<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Peluncuran Haluan Pembangunan Bali Masa Depan &#8211; Balipustakanews</title>
	<atom:link href="https://balipustakanews.com/tag/peluncuran-haluan-pembangunan-bali-masa-depan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://balipustakanews.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 Aug 2023 12:16:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.4.19</generator>

<image>
	<url>https://balipustakanews.com/wp-content/uploads/2020/07/cropped-favicon-balipustakanews-32x32.png</url>
	<title>Peluncuran Haluan Pembangunan Bali Masa Depan &#8211; Balipustakanews</title>
	<link>https://balipustakanews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Peluncuran Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru 2025 &#8211; 2125 Gubernur Bali Wayan Koster Uraikan Rumusan Bali Tempo Dulu</title>
		<link>https://balipustakanews.com/peluncuran-haluan-pembangunan-bali-masa-depan-100-tahun-bali-era-baru-2025-2125-gubernur-bali-wayan-koster-uraikan-rumusan-bali-tempo-dulu/</link>
					<comments>https://balipustakanews.com/peluncuran-haluan-pembangunan-bali-masa-depan-100-tahun-bali-era-baru-2025-2125-gubernur-bali-wayan-koster-uraikan-rumusan-bali-tempo-dulu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Jul 2023 12:16:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[100 Tahun Bali Era Baru 2025-2125]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Kebudayaan Bali Tempo Dulu]]></category>
		<category><![CDATA[menguraikan Rumusan Bali Tempo Dulu]]></category>
		<category><![CDATA[Peluncuran Haluan Pembangunan Bali Masa Depan]]></category>
		<category><![CDATA[Wayan Koster]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://balipustakanews.com/?p=21539</guid>

					<description><![CDATA[<p>BALIPUSTAKANEWS, DENPASAR &#8211; Gubernur Bali, Wayan Koster didampingi Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Ny. Putri Suastini Koster dan Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra menyampaikan Pidato Peluncuran Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru 2025-2125 di Panggung Ardha Candra, Taman Provinsi Bali tepat pada, Rahina Sugihan Bali, Jumat [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/peluncuran-haluan-pembangunan-bali-masa-depan-100-tahun-bali-era-baru-2025-2125-gubernur-bali-wayan-koster-uraikan-rumusan-bali-tempo-dulu/">Peluncuran Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru 2025 &#8211; 2125 Gubernur Bali Wayan Koster Uraikan Rumusan Bali Tempo Dulu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BALIPUSTAKA<em>NEWS,</em> DENPASAR &#8211; </strong>Gubernur Bali, Wayan Koster didampingi Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Ny. Putri Suastini Koster dan Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra menyampaikan Pidato Peluncuran Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru 2025-2125 di Panggung Ardha Candra, Taman Provinsi Bali tepat pada, Rahina Sugihan Bali, Jumat (Sukra Kliwon, Sungsang), 28 Juli 2023.</p>
<p>Pidato Murdaning Jagat Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini disaksikan secara langsung oleh para Sulinggih, Anggota DPR RI Dapil Bali, Pimpinan dan Aggota DPRD Provinsi Bali, Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Bali, Bupati/Walikota dan Wakil Bupati/Wakil Walikota se-Bali, Ketua DPRD Kota/Kabupaten se-Bali Pimpinan Instansi Vertikal di Bali, Para Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat di Bali, serta generasi muda Bali.</p>
<p>Gubernur Bali, Wayan Koster dalam pidatonya menguraikan Rumusan Bali Tempo Dulu, sebagai berikut. <strong>Bali Tempo Dulu atau Atita</strong>, <strong>menggambarkan kondisi Alam, Manusia, dan Kebudayaan Bali mulai dari Masa Prasejarah, Masa Bali Kuno, Masa Bali Madya, Masa Penjajahan, sampai Indonesia Merdeka tahun 1945.</strong> <strong>Alam Bali Tempo Dulu</strong>, merupakan Alam yang sangat indah berisi laut dengan pantai, danau, sungai, dan gunung serta pegunungan; gunung di hulu, dan pantai di hilir sehingga membentuk bentangan Alam <strong>Nyegara-Gunung</strong>.</p>
