• Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Profile
  • Pedoman Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Sunday, November 8, 2026
Balipustakanews
  • Home
  • News
  • Bali
  • Teknologi
  • Ekbis
  • Health
  • Hiburan
  • Seni & Budaya
  • Lifestyle
  • Seksologi
  • Zodiak
  • Opini
  • Review
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bali
  • Teknologi
  • Ekbis
  • Health
  • Hiburan
  • Seni & Budaya
  • Lifestyle
  • Seksologi
  • Zodiak
  • Opini
  • Review
No Result
View All Result
Balipustakanews
Home Bali

Bapanas Mendorong Warga untuk Menanam dan Mengkonsumsi Sorgum demi Menekan Impor Beras

Tim Redaksi by Tim Redaksi
March 30, 2024
in Bali, Buleleng, News
Bapanas Mendorong Warga untuk Menanam dan Mengkonsumsi Sorgum demi Menekan Impor Beras
Share Share Share

Balipustakanews.com, Buleleng – Badan Pangan Nasional (Bapanas) meminta masyarakat menanam dan mengonsumsi sorgum sebagai alternatif pangan pengganti beras. Penanaman dan konsumsi sorgum juga sebagai upaya untuk menekan impor beras.

Deputi III Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas Andriko Noto Susanto mengatakan sorgum diharapkan bisa menjadi sumber pangan masa depan selain beras dan tepung terigu.

“Ke depan kami harapkan sorgum menjadi pangan yang baik di masa depan,” kata Andriko saat ikut memanen sorgum di Desa Telaga, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, Bali, Jumat (29/3).

ArtikelTerhubung

Bantu Warga Bangkit dari Musibah, Giri Prasta Salurkan Bantuan Sosial di Jembrana

Bantu Warga Bangkit dari Musibah, Giri Prasta Salurkan Bantuan Sosial di Jembrana

November 7, 2026
Giri Prasta Salurkan Bantuan untuk 27 Petani Gagal Panen di Jembrana, Dorong Perbaikan Irigasi

Giri Prasta Salurkan Bantuan untuk 27 Petani Gagal Panen di Jembrana, Dorong Perbaikan Irigasi

November 7, 2026

Andriko menilai selama ini Indonesia terlalu fokus dengan dua jenis bahan pokok, yakni beras dan terigu. Akhirnya beban beras dan terigu itu luar biasa berat.

“Di satu sisi, kita dihadapkan dengan alih fungsi lahan. Tingkat produktivitas lahan yang mulai rendah, dan sumber daya air yang mulai berkurang. Tapi di sisi lain konsumsi kita meningkat, penduduk kita meningkat, sehingga kalau bebannya cuma dua kita dalam kondisi yang berbahaya,” imbuhnya.

Andriko melanjutkan, sebenarnya ketersediaan beras di Indonesia aman, namun harganya memang lebih mahal. Hal itu karena jumlah produksi beras dalam negeri tidak sebanding dengan konsumsi beras yang semakin meningkat sehingga pemerintah harus mengimpor sebagian beras dari luar negeri.

Oleh karena itu, penanaman sorgum kini sedang digalakan agar konsumsi beras dapat ditekan. Nantinya hal itu bisa mengurangi impor beras dari luar.

“Kondisi beras seluruh Indonesia kita cukup. Cuma harganya naik karena memang sarana inputnya juga naik. Sebagian ditopang dengan impor. Kami pengen impornya diturunkan. Berarti konsumsinya (beras) kita turunkan, dengan cara mengganti dengan sorgum. Jadi ada substitusi selain beras,” jelasnya.

Saat ini, kata Andriko, pertanian sorgum sudah berkembang di sejumlah daerah di Indonesia seperti Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga Jawa Timur (Jatim), termasuk di Bali, salah satunya berada di Desa Telaga. Lahan seluas 2 hektare yang dulunya kurang produktif di Desa Telaga telah ditanami sorgum sejak tahun lalu dan kini sudah bisa dipanen.

