𝗗𝗲𝗻𝗽𝗮𝘀𝗮𝗿 – Gubernur Bali Wayan Koster menerima undangan sebagai pembicara pada Nusa Dua Forum 2026, sebuah forum investasi internasional yang akan digelar di The St. Regis Bali Resort, Nusa Dua, Kabupaten Badung, Kamis (17/7/2026).
Undangan tersebut disampaikan langsung oleh Publisher & Chief Executive South China Morning Post (SCMP) Tammy Tam dalam sebuah audiensi di Jayasabha, Denpasar, Rabu (16/7). Forum ini merupakan hasil kolaborasi antara SCMP dan Danantara Indonesia.
Nusa Dua Forum 2026 dirancang sebagai jembatan strategis yang menghubungkan pusat modal utama Asia, seperti Hong Kong dan kawasan Greater Bay Area, dengan pasar berkembang di Asia Tenggara, khususnya Indonesia. Forum berskala eksklusif ini hanya akan diikuti oleh 80 hingga 100 peserta terpilih yang terdiri dari pemilik kelompok usaha keluarga, investor institusional, pengelola sovereign wealth fund, serta pengambil keputusan investasi dari berbagai negara Asia.
Kehadiran Wayan Koster dinilai penting karena Bali di bawah kepemimpinannya aktif mendorong pembangunan berkelanjutan yang berbasis budaya, lingkungan, dan ekonomi hijau. Provinsi Bali kini memiliki Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun (2025-2125) yang menempatkan Pulau Dewata sebagai pusat peradaban dunia berbasis nilai-nilai budaya Bali dengan visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali”.
“Investasi yang masuk ke Bali harus sejalan dengan prinsip pembangunan yang menjaga keseimbangan alam, manusia, dan kebudayaan Bali sesuai filosofi Sad Kerthi,” tegas Koster. Ia menilai Nusa Dua Forum menjadi momentum penting untuk memperkenalkan arah pembangunan Bali kepada investor global sekaligus membuka peluang kerja sama berkualitas dan berkelanjutan.
Forum ini akan menghadirkan sejumlah tokoh penting, antara lain Deputi Sekretaris Kehakiman Pemerintah HKSAR Horace Cheung, CEO Blue Pool Capital Oliver Weisberg, CEO Hong Kong Investment Corporation Clara Chan, serta Presiden Gaw Capital Kenneth Gaw. Dari Indonesia, CEO Danantara Indonesia merangkap Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani dan Deputy CEO MNC OTT Network Clarissa Tanoesoedibjo dikonfirmasi hadir.
Agenda forum mencakup sesi keynote bertajuk “Bridging Mandates: What Sovereign Capital and Private Wealth Can Learn From Each Other” serta pleno “Capital Crossroads – Sovereign Capital as Catalyst”. Diskusi panel akan membahas peluang investasi Indonesia bagi investor Asia, industri kecerdasan buatan, rantai pasok baterai, pengembangan ASEAN Power Grid, hingga peran generasi penerus dalam mengelola modal keluarga di Asia.
Penyelenggaraan forum ini semakin memperkuat posisi Bali sebagai pusat pertemuan global yang tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata dunia, tetapi juga sebagai ruang dialog strategis untuk investasi, ekonomi hijau, dan transformasi digital di kawasan Asia Pasifik. (AA)





