<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Cheka Virgowansyah &#8211; Balipustakanews</title>
	<atom:link href="https://balipustakanews.com/tag/cheka-virgowansyah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://balipustakanews.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 23 Jan 2026 11:26:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.4.24</generator>

<image>
	<url>https://balipustakanews.com/wp-content/uploads/2020/07/cropped-favicon-balipustakanews-32x32.png</url>
	<title>Cheka Virgowansyah &#8211; Balipustakanews</title>
	<link>https://balipustakanews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Misi Gubernur Koster di Gedung F: Memperkuat Otot Bank Daerah, Merawat Taksu Budaya</title>
		<link>https://balipustakanews.com/misi-gubernur-koster-di-gedung-f-memperkuat-otot-bank-daerah-merawat-taksu-budaya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2026 11:26:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi dan Perekonomian Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[BPD Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Cheka Virgowansyah]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Adat]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendagri]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Tradisional Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Otonomi Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Penyertaan Modal BPD Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Raperda]]></category>
		<category><![CDATA[Wayan Koster]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://balipustakanews.com/?p=28649</guid>

					<description><![CDATA[<p>Balipustakanews.com, Jakarta &#8211; Di Gedung F Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, suasana pertemuan itu berlangsung serius namun cair pada Jumat, 23 Januari 2026. Gubernur Bali Wayan Koster datang dengan sebuah map tebal di tangan. Ia menemui Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda), Cheka Virgowansyah, membawa misi ganda: melaporkan penguatan ekonomi sekaligus menegaskan kemandirian budaya Pulau Dewata. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/misi-gubernur-koster-di-gedung-f-memperkuat-otot-bank-daerah-merawat-taksu-budaya/">Misi Gubernur Koster di Gedung F: Memperkuat Otot Bank Daerah, Merawat Taksu Budaya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Balipustakanews.com, Jakarta</strong> &#8211; Di Gedung F Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, suasana pertemuan itu berlangsung serius namun cair pada Jumat, 23 Januari 2026. Gubernur Bali Wayan Koster datang dengan sebuah map tebal di tangan. Ia menemui Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda), Cheka Virgowansyah, membawa misi ganda: melaporkan penguatan ekonomi sekaligus menegaskan kemandirian budaya Pulau Dewata.</p>
<p>Dokumen utama yang disodorkan Gubernur Koster adalah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) mengenai penambahan penyertaan modal Pemerintah Provinsi Bali kepada PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali. Nilainya cukup fantastis, mencapai Rp445 miliar. Suntikan dana segar yang telah disetujui dalam Rapat Paripurna DPRD Bali itu bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan strategi Gubernur Koster untuk mempertebal &#8220;otot&#8221; finansial bank pelat merah tersebut.</p>
<p>“Saya pacu terus BPD Bali, karena BPD adalah pilar ekonomi daerah. Jangan sampai kalah dengan bank swasta,” kata Gubernur Koster dengan nada tegas di hadapan Cheka.</p>
<p>Gubernur Koster punya alasan kuat untuk percaya diri. Kinerja BPD Bali sepanjang 2025 memang mencorong. Bank daerah itu sukses membukukan laba di kisaran Rp1,1 triliun. Sebuah lompatan signifikan yang didorong oleh perbaikan manajemen, peningkatan aset, dan pendapatan bunga bersih. Bagi Gubernur Koster, rapor biru ini adalah legitimasi bahwa pemerintah daerah wajib turun tangan memperkuat modal inti bank agar mampu bersaing di liga nasional.</p>
<p>Namun, pertemuan di Jalan Medan Merdeka Utara itu tak melulu bicara soal neraca keuangan. Gubernur Koster menarik benang merah antara kekuatan ekonomi dengan visi besarnya: Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun. Di hadapan Dirjen Otda, ia memaparkan bahwa denyut ekonomi Bali tak boleh mematikan benteng kebudayaan. Desa Adat, menurut Gubernur Koster, adalah garda terdepan yang menjaga local genius tetap hidup di tengah gempuran zaman.</p>
<p>𝗣𝘂𝗷𝗶𝗮𝗻 𝗧𝗮𝗻𝗽𝗮 𝗟𝗮𝗯𝗲𝗹 &#8220;𝗜𝘀𝘁𝗶𝗺𝗲𝘄𝗮&#8221;</p>
<p>Merespons paparan tersebut, Cheka Virgowansyah tak hanya memberi lampu hijau. Pihaknya menyatakan siap memproses laporan Raperda penyertaan modal itu sesegera mungkin. Lebih jauh, Cheka justru menyoroti anomali positif yang terjadi di Bali.</p>
<p>Di mata pemerintah pusat, Bali adalah fenomena unik. Tanpa menyandang status &#8220;Daerah Istimewa&#8221; seperti Yogyakarta atau Aceh, dan tanpa guyuran dana otonomi khusus, Bali justru dinilai paling berhasil melestarikan tata kelola adatnya.</p>
