BALIPUSTAKANEWS, JAKARTA – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Salahuddin Uno secara khusus menyebut Gubernur Koster sebagai mitra yang sangat baik dalam menyukseskan rangkaian KTT G20 di Bali.
“Gubernur Wayan Koster, bersama saya menjemput langsung Presiden AS Joe Biden dan melepas PM Australia, dan juga saya sampaikan terima kasih kepada Bapak Gubernur karena G20 sudah berjalan sukses di Bali,” ucap Sandiaga Uno saat memberikan sambutan pada penyerahan penghargaan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI atas prestasi Memacu Pertumbuhan Kreativitas dan Inovasi Kekayaan Intelektual dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional kepada Gubernur Bali Wayan Koster dan Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster yang juga didaulat menerima penghargaan sebagai Tokoh Berperan Aktif dalam Memacu Pertumbuhan Kreativitas dan Inovasi Kekayaan Intelektual dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional.
Sebagai sosok pendamping orang nomor satu di Provinsi Bali, Ibu Ny. Putri Koster dianggap berperan aktif dalam memacu pertumbuhan kreativitas dan inovasi kekayaan intelektual dalam rangka pemulihan ekonomi nasional, terutama dalam sepak terjangnya mengangkat kain tenun tradisional Endek Bali hingga mampu bersaing di dunia fashion internasional.
Penyerahan penghargaan tersebut dilaksanakan dalam acara Roving Seminar Kekayaan Intelektual pada Senin, 21 November 2022 di Birawa Assembly Hall – Bidakara Hotel Jakarta, DKI Jakarta.
Dalam kesempatan tersebut, Menparekraf lanjut menyebut Indonesia kini jadi perhatian dunia karena keberhasilan menjadi tuan rumah KTT G20 di Bali. Bukan hanya karena alam, tetapi juga keramahan kita. “Joe Biden bahkan langsung mengapresiasi kepemimpinan kita dan keramah-tamahan kita, hingga bisa menghasilkan Bali Declaration,” puji Sandiaga.
Kemudian, Menparekraf juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung kekayaan dan keragaman kuliner kriya hingga fashion lokal sebagai suatu yang bisa dibanggakan. “Kita beri contoh Souvenir G20, semuanya produk kerajinan lokal. Lalu, penampilan kain Endek Bali di gala dinner G20, Presiden Prancis, PM Inggris, PM Kanada pakai, ganteng sekali. Endek bisa dipakai di G20 sebagai hasil usaha Bapak dan Ibu Gubernur (Wayan Koster dan Ny. Putri Koster). Ini artinya bukan hanya kita punya karya membanggakan, tapi berkelas dunia,” serunya lagi disambut tepuk tangan peserta yang berasal dari seluruh Indonesia.
Disamping itu, Sandiaga Uno juga menjelaskan 7,5 persen PDB Indonesia kini berasal dari ekonomi kreatif. “Kita nomor tiga di dunia setelah AS dan Korea untuk PDB dari industri kreatif. Kalau Korea punya Drakor kita punya Drahor, drama horor. Korea punya KPop kita punya Dapop, Dangdut pop,” ujar Sandiaga.
Ditemui usai pemberian penghargaan, Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster menyampaikan apresiasinya atas penghargaan Tokoh Berperan Aktif dalam Memacu Pertumbuhan Kreativitas dan Inovasi Kekayaan Intelektual oleh Kemenkumham RI. “Saya bersyukur sekali atas penghargaan ini. Tetapi ini bukan mutlak kerja sendiri tapi kerja bersama tim kebanggaan kita bersama,” tandas Ny. Putri Koster.
Wanita yang juga seniman serba bisa ini mengharapkan penghargaan yang diserahkan langsung Menkumham RI tersebut tidak membuat pihaknya lupa diri. “Semoga kami jadi lebih semangat menjadi partner pemerintah dalam mewujudkan program pemerintah yang bermuara pada kesejahteraan para pengrajin, para seniman atas adanya Hak Kekayaan intelektual,” ujarnya.
“Dengan demikian, mereka jadi merasa terayomi dan tentunya akan meningkatkan semangat UMKM dengan melindungi karya seni, kerajinan-kerajinan lokal kita dan memenuhi harapan pemerintah dan seniman serta pengrajin kita,” lanjutnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual (Plt. Dirjen KI) Razilu menjelaskan, penghargaan ini dimaksudkan untuk memberikan penguatan pengetahuan dan pemahaman terkait Kekayaan Intelektual dan Kekayaan Intelektual Komunal serta perkembangannya kepada para Kepala Daerah, Pimpinan Lembaga dan akademisi serta pemangku kepentingan. “Hal ini untuk dapat menggerakkan berbagai elemen guna memanfaatkan sistem Kekayaan Intelektual,” jelasnya.
Rangkaian Roving Seminar Kekayaan Intelektual Kemenkumham RI dan Menteri Yasonna Mendengar sudah dilaksanakan di Sumatera Utara, Solo dan DIY, serta Sulawesi Selatan, dan terakhir dilaksanakan di DKI Jakarta.
Selain Gubernur Bali, hadir pula menerima penghargaan yang sama, Gubernur Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Juga terdapat 20 Rektor se-Indonesia yang menerima penghargaan, 10 penerima untuk paten dan 10 penerima untuk hak cipta. Hadir pula, Anggota DPD RI Sylviana Murni , Ketua Kadin RI dan jajaran Kemenkumham RI. (TA/HpB)
Discussion about this post