena dagangannya habis terjual.</p>
<p>Ia menyebut, sejumlah pedagang yang semula ragu membawa banyak barang justru harus beberapa kali pulang untuk mengambil stok tambahan karena tingginya minat masyarakat.</p>
<p>“Hal-hal kecil seperti itu mampu menghadirkan kebahagiaan. Ketika melihat pedagang pulang dengan wajah sumringah karena hasil jualannya laris, di situlah kita merasakan bahwa kegiatan sederhana pun bisa memberikan manfaat yang besar,” kata dia.</p>
<p>Putri Koster menilai, kegiatan semacam ini juga membantu menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Sebab, masyarakat dapat membeli produk langsung dari petani dan produsen dengan harga lebih terjangkau.</p>
<p>Di sisi lain, petani, pelaku UMKM, dan perajin lokal juga memperoleh keuntungan yang lebih baik karena rantai distribusi menjadi lebih pendek.</p>
<p>Putri Koster menegaskan, penguatan UMKM tidak cukup hanya dilakukan melalui bantuan permodalan. Menurut dia, hal yang tidak kalah penting adalah membangun jiwa kewirausahaan, meningkatkan kualitas produk, dan mendorong industri pengolahan berbasis potensi lokal.</p>
<p>Ia mencontohkan jeruk Kintamani yang memiliki kualitas baik. Komoditas unggulan Bangli tersebut, kata Putri, tidak hanya layak dijual sebagai buah segar, tetapi juga bisa dikembangkan menjadi produk olahan bernilai tambah.</p>
<p>Produk olahan itu dapat berupa jus, sirup, selai, hingga suvenir khas daerah yang mendukung sektor pariwisata Bangli.</p>
<p>“Jangan hanya menjual hasil panen mentah. Kita harus mulai berpikir bagaimana mengolahnya menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi sehingga manfaatnya semakin besar bagi masyarakat,” ujarnya.</p>
<p>Dalam dialog tersebut, Putri Koster juga menyinggung pentingnya peran media penyiaran dalam pembangunan daerah. Di tengah derasnya arus informasi digital, radio dinilai tetap memiliki posisi strategis sebagai media yang dipercaya masyarakat.</p>
<p>“Radio tetap memiliki kekuatan yang luar biasa untuk menyampaikan informasi yang akurat sekaligus mengedukasi masyarakat. Karena itu, pelaku UMKM juga perlu memanfaatkan media penyiaran sebagai sarana promosi,” tuturnya.</p>
<p>Selain membahas ekonomi kerakyatan, Putri Koster juga mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran dalam mengelola sampah dari sumbernya.</p>
<p>Ia mengingatkan pentingnya menjalankan Peraturan Gubernur Bali Nomor 47 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber, salah satunya dengan membiasakan pemilahan sampah sejak dari rumah.</p>
<p>Menurut Putri Koster, sebagian besar persoalan sampah dapat diselesaikan apabila masyarakat disiplin mengelola sampah organik menjadi kompos. Sementara itu, pemerintah perlu memperkuat sistem pengelolaan sampah anorganik secara terpadu.</p>
<p>“Sampah kelihatannya persoalan kecil, tetapi bila tidak dikelola dengan benar akan menjadi persoalan besar bagi generasi mendatang. Karena itu, perubahan harus dimulai dari rumah kita masing-masing,” katanya.</p>
<p>Putri Koster kembali mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga semangat gotong royong. Ia mengatakan, keberhasilan membangun Bali tidak hanya bergantung pada pemerintah.</p>
<p>Menurutnya, masyarakat juga harus terlibat aktif dalam menggerakkan ekonomi lokal, mencintai produk daerah, menjaga lingkungan, dan saling menguatkan demi terwujudnya kesejahteraan bersama. (AA)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/ibu-putri-koster-dorong-umkm-bangli-naik-kelas-jangan-hanya-jual-produk-mentah/">Ibu Putri Koster Dorong UMKM Bangli Naik Kelas, Jangan Hanya Jual Produk Mentah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ibu Putri Koster Gerakkan Pasar Rakyat di Bangli, Transaksi Tembus Rp 217 Juta</title>