<p>Tempo Dulu, Alam Bali masih sangat bersih, asri, dan lestari, karena penduduk masih sedikit, kehidupan sangat tradisional dan alami, tidak ada pariwisata, dan tidak ada penggunaan pupuk kimia serta pestisida. <strong>Manusia Bali Tempo Dulu</strong>, memiliki jati diri, integritas, dan kualitas yang sangat unggul dan orisinil (genuine), seperti: rajin, ikatan kuat bermasyarakat, mengabdi, memiliki tekad sangat kuat, setia berjuang untuk suatu prinsip, ramah, loyal, hormat, jujur, pembela, disiplin, kreatif dan inovatif, berjiwa pemimpin, berpikir kritis, komunikatif, adaptif, dan berjiwa artistik. <strong>Kebudayaan Bali Tempo Dulu</strong>, memiliki warisan adiluhung dan monumental berupa adat istiadat, tradisi, seni-budaya, serta kearifan lokal yang sangat kaya, unik, unggul, agung, dan luhur.</p>
<p><strong>Leluhur Bali</strong> juga mewariskan lembaga bernama Desa Adat dan Subak yang adiluhung, monumental, dan orisinil. <strong>Sistem Desa Adat</strong> diperkirakan telah ada sejak dahulu (tahun 91 Masehi), kemudian ditata pada abad ke-11 (tahun 1001) oleh Ida Mpu Kuturan melalui Pesamuhan Agung 9 Sekte, yang diselenggarakan di Samuan Tiga, Bedulu, Gianyar. <strong>Subak</strong> yang dahulu disebut Pasuwakan, diperkirakan telah ada sejak dahulu sejaman dengan Desa Adat, kemudian pada abad ke-8 dikembangkan oleh Ida Rsi Markandeya di Puakan, Desa Taro, Gianyar. <strong>Desa Adat</strong> merupakan benteng untuk menjaga adat-istiadat, tradisi, seni-budaya, dan kearifan lokal; sedangkan Subak merupakan benteng sistem dan teknologi pertanian.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/peluncuran-haluan-pembangunan-bali-masa-depan-100-tahun-bali-era-baru-2025-2125-gubernur-bali-wayan-koster-uraikan-rumusan-bali-tempo-dulu/">Peluncuran Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru 2025 &#8211; 2125 Gubernur Bali Wayan Koster Uraikan Rumusan Bali Tempo Dulu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://balipustakanews.com/peluncuran-haluan-pembangunan-bali-masa-depan-100-tahun-bali-era-baru-2025-2125-gubernur-bali-wayan-koster-uraikan-rumusan-bali-tempo-dulu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peluncuran Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru 2025 &#8211; 2125</title>
		<link>https://balipustakanews.com/peluncuran-haluan-pembangunan-bali-masa-depan-100-tahun-bali-era-baru-2025-2125/</link>
					<comments>https://balipustakanews.com/peluncuran-haluan-pembangunan-bali-masa-depan-100-tahun-bali-era-baru-2025-2125/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Jul 2023 11:56:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Bali]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[100 Tahun Bali Era Baru 2025-2125]]></category>
		<category><![CDATA[Peluncuran Haluan Pembangunan Bali Masa Depan]]></category>
		<category><![CDATA[Wayan Koster]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://balipustakanews.com/?p=21535</guid>

					<description><![CDATA[<p>BALIPUSTAKANEWS, DENPASAR &#8211; Gubernur Bali, Wayan Koster didampingi Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Ny. Putri Suastini Koster dan Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra menyampaikan Pidato Peluncuran Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru 2025-2125 di Panggung Ardha Candra, Taman Provinsi Bali tepat pada, Rahina Sugihan Bali, Jumat [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/peluncuran-haluan-pembangunan-bali-masa-depan-100-tahun-bali-era-baru-2025-2125/">Peluncuran Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru 2025 &#8211; 2125</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BALIPUSTAKA<em>NEWS,</em> DENPASAR &#8211; </strong>Gubernur Bali, Wayan Koster didampingi Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Ny. Putri Suastini Koster dan Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra menyampaikan Pidato Peluncuran Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru 2025-2125 di Panggung Ardha Candra, Taman Provinsi Bali tepat pada, Rahina Sugihan Bali, Jumat (Sukra Kliwon, Sungsang), 28 Juli 2023.</p>
