Balipustakanews.com, Bogor – Gubernur Bali Wayan Koster merespons arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penanganan sampah di Pulau Dewata.
Gubernur Koster menargetkan permasalahan sampah di Bali dapat diselesaikan secara permanen pada akhir 2027 atau awal 2028 melalui pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL).
Hal tersebut disampaikan Gubernur Koster usai menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Jawa Barat, Senin (2/2).
“Peringatan Bapak Presiden terkait sampah di Bali, hal itu merupakan komitmen dan kecintaan Bapak Presiden kepada Bali yang harus dimaknai secara positif agar Pemprov Bali dan Pemda bekerja lebih cepat dan ekstra keras,” ujar Gubernur Koster.
Gubernur Koster menjelaskan, pemerintah provinsi saat ini tengah berproses membangun PSEL melalui kerja sama dengan Danantara. Ia menyebut peletakan batu pertama (groundbreaking) direncanakan pada Maret 2026 dengan masa pengerjaan 8 hingga 12 bulan.
Fasilitas tersebut ditargetkan rampung pada 2027 dan mampu mengolah minimal 1.000 ton sampah dari wilayah Denpasar dan Badung.
“Bilamana ini mulai beroperasi maka masalah sampah di Bali selesai akhir 2027 atau awal 2028,” tegas Gubernur Koster.
Selain PSEL, Gubernur Koster mengklaim pihaknya bersama pemerintah kabupaten/kota terus menerapkan model pengelolaan sampah berbasis sumber, pembangunan teba modern, hingga optimalisasi TPST dan TPS3R.
Klaim Pariwisata Tumbuh di Tengah Isu Negatif
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Koster menampik anggapan bahwa isu sampah dan kemacetan telah meruntuhkan pariwisata Bali. Ia menegaskan Bali tetap kokoh meski diterpa isu negatif dari berbagai pihak, termasuk kompetitor pariwisata global.
Gubernur Koster memaparkan data kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sepanjang 2025 yang mencapai rekor tertinggi dalam sejarah.
“Jumlah wisatawan mancanegara ke Bali sejak Januari sampai Desember 2025 mencapai 7.050.000 orang, meningkat sebesar 750.000 orang dibanding tahun 2024,” ungkapnya.
Selain lonjakan kunjungan, Gubernur Koster juga menyoroti prestasi Bali yang kembali masuk kategori destinasi wisata terbaik nomor satu di dunia versi Tripadvisor.
Sebelumnya, dalam Rakornas tersebut, Presiden Prabowo Subianto mengingatkan para kepala daerah untuk bekerja keras demi kepentingan rakyat. Presiden menekankan perlunya sinergi pusat dan daerah untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 serta meminta pemimpin daerah menjauhi kepentingan golongan.
“Atas kepedulian Bapak Presiden, kami sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih yang telah memberi semangat dan motivasi kepada saya sebagai gubernur serta semua pihak,” pungkas Gubernur Koster (red).