		<link>https://balipustakanews.com/ibu-putri-koster-gerakkan-pasar-rakyat-di-bangli-transaksi-tembus-rp-217-juta/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 23:35:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Bangli]]></category>
		<category><![CDATA[Ny putri koster]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[TP PKK]]></category>
		<category><![CDATA[Bangli Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Kerakyatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Rakyat Bangli]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Rakyat PKK Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Produk Lokal Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Putri Koster]]></category>
		<category><![CDATA[TP PKK Bali]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Bali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://balipustakanews.com/?p=30999</guid>

					<description><![CDATA[<p>𝗕𝗮𝗻𝗴𝗹𝗶 &#8211; Pasar Rakyat “Masyarakat Berbelanja dan Berbagi” digelar di Alun-Alun Kota Bangli, Rabu (8/7/2026). Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang transaksi antara penjual dan pembeli, tetapi juga bagian dari gerakan ekonomi kerakyatan yang digagas Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster. Pasar rakyat tersebut diikuti pelaku UMKM, Industri Kecil Menengah (IKM), [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/ibu-putri-koster-gerakkan-pasar-rakyat-di-bangli-transaksi-tembus-rp-217-juta/">Ibu Putri Koster Gerakkan Pasar Rakyat di Bangli, Transaksi Tembus Rp 217 Juta</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>𝗕𝗮𝗻𝗴𝗹𝗶 &#8211; Pasar Rakyat “Masyarakat Berbelanja dan Berbagi” digelar di Alun-Alun Kota Bangli, Rabu (8/7/2026). Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang transaksi antara penjual dan pembeli, tetapi juga bagian dari gerakan ekonomi kerakyatan yang digagas Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster.</p>
<p>Pasar rakyat tersebut diikuti pelaku UMKM, Industri Kecil Menengah (IKM), petani, peternak, hingga masyarakat. Berbagai produk lokal, mulai dari hasil pertanian, peternakan, kuliner, hingga produk UMKM, dijajakan dalam kegiatan tersebut.</p>
<p>Putri Koster mengatakan, program ini berawal dari gagasan sederhana saat dirinya memimpin TP PKK Provinsi Bali periode 2018-2023. Saat itu, ia ingin pengurus PKK se-Bali memiliki ruang berkumpul secara rutin, tetapi tidak sebatas pertemuan seremonial.</p>
<p>“Lalu tiang punya ide, bagaimana kalau seperti arisan, tetapi bentuknya adalah Pasar Rakyat Berbelanja dan Berbagi. Jadi setiap bulannya kami keliling,” kata Putri Koster.</p>
<p>Menurut Putri Koster, kegiatan ini didukung Pemerintah Provinsi Bali melalui TP PKK Provinsi Bali dengan anggaran sekitar Rp 200 juta dalam setiap penyelenggaraan. Dana tersebut, kata dia, diharapkan mampu memicu perputaran ekonomi masyarakat dalam nilai yang lebih besar.</p>
<p>“Dengan modal yang kita keluarkan rata-rata Rp 200 juta, semoga hasil penjualan para produsen, baik kuliner, pertanian maupun IKM, bisa jauh di atas Rp 200 juta. Selama ini bahkan ada yang mencapai Rp 500 juta, Rp 600 juta hingga Rp 800 juta,” ujarnya.</p>
<p>Namun, Putri Koster menegaskan bahwa nilai transaksi bukan tujuan utama kegiatan tersebut. Menurut dia, pasar rakyat menjadi sarana mempertemukan masyarakat dengan produsen secara langsung, sehingga produk pertanian, peternakan, dan produk lokal Bali memperoleh nilai ekonomi yang lebih baik.</p>
<p>Selain berbelanja, kegiatan tersebut juga diisi aksi berbagi kepada masyarakat. Sebanyak 100 warga menerima bantuan berupa paket kebutuhan pokok dan berbagai produk yang dibeli langsung oleh pengurus TP PKK dari stan pedagang di lokasi kegiatan.</p>