Ia menjelaskan kelebihan sorgum dari pangan lainnya, yakni bisa ditanam di lahan yang kering dan kurang subur. Ia berharap lahan yang ditanami sorgum di Kabupaten Buleleng bisa semakin meluas dengan melihat potensi yang ada.

“Kita tidak mengarahkan untuk berkompetisi dengan padi. Tetap ditanami padi pada saat air cukup. Tapi setelah itu ditanami sorgum pada saat sudah tidak memungkinkan lagi ditanami padi atau potensi panennya rendah. Karena kita butuhkan dua-duanya,” katanya.

Bapanas, kata Andriko, akan men-support peralatan untuk mengolah sorgum kepada petani agar bisa diolah menjadi aneka macam produk olahan, seperti tepung dan beras sorgum. Produk olahan tersebut nantinya bisa diserap oleh konsumen.

“Dari pelaku usaha dia menjadi buyernya. Hulunya ditanam dengan baik, tengahnya diolah dengan baik, hilirnya diserap pasar dengan baik sehingga petani dapat keuntungan,” jelas Andriko.

Salah satu petani sorgum di Desa Telaga Wayan Suarjana mengatakan dulunya lahan tersebut ditanami padi. Namun karena hasilnya kurang bagus, akhirnya pihaknya mencoba beralih menanam sorgum.

Ia mengatakan ada tiga petani yang ikut menanam sorgum. Sorgum itu mulai ditanam sejak Desember 2023 dan sekarang sudah bisa dipanen untuk pertama kalinya. Jika panen sorgumnya memuaskan, Suarjana mengaku akan melanjutkannya di tahun-tahun berikutnya.

“Sudah ada pembelinya. Bagaimana cara pengolahannya sudah ada. Kalau cocok hasilnya kami teruskan sorgumnya, lebih susah padi pengerjaanya, sorgum lebih ringan. Di sini cuma tiga petani,” katanya.

Konsultan Pertanian dari Buleleng I Nengah Suparna mengatakan sampai tahun ini sudah ada 30 hektar lahan di Gumi Panji Sakti yang sudah ditanami sorgum. Sebarannya ada di Kecamatan Kubutambahan, Kecamatan Sawan, Kecamatan Seririt, dan Kecamatan Busungbiu. Namun nantinya penanaman akan difokuskan di Kecamatan Seririt dan Busungbiu, melihat ketersediaan lahan dan animo masyarakat.

“Pemasaran sampai hari ini masih sangat kekurangan sebenarnya. Tapi kami sudah bekerjasama dengan beberapa buyer, cuma harapan kami tidak menjual dalam bentuk gabah tapi bisa dikonsumsi hasil produksi masyarakat itu sendiri. Kemudian olahannya baru kami jual. Jadi harapannya bisa dikonsumsi oleh masyarakat lokal,” harapnya. (PR/DTK)

ShareSendTweet
Next Post
SDN Sibetan Karangasem Dibobol Maling, Sound System Raib

SDN Sibetan Karangasem Dibobol Maling, Sound System Raib

Discussion about this post

Bantu Warga Bangkit dari Musibah, Giri Prasta Salurkan Bantuan Sosial di Jembrana
Bali

Bantu Warga Bangkit dari Musibah, Giri Prasta Salurkan Bantuan Sosial di Jembrana

by Tim Redaksi
November 7, 2026
0

𝗝𝗲𝗺𝗯𝗿𝗮𝗻𝗮, 𝗕𝗮𝗹𝗶𝗽𝘂𝘀𝘁𝗮𝗸𝗮𝗻𝗲𝘄𝘀.𝗰𝗼𝗺 — Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menyerahkan bantuan sosial senilai Rp98 juta kepada tiga warga yang...

