๐๐ฎ๐น๐ถ๐ฝ๐๐๐๐ฎ๐ธ๐ฎ๐ป๐ฒ๐๐.๐ฐ๐ผ๐บ, ๐๐ฒ๐ป๐ฝ๐ฎ๐๐ฎ๐ฟ – Gubernur Bali Wayan Koster mendorong terwujudnya kolaborasi riset yang kuat antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali dan seluruh perguruan tinggi di Pulau Dewata.
Pesan ini disampaikannya saat menghadiri pelantikan Rektor Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar, I Ketut Sukewati Lanang Putra Perbawa, di Auditorium Saraswati Unmas Denpasar, Sabtu (21/2).
Gubernur Koster mengapresiasi konsistensi Unmas Denpasar dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Namun, ia menyoroti pentingnya memastikan hasil penelitian akademis tidak berhenti di atas kertas.
“Kami ingin mulai tahun ini ada sinergi antara Pemerintah Provinsi Bali dengan perguruan tinggi se-Bali agar hasil riset benar-benar bermanfaat bagi pembangunan daerah,” ujar Gubernur Koster dalam sambutannya.

๐๐๐ธ๐ฎ๐ป ๐ฆ๐ฒ๐ธ๐ฎ๐ฑ๐ฎ๐ฟ ๐ฆ๐๐ฎ๐ฟ๐ฎ๐ ๐๐ฑ๐บ๐ถ๐ป๐ถ๐๐๐ฟ๐ฎ๐๐ถ๐ณ
Gubernur Koster menegaskan, penelitian yang dihasilkan oleh perguruan tinggi semestinya tidak hanya berakhir sebagai pemenuhan syarat administratif untuk kenaikan jabatan fungsional dosen. Riset tersebut harus memberikan dampak dan manfaat nyata bagi perumusan kebijakan pemerintah serta kesejahteraan masyarakat luas.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemprov Bali akan melibatkan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Bali sebagai leading sector. Program kolaborasi yang ditargetkan mulai berjalan pada pertengahan tahun ini akan menghubungkan program studi di berbagai kampus dengan instansi pemerintah yang relevan.
Sebagai contoh, riset dari fakultas kedokteran akan disinergikan dengan Dinas Kesehatan Provinsi Bali. Sementara itu, kajian di bidang pertanian, peternakan, hingga lingkungan hidup akan diintegrasikan dengan perangkat daerah sesuai kebutuhan di lapangan.
๐๐ถ๐น๐ถ๐ฏ๐ฎ๐๐ธ๐ฎ๐ป ๐จ๐ฟ๐๐ ๐ฆ๐ฎ๐บ๐ฝ๐ฎ๐ต ๐ต๐ถ๐ป๐ด๐ด๐ฎ ๐๐ธ๐ผ๐๐ถ๐๐๐ฒ๐บ
Lebih jauh, Pemprov Bali saat ini tengah mematangkan konsep integrasi Tri Dharma Perguruan Tinggi agar dampaknya dapat dirasakan dari hulu hingga hilir. Melalui skema ini, seluruh elemen civitas akademikaโmulai dari rektor, dosen, hingga mahasiswaโdiharapkan turun langsung mengidentifikasi dan menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat.
Secara khusus, Gubernur Koster mendorong setiap kampus di Bali untuk mampu mengelola sampahnya secara mandiri melalui inovasi yang berkelanjutan.
Menurutnya, upaya pelestarian lingkungan, penghijauan, dan penguatan ekosistem adalah bagian tak terpisahkan dari Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun demi menjaga keberlanjutan alam untuk generasi mendatang.
Pada kesempatan yang sama, Rektor Unmas Denpasar yang baru dilantik, I Ketut Sukewati Lanang Putra Perbawa, menyampaikan rasa syukurnya atas kehadiran langsung Gubernur Bali. Rektor keempat sejak Unmas berdiri pada tahun 1963 ini menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu kampus yang berada di bawah naungan LLDIKTI Wilayah VIII tersebut agar tetap berlandaskan pada nilai-nilai budaya (red/aa).





