Balipustakanews.com, Denpasar – Dinas Pekerjaan Umum, Perencanaan Wilayah, Perumahan dan Usaha (PUPRKIM) Bali meminta PUPRKIM Badung terus memperbaiki jalan rusak di ruas jalan Badung Denpasar-Ptang. Sebab, PUPRKIM di Bali tidak mempunyai anggaran dan hanya mampu memperbaiki 7,6 kilometer dari 27,3 kilometer jalan rusak.
Direktur Jalan PUPRKIM Bali Dewa Ayu Puspa Dewi mengatakan, jalan yang diperbaiki pihaknya hanya sepanjang 7,6 kilometer. Lebih spesifiknya, 5,9 kilometer akan diperbaiki pada 2023 dan 1,7 kilometer pada tahun ini.
Puspa menjelaskan, jalan yang diperbaiki dinas tersebut adalah Jalan Ahmad Yanist Latuun. Sedangkan sisanya sepanjang 19,7 kilometer bisa ditingkatkan oleh Dinas PUPRKIM Badung.
“Kami berharap Pemkab Badung bisa bekerjasama untuk mendapatkan pendanaan untuk perawatan jalan,” kata Puspa, Rabu (6 April).
Puspa menjelaskan, anggaran perbaikan jalan tahun ini bersumber dari dana khusus (DAK). Meski demikian, ia berharap Badung tetap memperbaiki jalan Denpasar-Petang karena terbatasnya anggaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali.
Puspa menambahkan, selain jalan Denpasar-Petango, jalan provinsi Kerobokan-Nanyyi juga mengalami kerusakan. Ia berharap pemerintah Kabupaten Badung juga ikut serta dalam perbaikan jalan tersebut.
“Kami juga minta di Badung, di dua jalan ini,” ujarnya.Menurut Puspa, pengerjaan perbaikan kedua jalan tersebut berlangsung cepat. Sebab, Ptang merupakan kawasan produksi pangan dan pertanian sedangkan Kerobokan merupakan kawasan wisata.
“Pendapatannya (Pemerintah Kabupaten Badung) ada di sana, di daerah Canggu, begitulah,” tambah Puspa. (PR/DTK)
Discussion about this post