๐๐ฎ๐น๐ถ๐ฝ๐๐๐๐ฎ๐ธ๐ฎ๐ป๐ฒ๐๐.๐ฐ๐ผ๐บ, ๐๐ฎ๐ฟ๐ฎ๐ป๐ด๐ฎ๐๐ฒ๐บ – Tim Pembina (TP) Posyandu Provinsi Bali menggelar aksi sosial bertajuk “Membina dan Berbagi” yang menyasar 117 kader Posyandu di Kecamatan Abang dan Kubu, Kabupaten Karangasem, Bali, pada Senin (2/3/2026). Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum sosialisasi mengenai transformasi peran Posyandu di tengah masyarakat.
Ketua TP Posyandu Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, menjelaskan bahwa tugas kader Posyandu kini semakin luas. Melalui enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), pelayanan Posyandu tidak lagi berfokus pada kesehatan semata, tetapi juga mencakup bidang pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat, serta ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat.
โTugas kader Posyandu pada intinya adalah mencatat berbagai permasalahan yang ada di masyarakat untuk selanjutnya disampaikan kepada pemerintah desa,โ ujar Ibu Putri Koster.
Pada tahun pertama pembentukan TP Posyandu ini, Ibu Putri menekankan pentingnya penataan kelembagaan dari tingkat provinsi hingga desa atau banjar. Ia berharap seluruh kader dapat memahami tugas dan fungsi di bidangnya masing-masing.
“Saya berharap Posyandu di setiap desa dapat mengawal kebutuhan masyarakat serta membantu pemerintah desa dan daerah dalam mewujudkan pembangunan, sekaligus menyosialisasikannya kepada masyarakat,” jelasnya.
๐๐ฒ๐ฑ๐๐ฑ๐๐ธ๐ฎ๐ป ๐๐ถ๐ป๐ถ ๐ฆ๐ฒ๐๐ฎ๐ฟ๐ฎ ๐ฃ๐๐
Sementara itu, Pengarah TP Posyandu Provinsi Bali, Anom Agustina, memaparkan adanya perubahan mendasar pada kedudukan Posyandu berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu.
Jika sebelumnya Posyandu berstatus sebagai Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM) di bawah binaan Kementerian Kesehatan, kini kedudukannya telah bertransformasi menjadi Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD).
โDengan demikian, kedudukan Posyandu saat ini setara dengan PKK. Secara kelembagaan, Posyandu memiliki tim pembina dan pengurus mulai dari tingkat pusat hingga desa,โ papar Anom.
Dalam struktur baru tersebut, para kader bertindak sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam memberikan layanan sekaligus sosialisasi langsung ke akar rumput sesuai dengan enam SPM Posyandu.
๐ฃ๐ฒ๐ป๐๐ฎ๐น๐๐ฟ๐ฎ๐ป ๐๐ฎ๐ป๐๐๐ฎ๐ป ๐ฆ๐ฒ๐บ๐ฏ๐ฎ๐ธ๐ผ
Sebagai wujud apresiasi dan dukungan, dalam aksi sosial tersebut TP Posyandu Provinsi Bali menyalurkan bantuan kepada 117 kader. Rinciannya, 63 paket sembako diserahkan kepada kader Posyandu di Desa Dukuh (Kecamatan Kubu) dan 54 paket untuk kader di Desa Tista (Kecamatan Abang).
Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua TP Posyandu Provinsi Bali yang turut didampingi oleh Ketua TP Posyandu Kabupaten Karangasem. Setiap kader menerima paket bantuan gizi keluarga berupa 30 kilogram beras, dua krat telur, dan dua kotak susu (aa).