<p>“Belanjaannya tidak kami bawa pulang. Dari dana yang dimiliki PKK, kami berbagi. Kami membeli langsung produk para pedagang di sini agar manfaatnya kembali kepada masyarakat,” kata Putri Koster.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Putri Koster juga mengajak masyarakat Bali semakin mencintai dan menggunakan produk lokal. Menurutnya, hasil pertanian, peternakan, dan perikanan Bali memiliki kualitas yang baik sehingga seharusnya menjadi pilihan utama masyarakat.</p>
<p>“Apa yang dihasilkan di Bali sebaiknya dinikmati semaksimalnya untuk Bali. Kekurangannya barulah kita datangkan dari luar. Jangan sampai terbalik, apa yang kita hasilkan di Bali justru kita jual keluar, lalu kita dengan bangga membeli produk dari luar,” tegasnya.</p>
<p>Di sisi lain, Putri Koster juga menyinggung pentingnya perubahan pola pikir masyarakat dalam mengelola sampah. Ia mengatakan, Bali harus mulai meninggalkan kebiasaan membuang sampah dan beralih pada pengelolaan sampah berbasis sumber.</p>
<p>“Mari Bali mulai dari sekarang mengubah mindset. Sampah yang kita hasilkan adalah tanggung jawab kita sendiri. Pemerintah tugasnya membuat kebijakan, membuat aturan, dan menegakkan aturan. Dengan demikian barulah semuanya menjadi tertib,” ujarnya.</p>
<p>Putri Koster menilai, regulasi pemerintah tidak akan berjalan efektif tanpa partisipasi masyarakat. Karena itu, perubahan perilaku harus dimulai dari keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat.</p>
<p>Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Bangli, Ny. Sariasih Sedana Arta, mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Bangli sebagai tuan rumah. Ia mengatakan, kegiatan ini menjadi momentum memperkenalkan potensi unggulan Bangli, terutama sektor pertanian dan peternakan.</p>
<p>Sariasih menyebut Bangli merupakan penghasil telur terbesar di Bali sekaligus satu-satunya daerah di Bali yang memproduksi telur Omega-3. Ia berharap produk unggulan Bangli dapat semakin dikenal dan terserap oleh masyarakat di seluruh kabupaten/kota di Bali.</p>
<p>Pasar Rakyat di Bangli diikuti 27 pelaku IKM, 65 pelaku UMKM, serta 17 pelaku usaha sektor pertanian. Hingga pukul 10.00 WITA, nilai transaksi yang tercatat telah menembus lebih dari Rp 217 juta dan diperkirakan terus bertambah hingga kegiatan berakhir.</p>
<p>“Kami berharap seluruh masyarakat Bangli datang berbelanja agar kita bersama-sama membantu UMKM, IKM, petani, dan peternak yang ada di Kabupaten Bangli,” kata Sariasih.</p>
<p>Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Bangli Wayan Diar, Sekretaris I TP PKK Provinsi Bali Ny. Seniasih Giri Prasta, Sekretaris I TP PKK Kabupaten Bangli Ny. Suciati Diar, jajaran Pemerintah Kabupaten Bangli, Ketua TP PKK Kabupaten/Kota se-Bali, serta ratusan masyarakat. (AA)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/ibu-putri-koster-gerakkan-pasar-rakyat-di-bangli-transaksi-tembus-rp-217-juta/">Ibu Putri Koster Gerakkan Pasar Rakyat di Bangli, Transaksi Tembus Rp 217 Juta</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gubernur Koster Bawa Subak dan Pertanian Organik Bali ke Forum Global di London</title>
		<link>https://balipustakanews.com/gubernur-koster-bawa-subak-dan-pertanian-organik-bali-ke-forum-global-di-london/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 13:54:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Bali]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[World]]></category>
		<category><![CDATA[London Climate Action Week 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian Berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian organik]]></category>
		<category><![CDATA[Produk Lokal Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Sad Kerthi]]></category>
		<category><![CDATA[Subak Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Wayan Koster]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://balipustakanews.com/?p=30925</guid>