<p>“Bali tidak mendapat insentif keistimewaan, tetapi kebudayaannya justru maju dan lestari. Aktivitas budaya hidup dan menjadi adat yang dijalankan sehari-hari. Ini luar biasa,” ujar Cheka.</p>
<p>Pejabat Kemendagri itu mengingatkan, &#8220;taksu&#8221; atau karisma Bali itulah yang menjadi magnet devisa. Ia sepakat dengan visi Gubernur Koster untuk tidak mengubah wajah Bali menjadi hutan beton.</p>
<p>“Local genius itu mahal. Wisatawan tidak mau melihat mal atau bangunan modern bertingkat, mereka ingin melihat budaya, upacara adat, dan kearifan lokal setempat. Ini yang harus dijaga,” Cheka menambahkan.</p>
<p>Diskusi pun melebar ke sektor pelayanan publik. Cheka secara khusus mengapresiasi terobosan Gubernur Koster membangun Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kesehatan Tradisional Bali. Langkah melembagakan pengobatan tradisional ke dalam struktur resmi pemerintahan ini dinilai sebagai inovasi cerdas yang patut dicotek daerah lain.</p>
<p>Pertemuan itu ditutup dengan kesepahaman yang solid: Jakarta mendukung langkah Gubernur Koster memperkuat BPD Bali sebagai soko guru ekonomi, sembari mengakui bahwa kekuatan sejati Bali justru terletak pada kemampuannya berdikari merawat budaya tanpa perlu label istimewa dari negara (red).</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/misi-gubernur-koster-di-gedung-f-memperkuat-otot-bank-daerah-merawat-taksu-budaya/">Misi Gubernur Koster di Gedung F: Memperkuat Otot Bank Daerah, Merawat Taksu Budaya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemendagri Puji Bali: Tanpa Status Istimewa, Budaya Justru Lestari</title>
		<link>https://balipustakanews.com/kemendagri-puji-bali-tanpa-status-istimewa-budaya-justru-lestari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2026 11:07:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi dan Perekonomian Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Cheka Virgowansyah]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Adat]]></category>
		<category><![CDATA[Dirjen Otda]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendagri]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Tradisional Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Local Genius]]></category>
		<category><![CDATA[Otonomi Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata Bali]]></category>
		<category><![CDATA[UPTD Kesehatan Tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[Wayan Koster]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://balipustakanews.com/?p=28647</guid>

					<description><![CDATA[<p>Balipustakanews.com, Jakarta &#8211; Menanggapi laporan Gubernur Koster, Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri Cheka Virgowansyah menyatakan pihaknya siap segera memproses laporan Raperda terkait penambahan penyertaan modal BPD Bali tersebut. Di luar urusan perbankan, Cheka memberikan apresiasi khusus terhadap tata kelola pemerintahan Bali. Ia menilai Bali mampu menjaga dan memajukan kebudayaan secara mandiri tanpa harus menyandang status [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/kemendagri-puji-bali-tanpa-status-istimewa-budaya-justru-lestari/">Kemendagri Puji Bali: Tanpa Status Istimewa, Budaya Justru Lestari</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Balipustakanews.com, Jakarta</strong> &#8211; Menanggapi laporan Gubernur Koster, Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri Cheka Virgowansyah menyatakan pihaknya siap segera memproses laporan Raperda terkait penambahan penyertaan modal BPD Bali tersebut.</p>
<p>Di luar urusan perbankan, Cheka memberikan apresiasi khusus terhadap tata kelola pemerintahan Bali. Ia menilai Bali mampu menjaga dan memajukan kebudayaan secara mandiri tanpa harus menyandang status daerah istimewa ataupun menerima insentif khusus dari pusat.</p>
<p>&#8220;Bali tidak mendapat insentif keistimewaan, tetapi kebudayaannya justru maju dan lestari. Aktivitas budaya hidup dan menjadi adat yang dijalankan sehari-hari. Ini luar biasa,&#8221; ujar Cheka.</p>
<p>Cheka menilai keberhasilan Bali mempertahankan keaslian budaya justru menjadi magnet utama sektor pariwisata. Menurutnya, wisatawan asing datang bukan untuk mencari modernitas, melainkan pengalaman otentik.</p>
<p>&#8220;Local genius itu mahal. Wisatawan tidak mau melihat mal bangunan modern bertingkat, mereka ingin melihat budaya, upacara adat, dan kearifan lokal setempat. Ini yang harus dijaga,&#8221; tegasnya.</p>
<p>𝗝𝗮𝗱𝗶 𝗣𝗲𝗿𝗰𝗼𝗻𝘁𝗼𝗵𝗮𝗻 𝗗𝗮𝗲𝗿𝗮𝗵 𝗟𝗮𝗶𝗻</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Cheka juga membuka peluang bagi daerah lain di Indonesia untuk belajar dari Bali. Ia mencontohkan keberadaan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kesehatan Tradisional Bali yang dinilai sangat inovatif.</p>
<p>Menurut Cheka, fasilitas tersebut adalah bukti nyata bagaimana kearifan lokal dapat diintegrasikan ke dalam sistem pelayanan publik resmi.</p>
