• Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Profile
  • Pedoman Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Monday, February 2, 2026
Balipustakanews
  • Home
  • News
  • Bali
  • Teknologi
  • Ekbis
  • Health
  • Hiburan
  • Seni & Budaya
  • Lifestyle
  • Seksologi
  • Zodiak
  • Opini
  • Review
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bali
  • Teknologi
  • Ekbis
  • Health
  • Hiburan
  • Seni & Budaya
  • Lifestyle
  • Seksologi
  • Zodiak
  • Opini
  • Review
No Result
View All Result
Balipustakanews
Home News Nasional

Alasan LAPAN Pilih Kupang Jadi Pusat Observatorium Terbesar

aud/tor by aud/tor
September 16, 2020
in Edukasi, Nasional, News
Alasan LAPAN Pilih Kupang Jadi Pusat Observatorium Terbesar
Share Share Share

BALIPUSTAKANEWS – Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) memaparkan alasan Gunung Timau di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi tempat observatorium terbesar di Asia Tenggara.

Menurut Kepala Balai Observatorium Nasional Kupang Bambang Suhandi, pertimbangan membangun observatorium nasional di NTT berdasarkan hasil studi.

Sebelumnya, telah dilakukan studi selama 5 tahun fraksi malam terhadap langit di Indonesia. Hasilnya, wilayah Kupang memiliki waktu langit cerah paling banyak dalam setahun dibanding tempat-tempat lain di Indonesia.

ArtikelTerhubung

Resmi Turun, Harga Pertamax Kini Rp 11.800 per Liter Mulai 1 Februari 2026

Resmi Turun, Harga Pertamax Kini Rp 11.800 per Liter Mulai 1 Februari 2026

February 1, 2026
Buntut Gejolak Pasar Modal, Iman Rachman Mundur dari Kursi Dirut BEI

Buntut Gejolak Pasar Modal, Iman Rachman Mundur dari Kursi Dirut BEI

January 30, 2026

“Sekitar 70 persen dalam 1 tahun. Selain itu, kawasan Gunung Timau masih minim polusi cahaya, sehingga langitnya baik untuk pengamatan astronomi,” ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Rabu (12/8)

Lebih lanjut, Bambang mengklaim Obnas bakal menggunakan teleskop besar, yakni teleskop dengan cermin majemuk berukuran 3,8 meter. Teleskop itu, kata dia merupakan kembaran dari Teleskop Seimei milik Universitas Kyoto, Jepang.

“Saat ini teleskopnya dibuat dan masih diuji di Jepang,” ujar Bambang.

Dengan keberadaan Obnas dan teleskop itu, Bambang menyebut peneliti di Indonesia dapat melakukan lebih banyak hal, mulai pencarian planet hingga menguak misteri materi dan energi gelap.

Menurut Bambang, Observatorium Nasional Kupang di Gunung Timau, Nusa Tenggara Timur, bakal beroperasi tahun 2021. Saat ini, Obnas masih dalam proses pembangunan.

“Pembukaan Observatorium Nasional Kupang diharapkan terlaksana pada pertengahan Tahun 2021 dan dioperasikan secara penuh pada akhir tahun 2021,” tuturnya.

Ia menjelaskan menyebut pembangunan obnas dan pengadaan teleskop menghabiskan anggaran hingga Rp340 miliar.

Uang sebesar itu, menurut Bambang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

“Biaya untuk teleskop 3,8 m dan gedungnya saja diperoleh dari APBN melalui multi year program (2017-2021), besar biaya sekitar Rp340 miliar,” ujar Bambang.

Tak hanya itu, dia menyampaikan masyarakat juga boleh berkunjung ke Obnas jika transportasi umum dan akomodasi sudah tersedia.

“Sudah dibangun jalan menuju lokasi namun belum mulus jalan semuanya, masih rusak sekitar 17 kilometer lagi. Ke depannya harapannya bisa tersedia dan disiapkan untuk mendudukung wisata langit gelap,” ujarnya.

Komplek observatorium dibangun seluas 40 hektare di Kawasan Hutan Lindung Gunung Timau pada ketinggian 1.300 mdpl.

Lokasinya jauh dari pemukiman penduduk yang biasanya menyebabkan polusi cahaya dan polusi udara sebagai gangguan pengamatan astronomi.

Tags: EdukasiNasionalNews
ShareSendTweet
Next Post
Meneropong Dampak Covid-19, Siapa yang Paling Rentan?

Meneropong Dampak Covid-19, Siapa yang Paling Rentan?

