𝗕𝗮𝗹𝗶𝗽𝘂𝘀𝘁𝗮𝗸𝗮𝗻𝗲𝘄𝘀.𝗰𝗼𝗺, 𝗗𝗲𝗻𝗽𝗮𝘀𝗮𝗿 – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali menegaskan komitmennya untuk mengarahkan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) agar memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan, setiap kebijakan yang dijalankan pemerintah daerah saat ini tidak lagi hanya bertumpu pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi diarahkan pada penguatan ekonomi kerakyatan.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya diukur dari angka pertumbuhan ekonomi secara makro. Pembangunan yang sejati adalah ketika manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di tingkat bawah.
“Yang paling penting bukan hanya angka pertumbuhan ekonomi, tetapi bagaimana masyarakat merasakan manfaatnya secara langsung,” ujar Gubernur Koster.
Gubernur Koster menjelaskan, APBD harus mampu menjadi motor penggerak ekonomi dari akar rumput. Oleh karena itu, program-program Pemprov Bali saat ini dirancang secara khusus untuk memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), menciptakan lapangan kerja baru, serta mendorong perputaran ekonomi di desa.
“APBD harus bekerja untuk rakyat. Itu prinsip yang kami pegang dalam setiap kebijakan,” tegasnya.
𝗞𝗲𝘀𝗲𝗶𝗺𝗯𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗝𝗮𝗻𝗴𝗸𝗮 𝗣𝗲𝗻𝗱𝗲𝗸 𝗱𝗮𝗻 𝗣𝗮𝗻𝗷𝗮𝗻𝗴
Di tengah berbagai pandangan publik terkait arah pembangunan daerah, Pemprov Bali memastikan bahwa pembangunan infrastruktur strategis tetap berjalan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga daya saing dan keberlanjutan ekonomi Bali dalam jangka panjang.
Pemprov Bali menilai bahwa kunci utama terciptanya pertumbuhan ekonomi yang inklusif adalah dengan menjaga keseimbangan. Pembangunan harus mampu menjawab kebutuhan mendesak masyarakat saat ini, sekaligus mempersiapkan infrastruktur yang mumpuni untuk menghadapi tantangan masa depan.
“Pembangunan yang dilakukan harus memberikan manfaat hari ini, sekaligus menjadi fondasi yang kuat untuk Bali ke depan,” tambah Gubernur Koster.
Dengan pendekatan ganda tersebut, Pemprov Bali berharap setiap kebijakan yang dikeluarkan tidak hanya terlihat indah dalam catatan statistik, tetapi benar-benar membawa perubahan nyata bagi taraf hidup masyarakat luas di Pulau Dewata (aa).