Read more
Giri Prasta Salurkan Bantuan untuk 27 Petani Gagal Panen di Jembrana, Dorong Perbaikan Irigasi
Bali

Giri Prasta Salurkan Bantuan untuk 27 Petani Gagal Panen di Jembrana, Dorong Perbaikan Irigasi

November 7, 2026
Di Tengah Wacana Pergantian Gibran, Prabowo Dihadapkan pada Pilihan Politik yang Rumit
Nasional

Jokowi Mulai Kehilangan Kesaktian Politiknya? Ari Junaedi Ungkap Ancaman Besar Menuju 2029!

November 6, 2026
Balipustakanews

Berita Online Bali Terkini & Terpercaya Berita Ekonomi, Bisnis, Wisata, Budaya Bali, Politik, Teknologi, Hukum, Kriminal, Pendidikan di Bali, Nasional & Dunia

Follow Us

Kategori Berita

  • Apps
  • Arak Bali
  • Automotive
  • Badung
  • Bahan Pokok
  • Bali
  • Bangli
  • Bawaslu badung
  • Bisnis
  • Buleleng
  • COK ACE
  • Covid 19
  • Denpasar
  • Edukasi
  • Ekbis
  • Fashion
  • FIFA-U20
  • Film
  • Gadget
  • Gaming
  • Gianyar
  • Gubernur Bali
  • Hari Pahlawan
  • Health
  • Health
  • Hiburan
  • Hukrim
  • I Gusti Ngurah Rai
  • Investasi dan Perekonomian Bali
  • Jakarta
  • Jembrana
  • Jepang
  • Karangasem
  • Kawasan Pura Besakih
  • KBLBB
  • KDRT
  • Kebakaran TPA
  • Kios Pedagang
  • Klungkung
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Liga Kampung
  • Mangupura
  • Margarana
  • Medan
  • Musik
  • Nasional
  • News
  • Ngayah
  • Ny putri koster
  • Opini
  • Pahlawan
  • Paritrana Award 2023
  • Pemilu
  • Pemilu 2024
  • Pemprov Bali
  • Penanganan Sampah
  • Pendidikan
  • Pengolahan Sampah
  • Perda Provinsi Bali
  • Perkemahan Pramuka
  • Perlindungan Anak
  • Pilpres 2024
  • Pj Gubernur Bali
  • Politik
  • Posyandu
  • Pramuka
  • Presiden RI
  • Program Pengelolaan sampah berbasis sumber
  • Pulau Samosir
  • Pura Agung Besakih
  • Review
  • Seksologi
  • Seni & Budaya
  • senimam
  • SP4M-LAPOR
  • Sports
  • Startup
  • Stunting
  • Tabanan
  • Teknologi
  • TP PKK
  • Travel
  • U – 20
  • UMKM
  • Warisan Leluhur
  • World
  • Zodiak

Berita Terbaru

Bantu Warga Bangkit dari Musibah, Giri Prasta Salurkan Bantuan Sosial di Jembrana

Bantu Warga Bangkit dari Musibah, Giri Prasta Salurkan Bantuan Sosial di Jembrana

November 7, 2026
Giri Prasta Salurkan Bantuan untuk 27 Petani Gagal Panen di Jembrana, Dorong Perbaikan Irigasi

Giri Prasta Salurkan Bantuan untuk 27 Petani Gagal Panen di Jembrana, Dorong Perbaikan Irigasi

November 7, 2026
Di Tengah Wacana Pergantian Gibran, Prabowo Dihadapkan pada Pilihan Politik yang Rumit

Jokowi Mulai Kehilangan Kesaktian Politiknya? Ari Junaedi Ungkap Ancaman Besar Menuju 2029!

November 6, 2026
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Profile
  • Pedoman Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2020 Balipustakanews - Berita Bali Terkini & Terpercaya

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bali
  • Teknologi
  • Ekbis
  • Health
  • Hiburan
  • Seni & Budaya
  • Lifestyle
  • Seksologi
  • Zodiak
  • Opini
  • Review

© 2020 Balipustakanews - Berita Bali Terkini & Terpercaya