Discussion about this post

Giri Prasta Hadiri Pujawali dan Pengukuhan MGPSSR Karangasem di Pura Catur Lawa
Bali

Giri Prasta Hadiri Pujawali dan Pengukuhan MGPSSR Karangasem di Pura Catur Lawa

by reda/cy
February 1, 2026
0

Balipustakanews.com, Karangasem - Wakil Gubernur Bali, Nyoman Giri Prasta, menghadiri rangkaian upacara Nedunang Ida Bhatara dalam rangka Pujawali Purnama Kawulu...

Read more
Gubernur Koster: Produk Lokal Tanpa Aksara Bali, Tak Usah Dipasarkan
Bali

Gubernur Koster: Produk Lokal Tanpa Aksara Bali, Tak Usah Dipasarkan

February 1, 2026
Buka Bulan Bahasa Bali 2026, Gubernur Koster: Aksara Bali Bukan Sekadar Fashion
Bali

Buka Bulan Bahasa Bali 2026, Gubernur Koster: Aksara Bali Bukan Sekadar Fashion

February 1, 2026
Balipustakanews

Berita Online Bali Terkini & Terpercaya Berita Ekonomi, Bisnis, Wisata, Budaya Bali, Politik, Teknologi, Hukum, Kriminal, Pendidikan di Bali, Nasional & Dunia

Follow Us

Kategori Berita

  • Apps
  • Arak Bali
  • Automotive
  • Badung
  • Bahan Pokok
  • Bali
  • Bangli
  • Bawaslu badung
  • Bisnis
  • Buleleng
  • COK ACE
  • Covid 19
  • Denpasar
  • Edukasi
  • Ekbis
  • Fashion
  • FIFA-U20
  • Film
  • Gadget
  • Gaming
  • Gianyar
  • Gubernur Bali
  • Hari Pahlawan
  • Health
  • Health
  • Hiburan
  • Hukrim
  • I Gusti Ngurah Rai
  • Investasi dan Perekonomian Bali
  • Jakarta
  • Jembrana
  • Jepang
  • Karangasem
  • Kawasan Pura Besakih
  • KBLBB
  • KDRT
  • Kebakaran TPA
  • Kios Pedagang
  • Klungkung
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Liga Kampung
  • Mangupura
  • Margarana
  • Medan
  • Musik
  • Nasional
  • News
  • Ngayah
  • Ny putri koster
  • Opini
  • Pahlawan
  • Paritrana Award 2023
  • Pemilu
  • Pemilu 2024
  • Pemprov Bali
  • Penanganan Sampah
  • Pendidikan
  • Pengolahan Sampah
  • Perda Provinsi Bali
  • Perkemahan Pramuka
  • Perlindungan Anak
  • Pilpres 2024
  • Pj Gubernur Bali
  • Politik
  • Posyandu
  • Pramuka
  • Presiden RI
  • Program Pengelolaan sampah berbasis sumber
  • Pulau Samosir
  • Pura Agung Besakih
  • Review
  • Seksologi
  • Seni & Budaya
  • senimam
  • SP4M-LAPOR
  • Sports
  • Startup
  • Stunting
  • Tabanan
  • Teknologi
  • TP PKK
  • Travel
  • U – 20
  • UMKM
  • Warisan Leluhur
  • World
  • Zodiak

Berita Terbaru

Giri Prasta Hadiri Pujawali dan Pengukuhan MGPSSR Karangasem di Pura Catur Lawa

Giri Prasta Hadiri Pujawali dan Pengukuhan MGPSSR Karangasem di Pura Catur Lawa

February 1, 2026
Gubernur Koster: Produk Lokal Tanpa Aksara Bali, Tak Usah Dipasarkan

Gubernur Koster: Produk Lokal Tanpa Aksara Bali, Tak Usah Dipasarkan

February 1, 2026
Buka Bulan Bahasa Bali 2026, Gubernur Koster: Aksara Bali Bukan Sekadar Fashion

Buka Bulan Bahasa Bali 2026, Gubernur Koster: Aksara Bali Bukan Sekadar Fashion

February 1, 2026
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Profile
  • Pedoman Siber
  • Redaksi
  • Kontak

© 2020 Balipustakanews - Berita Bali Terkini & Terpercaya

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bali
  • Teknologi
  • Ekbis
  • Health
  • Hiburan
  • Seni & Budaya
  • Lifestyle
  • Seksologi
  • Zodiak
  • Opini
  • Review

© 2020 Balipustakanews - Berita Bali Terkini & Terpercaya