					<description><![CDATA[<p>𝗟𝗼𝗻𝗱𝗼𝗻 &#8211; Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri Focus Group Discussion Dialog Kebijakan Global untuk Pertanian Berkelanjutan di London, Inggris, Selasa (24/6/2026). Forum yang berlangsung pukul 10.30-12.15 waktu setempat itu diselenggarakan oleh United Kingdom Foreign, Commonwealth &#38; Development Office (UK FCDO), World Bank Group, dan Clim-Eat. Pertemuan tersebut membahas ketahanan iklim, ketahanan pangan, serta transisi pedesaan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/gubernur-koster-bawa-subak-dan-pertanian-organik-bali-ke-forum-global-di-london/">Gubernur Koster Bawa Subak dan Pertanian Organik Bali ke Forum Global di London</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>𝗟𝗼𝗻𝗱𝗼𝗻 &#8211; Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri Focus Group Discussion Dialog Kebijakan Global untuk Pertanian Berkelanjutan di London, Inggris, Selasa (24/6/2026).</p>
<p>Forum yang berlangsung pukul 10.30-12.15 waktu setempat itu diselenggarakan oleh United Kingdom Foreign, Commonwealth &amp; Development Office (UK FCDO), World Bank Group, dan Clim-Eat.</p>
<p>Pertemuan tersebut membahas ketahanan iklim, ketahanan pangan, serta transisi pedesaan yang adil di tengah tantangan perubahan iklim global.</p>
<p>Dalam forum itu, Gubernur Koster memaparkan sistem pertanian organik sebagai bagian dari strategi Bali membangun pertanian ramah lingkungan dan berkelanjutan.</p>
<p>Di hadapan para pembuat kebijakan lembaga internasional dan mitra pembangunan dari berbagai negara, Gubernur Koster menegaskan Bali memiliki modal kuat dalam membangun pertanian berkelanjutan.</p>
<p>Modal tersebut, kata Gubernur Koster, bersumber dari warisan budaya pertanian yang telah hidup selama ribuan tahun melalui sistem subak dan filosofi Sad Kerthi.</p>
<p>Subak menjadi salah satu identitas penting pertanian Bali karena tidak hanya mengatur sistem irigasi, tetapi juga menggambarkan relasi manusia, alam, dan nilai spiritual dalam tata kelola pertanian.</p>
<p>Gubernur Koster juga memaparkan sejumlah kebijakan Pemerintah Provinsi Bali untuk mempercepat transformasi pertanian ramah lingkungan.</p>
<p>Kebijakan itu antara lain Sistem Pertanian Organik yang diatur melalui Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 8 Tahun 2019, serta Pengendalian Alih Fungsi Lahan Produktif melalui Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2026.</p>
<p>Selain itu, Bali juga memiliki kebijakan Pelindungan Danau, Mata Air, Sungai, dan Laut melalui Peraturan Gubernur Bali Nomor 24 Tahun 2020.</p>
<p>Gubernur Koster turut menyampaikan kebijakan pemasaran dan pemanfaatan produk pertanian, perikanan, dan industri lokal Bali oleh hotel, restoran, katering, serta pusat perbelanjaan atau swalayan.</p>
<p>Kebijakan tersebut diatur dalam Peraturan Gubernur Bali Nomor 99 Tahun 2018.</p>
<p>Melalui forum ini, Bali menegaskan posisi sebagai daerah yang mengintegrasikan kearifan lokal, kebijakan publik, dan pembangunan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan iklim global.</p>
<p>Agenda tersebut juga memperkuat narasi Bali sebagai daerah yang tidak hanya bertumpu pada sektor pariwisata, tetapi juga mendorong pertanian organik, perlindungan sumber air, pengendalian alih fungsi lahan, dan pemanfaatan produk lokal sebagai bagian dari pembangunan hijau. (AA)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/gubernur-koster-bawa-subak-dan-pertanian-organik-bali-ke-forum-global-di-london/">Gubernur Koster Bawa Subak dan Pertanian Organik Bali ke Forum Global di London</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gubernur Koster Fasilitasi Kemudahan Akses KI, IKM dan UMKM Bali Didorong Naik Kelas</title>
