𝗕𝗮𝗹𝗶𝗽𝘂𝘀𝘁𝗮𝗸𝗮𝗻𝗲𝘄𝘀.𝗰𝗼𝗺, 𝗕𝗮𝗱𝘂𝗻𝗴 – Pengurus Cabang Olahraga Domino (Pengcab ORADO) Kabupaten Badung menggelar Kejuaraan Cabang (Kejurcab) pada Selasa (10/3/2026).
Bertempat di Kenil Coffee Rama Shinta, Mengwitani, Badung, kejuaraan ini menjadi langkah konkret untuk mempopulerkan domino sebagai olahraga prestasi, bukan sekadar permainan biasa.
Ketua Pengcab ORADO Kabupaten Badung, I Made Sumerta, SE., MM., Ak., atau yang akrab disapa Pakdek Londra, mengungkapkan bahwa perkembangan olahraga domino di enam kecamatan di wilayah Badung menunjukkan tren yang sangat positif.
“Pesertanya sangat antusias sekali dan meningkat dari hari ke hari. Kami dari pengurus terus turun langsung menyosialisasikan kepada masyarakat bahwa ORADO ini adalah olahraga yang mengasyikkan dan membutuhkan skill serta kemampuan,” ujar Pakdek Londra di sela-sela acara, Selasa (10/3/2026).
Menurutnya, olahraga domino kini mulai rutin dimainkan di tengah masyarakat, bahkan kerap hadir menyemarakkan berbagai kegiatan adat dan acara komunitas di Badung.

𝗠𝗶𝘀𝗶 𝗠𝗲𝗻𝗴𝗵𝗮𝗽𝘂𝘀 𝗦𝘁𝗶𝗴𝗺𝗮 𝗱𝗮𝗻 𝗧𝗮𝗿𝗴𝗲𝘁 𝗞𝗢𝗡𝗜
Ajang Kejurcab ini diikuti oleh total 48 peserta yang terbagi ke dalam dua kategori usia, yakni 8 tim di tingkat Senior dan 11 tim di tingkat Junior (U-18).
Pakdek Londra menjelaskan, ada tiga tujuan utama dari pelaksanaan kejuaraan hari ini. Pertama, sebagai wadah sosialisasi berkelanjutan baik untuk bibit muda maupun pemain senior. Kedua, sebagai langkah strategis agar ORADO Badung dapat segera diakui sebagai cabang olahraga resmi di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Badung.
Adapun tujuan ketiga, yang tidak kalah penting, adalah mengedukasi masyarakat untuk mengubah perspektif lama terhadap permainan ini.
“Pasti bagaimana dari tingkat bawah sampai atas, permainan domino yang telah menjadi olahraga ini tidak lagi identik dengan judi. Ini murni olahraga,” tegasnya.
𝗦𝗶𝗮𝗽 𝗕𝗲𝗿𝘀𝗮𝗶𝗻𝗴 𝗱𝗶 𝗧𝗶𝗻𝗴𝗸𝗮𝘁 𝗣𝗿𝗼𝘃𝗶𝗻𝘀𝗶
Terkait langkah ke depan, Pengcab ORADO Badung telah menyiapkan peta jalan (roadmap) prestasi bagi para pemenang Kejurcab kali ini. Para juara tidak hanya berhenti di tingkat kabupaten, melainkan akan diproyeksikan untuk bertarung membawa nama Badung di kancah yang lebih tinggi.
“Sesuai dengan program kerja kita, tiga tim terbaik dari kategori junior dan tiga tim dari senior akan kami kirim ke Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) yang rencananya dilaksanakan pada bulan Maret ini,” ungkap Pakdek Londra.
Pihaknya optimistis para atlet domino asal Badung memiliki kapasitas yang mumpuni. “Semoga astungkara nanti wakil kita bisa bersaing dengan atlet-atlet atau tim-tim lain dari Pengcab Kabupaten/Kota yang ada di seluruh Bali,” pungkasnya (aa).





