BALIPUSTAKANEWS- Cantik merupakan dambaan setiap wanita. Mendapatkan kecantikan dapat dilakukan dengan berbagai cara meliputi memakai produk anjuran dokter dan memakai bahan bahan alami seperti lidah buaya, kunyit serta bahan alami lainnya. Namun nyatanya bisa saja hal yang mungkin dianggap sepele dapat mempengaruhi kecantikan yaitu posisi tidur.
Mayoritas wanita belum menyadari bahwa masalah wajah seperti jerawat, kulit kusam dapat dipengaruhi oleh postur tidur di malam hari. Menurut Patricia Farris, MD, asisten profesor klinis bidang dermatologi di Tulane University School of Medicine mengatakan posisi terlentang lebih baik ketimbang tengkurap. Sebab, posisi tengkurap atau menyamping dapat berpengaruh pada pembentukan kerutan pada wajah dan mata. Posisi ini bisa menimbulkan goresan atau garis yang membekas permanen pada kulit.
Jika sudah terbiasa dengan posisi menyamping atau tengkurap terdapat solusi yang bisa di lakukan yaitu dengan mengganti sarung bantal dengan bahan dari satin. Tekstur kain satin yang halus seperti sutera dapat membebaskan kulit wajah dari kerutan. Lalu, pakai juga selimut agar kita lebih rileks dan suhu tubuh selalu hangat. Kondisi ini akan membuat tidur kita lebih berkualitas sehingga kerja hormon melatonin makin efektif bagi kulit.
Selain posisi tidur, kita juga harus memperhatikan bantal yang kita gunakan. Usahakan posisi kepala lebih tinggi daripada jantung saat tidur. Tujuannya, agar ketika bangun, mata tidak terlihat bengkak. “Posisi kepala yang sejajar dengan jantung saat tidur, akan membuat aliran darah mengumpul pada wajah,” Farris melengkapi. Mungkin sulit mengubah kebiasaan posisi tidur pada malam hari. Tetapi hal itu bukan tidak mungkin demi mendapatkan kesehatan kulit.(DP/Google)








Discussion about this post