Balipustakanews.com, Denpasar – PT Pertamina Patra Niaga menyalurkan tambahan 173 ribu tabung LPG subsidi ukuran 3 kilogram di Bali guna mengantisipasi lonjakan konsumsi selama libur Maulid Nabi pada 5–7 September 2025.
Manajer Komunikasi, Relasi, dan TJSL/CSR Pertamina Patra Niaga Wilayah Jatim, Bali, dan Nusa Tenggara, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa penyaluran ekstra ini merupakan langkah mitigasi melalui mekanisme distribusi fakultatif di luar kuota reguler.
“Tambahan ini setara dengan 67 persen dari rata-rata distribusi harian LPG di Bali yang mencapai 257.406 tabung,” ungkap Ahad di Denpasar, Jumat.
Distribusi tambahan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan di tiap kabupaten/kota. Denpasar menjadi penerima terbanyak dengan 49.280 tabung, disusul Gianyar sebanyak 25.200 tabung, dan Badung sebesar 24.080 tabung.
Selain LPG 3 kg, Ahad memastikan bahwa stok BBM di Bali juga dalam kondisi aman. Pertamina, katanya, melakukan build up (penambahan) persediaan, pemeriksaan berkala di SPBU, serta memastikan kuantitas dan kualitas BBM tetap terjaga.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak panik membeli secara berlebihan karena ketersediaan pasokan mencukupi serta distribusi merata. Pertamina menegaskan bahwa LPG subsidi 3 kg hanya diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu, sedangkan konsumen mampu diimbau memakai LPG nonsubsidi.
LPG subsidi dapat diperoleh di agen maupun pangkalan resmi hingga tingkat desa dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah daerah. Untuk Bali, berdasarkan SK Gubernur Nomor 63 Tahun 2022, HET LPG 3 kg ditetapkan Rp18.000 per tabung. (ant/pr)





Discussion about this post