๐๐ฎ๐น๐ถ๐ฝ๐๐๐๐ฎ๐ธ๐ฎ๐ป๐ฒ๐๐.๐ฐ๐ผ๐บ, ๐๐ฎ๐ป๐ด๐น๐ถ – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat di pelosok desa. Kali ini, sosialisasi menyasar tiga desa di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, pada Jumat (24/4/2026).
Ketiga desa yang dikunjungi adalah Desa Pinggan, Desa Sukawana, dan Desa Kintamani. Sosialisasi ini menitikberatkan pada peningkatan kesadaran masyarakat, khususnya kaum ibu, terkait kesehatan keluarga, pengelolaan sampah rumah tangga, serta pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Dalam arahannya, Ibu Putri Koster menegaskan bahwa ibu rumah tangga memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga kesehatan keluarga.
๐๐ฒ๐ด๐ฎ๐ต ๐ฅ๐ฎ๐ฏ๐ถ๐ฒ๐ ๐ฑ๐ฎ๐ป ๐๐ฎ๐ด๐ฎ ๐๐ฒ๐ฏ๐ฒ๐ฟ๐๐ถ๐ต๐ฎ๐ป ๐๐ถ๐ป๐ด๐ธ๐๐ป๐ด๐ฎ๐ป
Salah satu isu kesehatan yang menjadi sorotan adalah perawatan hewan peliharaan guna mencegah penyebaran rabies. Ia mengingatkan warga agar merawat dan memberikan vaksinasi rutin pada anjing peliharaannya.
โJika terjadi kasus gigitan anjing, masyarakat harus segera menghubungi fasilitas kesehatan terdekat agar dapat ditangani dengan cepat,โ tegas Ibu Putri Koster di sela-sela kunjungannya.
Lebih lanjut, ia mendorong para kader PKK untuk lebih peka terhadap kondisi kesehatan warga di lingkungan sekitarnya. Hal ini merujuk pada temuan seorang warga di Banjar Paketan, Desa Sukawana, yang mengidap xerosis cutis (kondisi kulit sangat kering).
Kini, warga tersebut telah diarahkan untuk mendapat penanganan medis dari fasilitas kesehatan setempat.
Terkait isu kebersihan lingkungan, Putri Koster secara khusus menyoroti populasi lalat di wilayah Kintamani yang dinilai berpotensi menjadi sumber penyakit.
โLalat bisa menjadi pembawa bakteri. Karena itu, kebersihan lingkungan harus menjadi perhatian bersama,โ ujarnya.
Sebagai solusi, ia meminta masyarakat untuk memperbaiki pola pengelolaan sampah dengan melakukan pemilahan sejak dari sumbernya. Sampah organik, kata dia, dapat diolah langsung dari rumah tangga, pasar, sekolah, hingga tempat ibadah.
Sementara itu, sampah anorganik harus dipilah menjadi sampah daur ulang untuk dikelola di Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R), dan sampah residu ditangani menggunakan mesin insinerator.
๐ฃ๐ผ๐น๐ฎ ๐๐๐๐ต ๐๐ป๐ฎ๐ธ ๐ฑ๐ฎ๐ป ๐ฃ๐ฎ๐ป๐ด๐ฎ๐ป ๐๐ผ๐ธ๐ฎ๐น
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Provinsi Bali, A.A. Sagung Mas Dwipayani, turut memberikan pemahaman tentang pentingnya peran orangtua dalam mengawal pola asuh anak di usia emas (0โ5 tahun).
Sagung mengimbau orangtua agar membatasi penggunaan gadget pada anak-anak. Kebiasaan ini dinilai dapat berdampak buruk pada kesehatan serta membentuk karakter yang kurang baik di masa depan.
โPola asuh yang tepat akan menentukan kualitas generasi ke depan. Mari kita lebih bijak dalam mendampingi anak,โ tuturnya.
Selain edukasi, rangkaian kunjungan ini juga diisi dengan peninjauan demonstrasi memasak olahan pangan lokal. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Nangun Sat Kerthi Loka Bali di Desa Kintamani yang bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan bahan pangan daerah.
Sebagai penutup dan bentuk aksi sosial, TP PKK Provinsi Bali menyerahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat di ketiga lokasi tersebut. Bantuan yang disalurkan meliputi 6.000 kilogram beras, 400 krat (12.000 butir) telur, serta 400 kotak susu.
Melalui kegiatan terpadu ini, para kader PKK diharapkan dapat menjadi motor penggerak perubahan di desa masing-masing sekaligus teladan dalam penerapan pola hidup sehat dan peduli lingkungan (aa).





