Balipustakanews.com, Denpasar – Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar terus mengintensifkan upaya pembersihan di sejumlah lokasi yang terdampak banjir besar. Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengerahkan sebanyak 150 unit truk sampah setiap hari di enam titik utama wilayah terdampak.
“Truk-truk ini diturunkan khusus untuk mengangkut timbunan sampah dan puing-puing pascabanjir. Mulai pukul 07.00 Wita hingga 17.00 Wita, armada tersebut bekerja tanpa henti untuk mempercepat proses pembersihan,” ujar Arya Wibawa dalam keterangan tertulis, Rabu (17/9).
Ia menegaskan, penanganan sampah pascabanjir tidak bisa dilakukan hanya oleh pemerintah, melainkan perlu semangat gotong royong dan sinergi bersama seluruh elemen masyarakat. Pemkot Denpasar, lanjutnya, juga akan berkoordinasi dengan berbagai pihak dalam proses pemulihan, termasuk pembersihan aliran sungai hingga pemulihan kondisi sosial masyarakat terdampak.
“Fokus kami bukan hanya membersihkan sisa banjir, tetapi juga memastikan warga bisa kembali beraktivitas dengan rasa aman dan nyaman,” jelas politikus PDI Perjuangan tersebut.
Selain upaya kebersihan lingkungan, Pemkot Denpasar juga menekankan pentingnya dukungan logistik bagi para pengungsi. Dalam masa rehabilitasi yang diberlakukan selama sepekan setelah bencana, pemerintah berkomitmen memulihkan infrastruktur publik yang rusak akibat banjir.
Diketahui, banjir melanda beberapa wilayah Bali, termasuk Denpasar, pada Rabu (10/9). Setelah melalui masa tanggap darurat, Pemkot Denpasar kini menetapkan masa transisi darurat menuju pemulihan sebagai langkah lanjutan untuk menormalisasi kehidupan warga. (dtk/pr)





Discussion about this post