BALIPUSTAKANEWS – Seiring dengan perkembangan jaman , pada saat ini aktivitasa berjualan dan membeli bisa melalui handpone apalagi di masa pandemi seperti saat ini.
Dari beberapa orang yang berjualan online dapat beradaptasi dengan keadaan saat ini dan dapat meraup untung, namun ada juga yang masih bingung melakukannya atau baru memulai sehingga kebingungan mengelola bisnis hanya dirumah saja.
1. Berusaha untuk beradaptasi
Tidak banyak orang yang bisa mengubah kebiasaan dalam menghadapi perubahan, seperti halnya menghadapi imbauan kerja dari rumah bagi orang-orang yang terbiasa bekerja ke kantor, termasuk para pebisnis.
Maka dari itu, perlu usaha lebih keras untuk melakukan adaptasi. untuk itu bagi kamu punya bisnis mau tak mau harus membuka berbagai platform online, seperti e-commerce atau aktif memposting di social media.
Awalnya memang sulit karena tak mudah juga membuat konsep menarik untuk menjual barang-mu. Namun demikian kamu harus tetap membuka berbagai kanal online untuk mengetahui dimana produk kamu diminati.
2. Realistis dengan target
Seorang pebisnis perlu mengatur ulang atau mendiskusikan kembali berbagai rencana bisnis yang sudah terbentuk sebelumnya untuk menghadapi pandemi Covid-19.
Kamu harus lebih realistis dengan target yang ingin dicapai. Pasalnya belum tentu menjajalkan bisnis secara online langsung membuat jualanmu cepat laku. Butuh waktu untuk produkmu bisa dilirik orang.
Jika kamu memiliki rencana ingin membuka toko atau menambah barang jualan. Jika kamu merasa pandemi tampaknya belum akan selesai begitu saja, maka kamu bisa mengundur rencana tersebut.
3. Jadwalkan istirahat rutin
Salah satu kesalahan yang kerap dilakukan oleh orang yang bekerja dari rumah adalah tidak memberikan waktu yang pasti untuk beristirahat.
Pasalnya ketika merasa nyaman di rumah, waktu bekerja terasa seperti waktu istirahat. Padahal, waktu istirahat dan bekerja adalah dua hal yang harus dibedakan agar produktivitas seimbang dengan kesehatan fisik dan mental.
Kamu juga tak boleh memaksakan toko online buka 24 jam, setidaknya kamu bisa membuat notifikasi pada pelangganmu bahwa waktu pelayanan dan pengiriman sampai jam 21.00. Ini juga membantu kamu mengatur jam kerja agar tak stres.
4. Jaga komunikasi
Sama halnya komunikasi ketika berada di kantor melalui tatap muka, pebisnis tetap harus melakukan komunikasi secara rutin
Jadi, kamu harus komunikasikan produkmu lewat media sosial. Buat orang ketahui, bahwa toko atau usaha-mu masih aktif berjualan secara rutin. Ini menambah kepercayaan konsumen sekaligus calon konsumen.
Biasanya katalog yang terupdate bakal lebih banyak mendapat perhatian konsumen.
Discussion about this post