BALIPUSTAKANEWS – Iwan Fals menyampaikan pesan khusus untuk pemerintah dan anak muda saat memberikan materi dalam acara pertama Music20 (M20) yang digelar daring di YouTube CNN Indonesia, Jumat (30/9).
“Berantas bajakan, untuk pemerintah, lindungi karya cipta!” kata Iwan Fals kala ditanya pesannya untuk pemerintah dalam sesi tersebut.
“Lalu untuk anak-anak muda, yakinlah bahwa musik itu bisa jadi sandaran hidup!” lanjutnya.
Iwan Fals menyebut musik memiliki peran penting sebagai pergerakan sosial. Menurut Iwan, komponen musik seperti syair dan “musik itu sendiri” menjadi bagian penting untuk menggerakkan sosial.
“Jadi kalau syairnya pas, musiknya pas itu akan berpengaruh, begitupun sebaliknya. Itu penting. Dan tentu saja, ada media yang mempublikasikan lagu itu, kalau enggak ya enggak sampai juga,” kata Iwan Fals.
“Lalu menghayati hidup, itu penting. Sebab banyak ide dari situ, karena tanpa menghayati hidup kering rasanya,” kata Iwan Fals.
Sementara itu, salah satu Ketua Komite Pelaksana M20, Tantowi Yahya, menilai Iwan Fals adalah salah satu sosok yang konsisten menyuarakan apa yang ia pikirkan.
“Iwan selalu menggunakan gaya yang pragmatis untuk menyuarakan apa yang dia lihat dari orang-orang di sekitar,” kata Tantowi Yahya.
“Dan beruntung sekali bagi kita semua untuk memiliki orang seperti dia. Kebijakan dan kemurnian kata-katanya menginspirasi banyak orang di kehidupan kita,” lanjutnya.
Pre-Event 1 ini merupakan bagian dari rangkaian M20 yang berisi pembahasan berbagai isu dalam dunia musik, dalam rangka menguatkan isu utama Kepresidenan G20 Indonesia.
Kepresidenan G20 Indonesia yang puncaknya akan digelar di Bali pada pertengahan November 2022 membawa empat isu utama, yaitu Arsitektur Kesehatan Global, Transisi Energi, Transformasi Ekonomi Digital, dan Krisis Pangan.
Sementara untuk rangkaian M20, akan membahas mulai dari hak intelektual, keberlangsungan industri musik yang adil dan inklusif, transformasi digital berkelanjutan dalam industri musik, hingga soal konser ramah lingkungan, dan soal kesejahteraan pekerja kreatif.
Hasil Konkret M20
Setelah Pre-Event 1 yang akan digelar pada Jumat ini, M20 akan dilanjutkan dengan Pre-Event 2 pada 14 Oktober secara daring, dan puncaknya berupa M20 Summit yang digelar hybrid di TMII Jakarta.
“Hasil konkret yang ditargetkan adalah ajakan bertindak, bagaimana transformasi digital industri musik dapat mendorong kontribusi positif bagi perekonomian negara G20; M20 Summit,” kata Tantowi Yahya.
“Dan peta jalan menuju industri musik yang berkelanjutan, membuka peluang ekonomi yang inklusif dan adil, konser ramah lingkungan, dan mainstreaming pendidikan musik,” lanjutnya.
M20 sendiri dikomandoi oleh Tantowi Yahya dan Candra Darusman sebagai Ketua Komite Pelaksana, kemudian Triawan Munaf dan Kadri Mohamad sebagai Wakil Ketua, serta diselenggarakan oleh Yayasan Anugerah Musik Indonesia dan United in Diversity.
(Lp/Google)
Discussion about this post