Gubernur Koster berharap dengan hadirnya sepeda listrik dapat mendukung segala upaya Pemprov Bali dalam mewujudkan alam Bali yang bebas polusi. Visi untuk menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya merupakan visi yang digali dari kearifan lokal Bali. Di mana hidup harus semimbang, saling menghormati, mengasihi dan hidup harmonis dengan alam.
Ditegaskan, sebagai bentuk komitmennya mewujudkan lingkungan alam yang bersih dan bebas polusi, Gubernur Koster juga telah mengambil beberapa kebijakan terkait dengan pertanian organik, layanan penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai. Di samping juga perlindungan terhadap danau, mata air, sungai, laut dan layanan kesehatan tradisional Bali.
Pada Kesempatan itu, Gubernur Koster juga mengapresiasi dan mendorong kegiatan ini menumbuhkan partisipasi masyarakat untuk mensosialisasikan dan memasyarakatkan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali untuk menuju alam yang bersih, dengan menggunakan sarana kebutuhan kehidupan sehari-hari, seperti transportasi yang ramah lingkungan. Di samping mengajak semua komponen masyarakat untuk beralih penggunaan bahan bakar kendaraan dari yang fosil ke yang ramah lingkungan.
Gubernur Koster juga berharap komunitas seperti ini terus digalang dan dibangkitkan di seluruh Bali, karena ke depannya untuk wilayah-wilayah tertentu agar sudah mulai menggunakan tranportasi yang menggunakan listrik. Dengan kegiatan ini, diharapkan menjadi spirit dan menggerakkan semua pihak untuk bersama-sama mengikuti kebijakan pemerintah, dan dijadikan momentum untuk bisa menjadikan Provinsi Bali sebagai sorotan dan percontohan bagi provinsi lain di Indonesia.
“Sudah saatnya kita berubah ke pola hidup baru yang lebih bersih dan nyaman, bahkan juga menjadi tambahan daya tarik wisata bagi Provinsi Bali sendiri, menuju pariwisata yang sehat dan pariwisata yang berkualias,“ kata Gubernur Koster.






Discussion about this post