<p>&#8220;Ini contoh konkret bagaimana kearifan lokal bisa dilembagakan dan dikembangkan. Daerah lain yang punya kekhasan serupa bisa belajar dari Bali,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Pertemuan antara Gubernur Koster dan Dirjen Otda ini sekaligus menegaskan posisi Bali yang tidak hanya fokus pada penguatan ekonomi melalui BPD Bali, tetapi juga konsisten menjadikan budaya sebagai fondasi utama pembangunan daerah (red).</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/kemendagri-puji-bali-tanpa-status-istimewa-budaya-justru-lestari/">Kemendagri Puji Bali: Tanpa Status Istimewa, Budaya Justru Lestari</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Datangi Kemendagri, Gubernur Koster Lapor Suntik Modal BPD Bali Rp445 M</title>
		<link>https://balipustakanews.com/datangi-kemendagri-gubernur-koster-lapor-suntik-modal-bpd-bali-rp445-m/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2026 08:15:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi dan Perekonomian Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[BPD Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Cheka Virgowansyah]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendagri]]></category>
		<category><![CDATA[Laba BPD Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Penyertaan Modal]]></category>
		<category><![CDATA[Wayan Koster]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://balipustakanews.com/?p=28642</guid>

					<description><![CDATA[<p>Balipustakanews.com, Jakarta &#8211; Gubernur Bali Wayan Koster menyambangi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk melaporkan rencana penambahan penyertaan modal Pemerintah Provinsi Bali kepada PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali sebesar Rp445 miliar. Laporan tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Koster saat bertemu Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kemendagri, Cheka Virgowansyah, di Gedung F Kemendagri, Jakarta, Jumat [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/datangi-kemendagri-gubernur-koster-lapor-suntik-modal-bpd-bali-rp445-m/">Datangi Kemendagri, Gubernur Koster Lapor Suntik Modal BPD Bali Rp445 M</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Balipustakanews.com, Jakarta</strong> &#8211; Gubernur Bali Wayan Koster menyambangi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk melaporkan rencana penambahan penyertaan modal Pemerintah Provinsi Bali kepada PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali sebesar Rp445 miliar.</p>
<p>Laporan tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Koster saat bertemu Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kemendagri, Cheka Virgowansyah, di Gedung F Kemendagri, Jakarta, Jumat (23/1).</p>
<p>Gubernur Koster menyatakan suntikan dana segar ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat permodalan BPD Bali. Ia ingin bank pelat merah tersebut menjadi pilar utama perekonomian daerah yang mampu bersaing kompetitif dengan perbankan nasional lainnya.</p>
<p>&#8220;Saya pacu terus BPD Bali, karena BPD adalah pilar ekonomi daerah. Jangan sampai kalah dengan bank swasta,&#8221; tegas Gubernur Koster dalam keterangannya.</p>
<p>Rencana penambahan modal ini sebelumnya telah disepakati dan disahkan dalam Rapat Paripurna ke-26 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025-2026 yang dihadiri langsung oleh Gubernur Koster. Aturan teknis mengenai penyertaan modal ini nantinya akan dituangkan dalam Peraturan Daerah (Perda) baru.</p>
<p>Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Koster juga memaparkan kinerja positif BPD Bali. Sepanjang tahun 2025, bank daerah tersebut berhasil membukukan laba sekitar Rp1,1 triliun. Capaian ini didorong oleh peningkatan aset, pendapatan bunga bersih, serta perbaikan manajemen operasional.</p>
<p>Menurut Gubernur Koster, raihan laba triliunan rupiah itu menjadi bukti bahwa BPD Bali dikelola secara profesional dan sehat.</p>
<p>&#8220;Karena itu, pemerintah daerah berkewajiban memperkuatnya agar makin berdaya saing dan berkontribusi besar bagi pembangunan Bali,&#8221; ujarnya.</p>
<p>𝗩𝗶𝘀𝗶 𝟭𝟬𝟬 𝗧𝗮𝗵𝘂𝗻 𝗕𝗮𝗹𝗶 𝗱𝗮𝗻 𝗗𝗲𝘀𝗮 𝗔𝗱𝗮𝘁</p>
<p>Di luar isu perbankan, Gubernur Koster juga menjelaskan integrasi pembangunan ekonomi dengan visi besar Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara kemajuan ekonomi dan pelestarian budaya.</p>
<p>Gubernur Koster menyebut kebijakan Peraturan Daerah tentang Desa Adat mendapatkan apresiasi dari Kemendagri. Ia menilai Bali berhasil mengimplementasikan mandat undang-undang untuk menjaga kebudayaan melalui struktur desa adat yang kuat.</p>
<p>&#8220;Di Bali, desa adat menyatu dengan kehidupan masyarakat. Ikatan emosional dan sosialnya sangat kuat. Di sanalah local genius hidup dan diwariskan. Kalau ini hilang, tidak bisa dicari lagi di mana pun,&#8221; pungkas Gubernur Koster (red).</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com/datangi-kemendagri-gubernur-koster-lapor-suntik-modal-bpd-bali-rp445-m/">Datangi Kemendagri, Gubernur Koster Lapor Suntik Modal BPD Bali Rp445 M</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://balipustakanews.com">Balipustakanews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