<p>Pidato Murdaning Jagat Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini disaksikan secara langsung oleh para Sulinggih, Anggota DPR RI Dapil Bali, Pimpinan dan Aggota DPRD Provinsi Bali, Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Bali, Bupati/Walikota dan Wakil Bupati/Wakil Walikota se-Bali, Ketua DPRD Kota/Kabupaten se-Bali Pimpinan Instansi Vertikal di Bali, Para Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat di Bali, serta generasi muda Bali.</p>
<p>Mengawali pidatonya, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan Astungkara, dengan menghaturkan Puja Pangastuti Angayubagia kehadapan Hyang Widi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa, karena atas Asung Kertha Wara Nugraha-Nya, bertepatan dengan Rahina Sugihan Bali, 28 Juli 2023, Kita dapat menghadiri acara “Peluncuran Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun BALI ERA BARU 20252125”.</p>
<p>Kita wajib berbhakti kehadapan Hyang Widhi Wasa, Ida Bhatara Sasuhunan, Ida Dalem Raja-Raja Bali, Guru-Guru Suci, Leluhur, Lelangit, dan Panglingsir Bali yang telah memberikan anugerah luar biasa, yaitu kekayaan, keunikan, keunggulan, dan keindahan Alam, Manusia, serta Kebudayaan Bali yang sejak berabad-abad, tetap eksis dan survive, menjadi sumber kehidupan dan penghidupan masyarakat Bali sampai saat ini.</p>
<p><strong>Berbagai dinamika</strong>, antara lain adanya konflik kepentingan dan persaingan yang tidak sehat, berpotensi mengancam eksistensi, keberlanjutan, kesucian, kelestarian, dan keharmonisan Alam, Manusia, dan Kebudayaan Bali. Oleh karena itu, <strong>masa depan Bali</strong> <strong>tidak boleh dilepas, bergerak tanpa arah</strong>. <strong>Sejak lama</strong>, Bali tidak memiliki haluan untuk menyelenggarakan pembangunan secara fundamental, komprehensif, dan berkelanjutan, berdimensi jangka panjang, minimum 100 tahun atau satu abad.</p>
<p><strong>Sebagai Pemimpin Bali</strong>, memiliki tanggung jawab besar secara Niskala-Sakala, yang mewujud dalam keharusan bertindak untuk menyusun Konsep Bali Masa Depan sebagai haluan pembangunan Bali dengan arah dan strategi yang jelas, terukur, dan berdimensi jangka panjang sampai 100 tahun ke depan, demi kesucian dan keharmonisan Alam, Manusia, dan Kebudayaan Bali, untuk <strong>kemuliaan generasi Bali sepanjang zaman</strong>. Konsep ini Titiang beri nama Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru 2025-2125, terdiri dari: Bali Tempo Dulu; Bali Masa Kini; Kondisi Objektif dengan Permasalahan beserta Tantangan; dan Bali Masa Depan.</p>
<p>Haluan Pembangunan Bali Masa Depan 100 Tahun Bali Era Baru ini, disusun selama 6 bulan, dengan melibatkan berbagai komponen masyarakat, akademisi dalam berbagai bidang: budayawan; sejarawan; arkeolog; sosiolog; psikolog; ekonom; tata ruang; tokoh adat; tokoh agama; dan Pemerintah Daerah. Materi telah dibahas dalam berbagai forum, yaitu: Diskusi Kelompok Terarah dan Seminar Nasional.</p>
<p>Seminar Nasional dibuka oleh Presiden ke-5 RI yang juga Ketua Dewan Pengarah BPIP RI dan BRIN RI, Prof. Dr. (HC) Ibu Megawati Soekarnoputri, dengan dihadiri narasumber utama, yaitu Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional RI, Bapak Ir. Suharso Monoarfa; Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila RI, Bapak Prof. K.H. Yudian Wahyudi; serta Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional RI, Bapak Dr. Laksana Tri Handoko.</p>
<p>Haluan Pembangunan ini telah memiliki payung hukum berupa Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2023 tentang Haluan Pembangunan Bali Masa Depan 100 Tahun Bali Era Baru 2025-2125 yang telah disetujui oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, sehingga wajib dilaksanakan dengan tertib, disiplin, dan penuh tanggung jawab secara berkelanjutan.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/peluncuran-haluan-pembangunan-bali-masa-depan-100-tahun-bali-era-baru-2025-2125/">Peluncuran Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru 2025 &#8211; 2125</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://balipustakanews.com/peluncuran-haluan-pembangunan-bali-masa-depan-100-tahun-bali-era-baru-2025-2125/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
