𝗕𝗮𝗹𝗶𝗽𝘂𝘀𝘁𝗮𝗸𝗮𝗻𝗲𝘄𝘀.𝗰𝗼𝗺, 𝗕𝘂𝗹𝗲𝗹𝗲𝗻𝗴 – Dunia seni dan budaya Bali tengah diselimuti awan duka. Maestro musik sekaligus legenda seni asal Kabupaten Buleleng, Jro Mangku Made Arsana, atau yang lebih akrab disapa Sonok, telah meninggal dunia pada Sabtu (4/4/2026).
Kepergian sosok pahlawan seni ini meninggalkan rasa kehilangan yang mendalam bagi para insan seni, budayawan, dan pencinta musik di Pulau Dewata.
𝗧𝗼𝗸𝗼𝗵 𝗱𝗶 𝗕𝗮𝗹𝗶𝗸 𝗞𝗲𝘀𝘂𝗸𝘀𝗲𝘀𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗻𝘆𝗮𝗻𝘆𝗶 𝗟𝗼𝗸𝗮𝗹
Semasa hidupnya, Jro Mangku Made Arsana dikenal bukan sekadar pemusik biasa, melainkan tokoh sentral di balik perkembangan pesat musik pop Bali, khususnya di wilayah Buleleng.
Tangan dinginnya terbukti sukses mengorbitkan banyak penyanyi lokal. Berkat sentuhan karyanya, talenta-talenta Buleleng berhasil menembus panggung yang lebih luas hingga bersinar sebagai bintang radio di tingkat nasional pada masanya.
𝗣𝗲𝗹𝗼𝗽𝗼𝗿 𝗞𝗼𝗹𝗮𝗯𝗼𝗿𝗮𝘀𝗶 𝗣𝗼𝗽 𝗱𝗮𝗻 𝗚𝗮𝗺𝗲𝗹𝗮𝗻
Salah satu sumbangsih terbesar almarhum bagi dunia seni adalah inovasinya yang brilian. Ia tercatat sebagai pelopor yang berani mengangkat musik Pop Bali lewat kolaborasi modern dengan alunan instrumen gamelan tradisional.
Berkat terobosan tersebut, Kabupaten Buleleng kerap menorehkan prestasi gemilang. Salah satu puncaknya adalah keberhasilan kontingen Buleleng menyabet gelar juara dalam ajang kebudayaan tahunan terbesar di Bali, yakni Pesta Kesenian Bali (PKB).
Dedikasi tinggi serta musikalitasnya yang mumpuni membuat Jro Mangku Made Arsana sering dipercaya menjadi dewan juri dalam berbagai festival lagu, baik di tingkat kabupaten maupun Provinsi Bali.
𝗔𝗯𝗱𝗶 𝗡𝗲𝗴𝗮𝗿𝗮 𝗱𝗮𝗻 𝗪𝗮𝗿𝗶𝘀𝗮𝗻 𝗦𝗮𝗻𝗴 𝗠𝗮𝗲𝘀𝘁𝗿𝗼
Di luar dedikasinya pada gemerlap panggung seni, almarhum rupanya juga merupakan seorang abdi negara. Ia tercatat sebagai purnatugas atau pensiunan pegawai di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Buleleng (yang kini bernama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang/PUPR Kabupaten Buleleng).
Kini, darah seni dan kecintaan almarhum pada dunia musik diwariskan kepada sang putra, Gede Kurniawan. Mengikuti jejak sang ayah, Gede dikenal publik sebagai seniman musik berprestasi. Salah satu pencapaian tertingginya adalah sukses menyabet gelar juara kategori cipta lagu dalam ajang pencarian bakat bergengsi nasional, Akademi Fantasi Indosiar (AFI).
Sosok Jro Mangku Made Arsana mungkin telah berpulang, namun karya, inovasi, serta jasa besarnya dalam memajukan musik Bali akan terus hidup dan dikenang sepanjang masa.
Selamat jalan, Maestro. Bahagialah di alam keabadian (aa).





