๐๐ฎ๐น๐ถ๐ฝ๐๐๐๐ฎ๐ธ๐ฎ๐ป๐ฒ๐๐.๐ฐ๐ผ๐บ, ๐๐ฒ๐ป๐ฝ๐ฎ๐๐ฎ๐ฟ – Gubernur Bali, Wayan Koster, meresmikan Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Bali di Denpasar pada Sabtu (18/4/2026). Peresmian gedung yang bertepatan dengan hari suci Tumpek Landep tersebut dirangkai dengan acara Halalbihalal keluarga besar MUI Provinsi Bali.
Kehadiran Gubernur Koster disambut hangat oleh Ketua Umum MUI Provinsi Bali, H. Mahrusun Hadyono. Acara yang mengusung tema โMenguatkan Ukhuwah dan Menghargai Perbedaanโ ini turut dihadiri oleh jajaran TNI-Polri, perwakilan Kementerian Agama, Pengadilan Tinggi Agama, para tokoh masyarakat, serta umat Muslim setempat.
Dalam sambutannya, Gubernur Koster berharap momentum ini dapat mempererat persaudaraan antarumat beragama. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya umat Muslim di bawah naungan MUI, untuk terus bersinergi menjaga situasi Pulau Dewata agar tetap nyaman, aman, damai, dan kondusif.
โPulau Bali sangat indah dan penuh oleh toleransi. Karena itu, kepada semua Majelis Umat Beragama termasuk MUI, saya harap semuanya turut membangun kehidupan masyarakat yang damai dan kondusif,โ ujar Gubernur Koster.
Ia menegaskan, upaya menjaga kerukunan tersebut sangat sejalan dengan visi pembangunan Pemerintah Provinsi Bali, yakni Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Visi ini mengandung makna fundamental tentang menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta seluruh isinya.
Menurut Gubernur Koster, visi tersebut diimplementasikan untuk mewujudkan kesejahteraan dan kebahagiaan kehidupan krama Bali secara menyeluruh, baik dari aspek fisik maupun spiritual.
Puncak peresmian fasilitas keagamaan tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Koster. Mengakhiri sambutannya, ia menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada pengurus MUI Provinsi Bali yang kini telah memiliki gedung representatif berlantai tiga.
โSemoga gedung yang diresmikan ini betul-betul memberikan pelayanan optimal kepada semua umat Muslim di Bali, agar terjaga dengan baik,โ pungkas Gubernur Koster.




