𝗕𝗮𝗹𝗶𝗽𝘂𝘀𝘁𝗮𝗸𝗮𝗻𝗲𝘄𝘀.𝗰𝗼𝗺, 𝗞𝗹𝘂𝗻𝗴𝗸𝘂𝗻𝗴 – Gubernur Bali Wayan Koster secara resmi melepas peserta jalan sehat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-52 Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi Bali.
Acara yang diinisiasi oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPNI Bali ini dipusatkan di Lapangan Ida I Dewa Agung Jambe, Kabupaten Klungkung, Minggu (22/3) pagi.
Dalam sambutannya sebelum melepas peserta, Gubernur Koster menegaskan bahwa sektor kesehatan merupakan program prioritas yang harus dijalankan oleh seluruh tingkatan pemerintah daerah, tidak terkecuali di Provinsi Bali. Oleh karena itu, peningkatan kualitas kesehatan senantiasa menjadi fokus utama dalam visi dan misi pembangunan Pemerintah Provinsi Bali.
“Dalam penyelenggaraan kesehatan ini, salah satu pihak yang memiliki peran sangat penting adalah perawat,” ujar Gubernur Koster di hadapan para peserta.
Gubernur Koster juga memuji kekompakan dan peningkatan profesionalisme para perawat.
Menurutnya, hal tersebut dibuktikan dengan terpilihnya seorang perawat untuk menduduki jabatan Direktur Utama di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah (sebelumnya dikenal sebagai RS Sanglah).
“Ini adalah kebijakan berani dan yang pertama kali terjadi di Rumah Sakit Sanglah, di mana seorang perawat menjadi Dirutnya. Ini menunjukkan bahwa perawat kita semakin berkualitas serta mampu menjalankan tugas dengan baik dan profesional,” ungkap Gubernur Koster.
Lebih lanjut, ia menilai tema HUT ke-52 PPNI, yakni “Perawat Profesional sebagai Modal Ekonomi Bangsa untuk Kesejahteraan Masyarakat”, sangat relevan dengan kondisi kesehatan dan tantangan saat ini.
Ia pun menaruh harapan besar pada dedikasi tenaga keperawatan di Pulau Dewata. “Saya berharap PPNI mampu berperan aktif dalam membangun kesehatan masyarakat di wilayah Provinsi Bali demi meningkatkan kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat Bali,” imbuhnya.

𝗕𝗲𝗿𝗯𝗲𝗹𝗮𝗻𝗷𝗮 𝗱𝗶 𝘀𝘁𝗮𝗻𝗱 𝗨𝗠𝗞𝗠 𝗱𝗮𝗻 𝗖𝗲𝗸 𝗞𝗲𝘀𝗲𝗵𝗮𝘁𝗮𝗻
Usai mengibarkan bendera start sebagai tanda pelepasan peserta jalan sehat, Gubernur Koster tidak langsung meninggalkan lokasi acara.
Gubernur asal Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng ini menyempatkan diri untuk berkeliling meninjau kemeriahan acara. Gubernur Koster tampak berbaur dengan warga dan menyempatkan waktu untuk berbelanja produk lokal di sejumlah stand Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang tersedia di area lapangan.
Selain mendukung roda perekonomian UMKM setempat, orang nomor satu di Pemprov Bali tersebut juga menutup rangkaian kunjungannya pagi itu dengan melakukan pemeriksaan (cek) kesehatan di posko medis yang telah disiapkan oleh panitia (aa).





