Balipustakanews.com, Denpasar – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Denpasar sedang gencar melakukan pengerukan sedimen dan sampah di berbagai sungai serta drainase guna mencegah banjir menjelang musim hujan. Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Denpasar, Gandhi Dananjaya Suarka, menjelaskan bahwa beberapa titik rawan banjir di Denpasar, seperti Jalan Pemuda di Renon, Jalan Gelogor Carik di Pemogan, dan kawasan Pedungan, menjadi prioritas penanganan.
Pengerukan intensif dimulai sejak Senin, 28 Oktober 2024, dan akan berlanjut hingga awal Desember 2024. Dinas PUPR melibatkan 10 petugas di setiap lokasi, lengkap dengan peralatan seperti truk pengangkut, sekop, cangkul, dan pompa.
Gandhi menyebut penyebab utama banjir di Denpasar antara lain pendangkalan, pencemaran, penyempitan, penyumbatan, dan kerusakan saluran. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah di sungai dan saluran drainase. Menurutnya, beberapa warga masih membuang sampah di sungai, terutama setelah diberlakukannya kebijakan pemilahan sampah dan penutupan beberapa tempat pembuangan sementara.
Gandhi menyarankan agar warga membuat bak penampungan limbah rumah tangga di pekarangan masing-masing untuk mengurangi pencemaran. (PR/DTK)






Discussion about this post