		<link>https://balipustakanews.com/gubernur-koster-fasilitasi-kemudahan-akses-ki-ikm-dan-umkm-bali-didorong-naik-kelas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 09:56:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Koster]]></category>
		<category><![CDATA[HKI UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[IKM Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Indikasi Geografis Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Kekayaan Intelektual]]></category>
		<category><![CDATA[Produk Lokal Bali]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Wayan Koster]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://balipustakanews.com/?p=30805</guid>

					<description><![CDATA[<p>𝗗𝗲𝗻𝗽𝗮𝘀𝗮𝗿 &#8211; Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan pentingnya perlindungan kekayaan intelektual bagi Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Bali. Menurut Koster, IKM dan UMKM kini menjadi salah satu penopang penting perekonomian Bali selain sektor pariwisata. Penguatan sektor ini juga dinilai menjadi bagian dari upaya transformasi ekonomi Bali agar tidak [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/gubernur-koster-fasilitasi-kemudahan-akses-ki-ikm-dan-umkm-bali-didorong-naik-kelas/">Gubernur Koster Fasilitasi Kemudahan Akses KI, IKM dan UMKM Bali Didorong Naik Kelas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>𝗗𝗲𝗻𝗽𝗮𝘀𝗮𝗿 &#8211; Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan pentingnya perlindungan kekayaan intelektual bagi Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Bali.</p>
<p>Menurut Koster, IKM dan UMKM kini menjadi salah satu penopang penting perekonomian Bali selain sektor pariwisata. Penguatan sektor ini juga dinilai menjadi bagian dari upaya transformasi ekonomi Bali agar tidak hanya bergantung pada pariwisata. Secara makro, ekonomi Bali pada triwulan I-2026 tumbuh 5,58 persen secara tahunan, dengan PDRB atas dasar harga berlaku sebesar Rp82,21 triliun dan PDRB atas dasar harga konstan sebesar Rp44,28 triliun.</p>
<p>Hal itu disampaikan Koster saat menghadiri sosialisasi penguatan perlindungan kekayaan intelektual untuk mendorong IKM dan UMKM Bali yang inovatif, berdaya saing, dan mendunia, di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Jumat (19/6/2026).</p>
<p>Koster mengatakan, di tengah perkembangan ekonomi digital, kreativitas pelaku usaha tidak cukup hanya menghasilkan produk yang unik dan bernilai jual. Kreativitas tersebut, kata dia, harus dilindungi secara hukum agar tidak mudah diklaim atau ditiru pihak lain.</p>
<p>“Pemerintah Provinsi Bali terus berkomitmen untuk memfasilitasi kemudahan akses, memberikan pendampingan, serta edukasi berkelanjutan bersama Kementerian Hukum agar pendaftaran kekayaan intelektual bagi pelaku usaha lokal semakin cepat, mudah, dan terjangkau,” kata Koster.</p>
<p>Kekayaan intelektual merupakan hak eksklusif atas karya yang lahir dari kemampuan intelektual, kreativitas, dan daya cipta. Perlindungan ini mencakup antara lain hak cipta, merek, paten, desain industri, serta kekayaan intelektual komunal. Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum menjelaskan, hak cipta merupakan hak eksklusif pencipta yang timbul setelah ciptaan diwujudkan dalam bentuk nyata.</p>
<p>Menurut Koster, perlindungan kekayaan intelektual tidak lagi bisa dipandang sebagai urusan administratif semata. Ia menyebut KI sebagai instrumen ekonomi yang dapat menjadi “perisai” sekaligus “pedang” bagi IKM dan UMKM Bali dalam menghadapi persaingan pasar.</p>
<p>“Kita ingin agar masyarakat Bali tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga menjadi pencipta nilai tambah. Kita ingin agar karya-karya masyarakat Bali memiliki identitas, memiliki perlindungan hukum, memiliki nilai ekonomi, dan mampu bersaing di pasar global,” ujarnya.</p>
