๐๐ฎ๐น๐ถ๐ฝ๐๐๐๐ฎ๐ธ๐ฎ๐ป๐ฒ๐๐.๐ฐ๐ผ๐บ, ๐๐๐น๐ฒ๐น๐ฒ๐ป๐ด – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Bali, Ibu Putri Suastini Koster, mengajak masyarakat Kabupaten Buleleng untuk mulai disiplin mengelola sampah langsung dari sumbernya.
Langkah ini dinilai sebagai fondasi penting untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memastikan keberlanjutan ekosistem di Pulau Dewata.
Ajakan tersebut ditekankan oleh Ibu Putri Koster saat memimpin Aksi Sosial TP PKK Provinsi Bali bertajuk โBergerak dan Berbagiโ yang diselenggarakan di tiga desa di Kabupaten Buleleng, yakni Desa Pengulon (Kecamatan Gerokgak), Desa Busungbiu (Kecamatan Busungbiu), dan Desa Gunung Sari (Kecamatan Seririt), pada Jumat (6/3/2026).
Menurut Ibu Putri Koster, kehadiran TP PKK Provinsi Bali tidak sebatas untuk mendistribusikan bantuan sosial, melainkan sebagai motor penggerak partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan, khususnya program Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS).
โDalam kegiatan aksi sosial ini saya membawa oleh-oleh untuk masyarakat. Kami datang menjalankan program TP PKK, yaitu Bergerak dan Berbagi,โ ujarnya saat menyapa warga di Desa Pengulon.
๐ฃ๐ฒ๐ฟ๐ฎ๐ป ๐ฃ๐ฒ๐ป๐๐ถ๐ป๐ด ๐๐ฏ๐ ๐ฅ๐๐บ๐ฎ๐ต ๐ง๐ฎ๐ป๐ด๐ด๐ฎ
Ia berharap desa-desa yang menjadi lokasi aksi sosial ini dapat menjadi proyek percontohan (pilot project) dalam penerapan manajemen sampah berbasis sumber.
Sebagai organisasi penggerak, Ibu Putri Koster mengingatkan bahwa kader PKK, yang mayoritasnya adalah ibu rumah tangga, memiliki peran krusial di garda terdepan. Kader yang terstruktur dari tingkat provinsi hingga dasa wisma ini diharapkan terus aktif di bidang pendidikan, sosial, lingkungan, hingga pemberdayaan keluarga.
โLangkah pertama yang harus kita lakukan adalah mengubah pola pikir agar urusan sampah dapat ditangani secara berkelanjutan, sehingga masyarakat tidak lagi kebingungan mencari tempat pembuangan sampah,โ tegas Ibu Putri.
“Mari bantu perbekel (kepala desa) untuk menyukseskan berbagai program di desa,” tambahnya.

๐๐ฒ๐ป๐๐ถ๐ธ๐ฎ๐ป ๐ฆ๐ถ๐๐๐ฒ๐บ ๐๐๐บ๐ฝ๐๐น-๐๐ป๐ด๐ธ๐๐-๐๐๐ฎ๐ป๐ด
Hal senada diungkapkan oleh Sekretaris I TP PKK Provinsi Bali, Ibu Seniasih Giri Prasta. Ia mengingatkan bahwa kesehatan masyarakat memiliki korelasi yang sangat kuat dengan kondisi lingkungan tempat tinggal mereka.
โKesadaran kecil yang kita miliki adalah kunci keberhasilan sebuah program, terutama dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Karakter seseorang juga akan terlihat dari lingkungan atau halaman tempat tinggal yang bersih dan tertata,โ ungkap Ibu Seniasih.
Pihaknya juga mendorong masyarakat untuk mulai memilah sampah organik dan anorganik dari dapur sendiri, serta mengikuti arahan kepala desa. Dengan demikian, sistem penanganan sampah konvensional berupa kumpul-angkut-buang dapat dihentikan secara bertahap, dan masalah sampah tercecer atau hanyut ke sungai dapat diminimalisasi.
๐ฆ๐ฎ๐น๐๐ฟ๐ธ๐ฎ๐ป ๐ฅ๐ฎ๐๐๐๐ฎ๐ป ๐ฃ๐ฎ๐ธ๐ฒ๐ ๐ฆ๐ฒ๐บ๐ฏ๐ฎ๐ธ๐ผ ๐ฑ๐ฎ๐ป ๐๐ฎ๐๐ฎ๐ป๐ฎ๐ป ๐๐ฟ๐ฎ๐๐ถ๐
Dalam aksi sosial di tiga lokasi tersebut, TP PKK Provinsi Bali menyerahkan masing-masing 50 paket bantuan yang menyasar balita, ibu hamil, penyandang disabilitas, dan kader PKK. Setiap paket berisi 30 kilogram beras, dua krat telur, dan dua kotak susu.
Kegiatan ini juga didukung penuh oleh sinergi berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Bali yang turut menyalurkan bantuan, antara lain:
โข Dinas Kelautan dan Perikanan: 50 paket Gemarikan (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan).
โข Dinas Sosial P3A: 10 paket sembako untuk kelompok lanjut usia (lansia).
โข Dinas Kesehatan & IBI Bali: Distribusi multivitamin dan susu bagi ibu hamil serta balita.
โข Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan: Bantuan 50 paket telur dan 1.000 bibit tanaman cabai.
โข Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup: 50 bibit pohon produktif (durian, alpukat, dan jambu kristal).
Selain distribusi bantuan fisik, acara ini dirangkaikan dengan layanan masyarakat gratis. Layanan tersebut meliputi vaksinasi rabies, pemeriksaan kesehatan dan skrining penyakit tidak menular oleh RS Bali Mandara, serta bimbingan teknis dan demo masak pangan lokal oleh Bali Chef Community yang difasilitasi Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali (aa).





