Balipustakanews.com, Tabanan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan memberikan izin kepada keluarga untuk membesuk warga binaan selama perayaan Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 1446 Hijriah. Kesempatan ini dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antara warga binaan dan keluarganya di momen istimewa tersebut.
“Meski berada dalam Lapas, kami tetap memberikan ruang untuk kunjungan karena ini adalah momen bahagia bagi mereka,” ujar Kepala Lapas Tabanan, Prawira Hadiwijojo, pada Selasa (1/4).
Prawira menyampaikan bahwa jadwal kunjungan dibuka selama empat hari, dari 31 Maret hingga 3 April 2025. Ia berharap kehadiran keluarga bisa menjadi motivasi tambahan bagi para warga binaan dalam menjalani masa pidana mereka.
“Ini juga bentuk toleransi terhadap perayaan hari besar keagamaan, di mana mereka dapat berkumpul dan merayakannya bersama,” tambahnya.
Ia juga menjelaskan bahwa warga binaan yang beragama Islam mengadakan salat Idulfitri di aula Candra Prabhawa, dipimpin oleh Ustaz Kusnadi dari Yayasan Hidayatullah Bali, dalam suasana yang penuh khidmat.
Selain itu, sebanyak 104 warga binaan beragama Hindu menerima remisi khusus Nyepi, sementara 34 tahanan Muslim memperoleh pemotongan masa tahanan saat Lebaran. “Remisi telah kami berikan lebih awal sebelum Hari Raya Nyepi, dan syukurlah semua rangkaian kegiatan berjalan dengan aman,” tutup Prawira. (DTK/PR)





Discussion about this post