<p>Koster menambahkan, ketika produk IKM dan UMKM terlindungi secara hukum, kepercayaan konsumen akan meningkat. Perlindungan itu juga dinilai dapat membuka jalan bagi produk lokal Bali untuk menembus pasar ekspor tanpa kekhawatiran terhadap pembajakan.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Koster memaparkan tren permohonan kekayaan intelektual di Bali yang terus meningkat. Sepanjang 2025, tercatat 10.692 permohonan KI dari masyarakat Bali. Catatan ini sejalan dengan data Kanwil Kementerian Hukum Bali yang menyebut 10.692 permohonan KI diajukan sepanjang 2025, meliputi merek, paten, desain industri, hak cipta, hingga indikasi geografis.</p>
<p>Sementara itu, sejak Januari hingga Juni 2026, tercatat 5.889 permohonan kekayaan intelektual di Bali. Jumlah tersebut terdiri atas 1.504 permohonan hak merek, 24 permohonan paten, 12 permohonan desain industri, 4.312 permohonan hak cipta, dan 37 permohonan kekayaan intelektual komunal.</p>
<p>Koster juga menyebut Bali saat ini telah memiliki 15 indikasi geografis yang terdaftar. Pada 2025, Bali memperoleh sertifikat indikasi geografis untuk Gula Dawan Klungkung, Tenun Cepuk Tanglad Nusa Penida, Lukisan Batuan Gianyar Bali, dan Kopi Robusta Lemukih Buleleng.</p>
<p>Adapun pada 2026, sejumlah produk masih dalam proses, antara lain Batu Pulaki Banyupoh Buleleng dan Tenun Songket Gelgel. Sebelumnya, Kanwil Kemenkum Bali juga menyebut Kopi Robusta Lemukih memiliki potensi indikasi geografis karena kekhasan cita rasa, aroma, metode pengolahan tradisional, serta dukungan kondisi geografis Buleleng.</p>
<p>Koster mengajak perangkat daerah, pemerintah kabupaten/kota, perguruan tinggi, komunitas kreatif, asosiasi usaha, dan pelaku UMKM untuk bergerak bersama mempercepat perlindungan KI di Bali.</p>
<p>Narasumber sosialisasi, Prof. Yasonna Laoly, mengatakan perlindungan hak cipta dan merek dapat mendorong iklim usaha yang lebih sehat bagi UMKM. Ia menjelaskan, kekayaan intelektual dapat dibedakan menjadi dua, yakni kepemilikan komunal dan kepemilikan personal.</p>
<p>Kepemilikan komunal mencakup ekspresi budaya tradisional, pengetahuan tradisional, potensi indikasi geografis, serta sumber daya genetik. Sementara kepemilikan personal meliputi hak cipta, hak terkait, paten, merek, rahasia dagang, desain tata letak sirkuit terpadu, desain industri, dan perlindungan varietas tanaman.</p>
<p>Yasonna menekankan, indikasi geografis merupakan kekayaan wilayah, bukan milik perorangan. Karena itu, produk yang didaftarkan sebagai indikasi geografis harus diproduksi di wilayah asalnya.</p>
<p>Menurut dia, pemerintah dan instansi terkait dapat meminta penindakan hukum terhadap pelanggaran indikasi geografis sesuai ketentuan yang berlaku. Ia juga mengingatkan pelaku usaha agar tidak mengambil jalan pintas dengan menyerahkan motif atau karya khas Bali kepada pihak lain untuk diproduksi massal tanpa perlindungan yang memadai.</p>
<p>“Kalau ada pelanggaran, pemerintah atau instansi terkait berhak mengambil tindakan tegas. Perlindungan ini penting agar kekhasan Bali tidak hilang dan pelaku IKM serta UMKM tetap mendapat manfaat ekonomi dari karya mereka,” kata Yasonna.</p>
<p>Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ibu Putri Suastini Koster, Kepala Badan Riset Daerah Provinsi Bali, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, serta pelaku IKM, UMKM, dan koperasi di Bali. (AA)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/gubernur-koster-fasilitasi-kemudahan-akses-ki-ikm-dan-umkm-bali-didorong-naik-kelas/">Gubernur Koster Fasilitasi Kemudahan Akses KI, IKM dan UMKM Bali Didorong Naik Kelas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
