๐๐ฎ๐ฑ๐๐ป๐ด โ Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali meluncurkan Dekranasda Bali Fashion Road Show sebagai upaya memperluas promosi desainer lokal serta memperkuat industri kecil dan menengah (IKM) di Bali.
Program yang diinisiasi Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster itu pertama kali digelar di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Kamis (23/7/2026). Kegiatan tersebut selanjutnya akan dilaksanakan secara bergilir di seluruh kabupaten dan kota di Bali.
Putri Koster mengatakan, Fashion Road Show merupakan pengembangan dari Dekranasda Bali Fashion Week dan Dekranasda Bali Fashion Day yang selama ini menjadi ruang promosi bagi pelaku industri fesyen daerah.
โPertama kali kita laksanakan, dan Kabupaten Badung menjadi lokasi perdana. Secara teknis kami menghadirkan karya-karya desainer lokal Bali, khususnya desainer yang telah tumbuh dan berkembang di kabupaten/kota,โ kata Putri Koster saat membuka kegiatan.
Menurut dia, pelaksanaan Dekranasda Bali Fashion Week dan Dekranasda Bali Fashion Day telah mendorong lahirnya desainer muda, memperkuat IKM lokal, serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menggunakan busana berbahan tenun tradisional Bali.
Perkembangan itu, kata Putri Koster, juga terlihat dari semakin banyak desainer yang tidak hanya menghasilkan busana untuk peragaan, tetapi mulai menghadirkan koleksi siap pakai atau ready to wear yang dapat dikenakan dalam aktivitas sehari-hari.
โJadi, akar tradisinya tetap kuat, tetapi tampil modern dan modis ketika dikenakan di ruang publik,โ ujarnya.
Putri Koster optimistis, pembinaan yang dilakukan secara konsisten dapat membuka peluang bagi Bali untuk berkembang sebagai salah satu pusat mode dunia. Menurut dia, pencapaian tersebut membutuhkan proses panjang dan keberlanjutan program.
Ia juga mendorong Ketua Dekranasda kabupaten dan kota di Bali untuk merancang program yang menyentuh langsung kebutuhan UMKM dan IKM di wilayah masing-masing.
โSaya berharap Ketua Dekranasda kabupaten/kota memiliki program yang benar-benar menyasar UMKM dan IKM di wilayahnya sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh para pelaku usaha,โ katanya.
Ketua Dekranasda Kabupaten Badung Rasniathi Adi Arnawa menyambut baik dipilihnya Badung sebagai lokasi perdana. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi ruang promosi bagi pelaku IKM sekaligus mendorong pertumbuhan desainer muda asal Badung.
Selain pergelaran busana, kegiatan ini juga diisi pameran produk IKM kriya dan fesyen. Sejumlah stan UMKM turut menyajikan panganan lokal Bali untuk memperkenalkan beragam produk unggulan daerah kepada masyarakat. (AA)





