๐๐ฒ๐ป๐ฝ๐ฎ๐๐ฎ๐ฟ โ Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali Dewa Made Indra menegaskan, pemenuhan hak anak menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia (SDM) berkualitas.
Menurut Dewa Indra, upaya memastikan tumbuh kembang anak secara optimal tidak hanya menjadi tanggung jawab keluarga, tetapi juga perlu diperkuat melalui kebijakan pemerintah yang berpihak pada kepentingan terbaik anak.
Hal itu disampaikan Dewa Indra saat membuka kegiatan โPemenuhan Hak Anak Melalui Penguatan Peran Keluarga dan Partisipasi Anak dalam Proses Pembangunanโ di Aula Jempiring Bappeda Provinsi Bali, Denpasar, Kamis (20/8/2026).
โAnak adalah aset yang sangat penting, baik bagi keluarga maupun bangsa. Karena itu, bagaimana perhatian kita terhadap anak, bagaimana kita memenuhi hak-haknya, akan sangat menentukan kualitas mereka di masa depan,โ kata Dewa Indra.
Ia mengatakan, dalam keluarga, orangtua pada umumnya berupaya memberikan yang terbaik agar anak tumbuh sehat, memperoleh pendidikan, memiliki karakter, serta dapat mengembangkan potensinya.
Meski demikian, Dewa Indra mengakui masih ditemukan kasus ketika kepentingan anak terabaikan akibat kepentingan orang dewasa. Namun, kondisi tersebut dinilainya sebagai anomali karena secara umum keluarga memiliki perhatian besar terhadap tumbuh kembang anak.
Menurut dia, perhatian keluarga saja belum cukup. Pemerintah juga memiliki peran strategis melalui kebijakan yang menjamin terpenuhinya hak dasar anak, terutama di bidang kesehatan dan pendidikan.
Dewa Indra juga menekankan pentingnya memberikan ruang partisipasi kepada anak dalam proses pembangunan. Anak, kata dia, tidak semestinya hanya ditempatkan sebagai objek pembangunan, tetapi perlu diberi kesempatan menyampaikan aspirasi, khususnya terkait kebijakan yang menyangkut kepentingan dan masa depan mereka.
โKita berterima kasih kepada pemerintah pusat yang telah membuat penilaian Kabupaten/Kota Layak Anak. Ini merupakan sesuatu yang sangat mendasar bagi bangsa kita. Penilaian tersebut harus menjadi pondasi untuk mendorong kemajuan pembangunan dan kualitas SDM,โ ujarnya.
Dewa Indra menambahkan, kekayaan sumber daya alam maupun posisi geografis strategis tidak otomatis menjamin kemajuan suatu daerah. Menurut dia, kualitas manusia justru menjadi salah satu faktor utama keberhasilan pembangunan.
Karena itu, pembangunan SDM harus dimulai sejak usia dini melalui pemenuhan berbagai hak dasar anak.
Saat ini, seluruh kabupaten/kota di Bali disebut telah masuk kategori Kabupaten/Kota Layak Anak. Dewa Indra berharap capaian tersebut tidak sekadar menjadi predikat administratif, tetapi tercermin dalam kebijakan, program, pelayanan publik, serta lingkungan sosial yang menjamin hak dan perlindungan anak.
Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat sinergi antara keluarga, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan ramah anak.
Kegiatan tersebut menghadirkan Dewa Ayu Eka Putri serta Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan Pemenuhan Hak Anak Wilayah III Rr. Endah Sri Rejeki sebagai narasumber.
Reporter: ๐๐ป๐๐ด๐ฟ๐ฎ๐ต ๐๐ฟ๐ถ๐ณ๐ฎ๐ป๐๐ผ





