𝗕𝗮𝗹𝗶𝗽𝘂𝘀𝘁𝗮𝗸𝗮𝗻𝗲𝘄𝘀.𝗰𝗼𝗺, 𝗗𝗲𝗻𝗽𝗮𝘀𝗮𝗿 – Pelaksanaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Olahraga Domino (ORADO) Bali yang berlangsung pada Sabtu (11/4/2026) dinilai berjalan dengan sangat sukses. Ajang perebutan prestasi yang digelar di Sekretariat Pengprov ORADO Bali, di kawasan Kantor DPRD Provinsi Bali, Kota Denpasar ini tidak hanya menyedot antusiasme tinggi dari para peserta, tetapi juga menjadi momentum penting kebangkitan olahraga domino di Pulau Dewata.
Anggota Bidang Humas dan Komunikasi Pengprov ORADO Bali, Anugrah Arifanto, mengungkapkan bahwa kesuksesan kejuaraan ini merupakan hasil sinergi yang solid dari berbagai pihak. Menurutnya, respons masyarakat dan pemberitaan media menunjukkan tren yang sangat positif bagi perkembangan olahraga ini.
“Kami dari Pengprov ORADO Bali sangat bersyukur dan mengapresiasi antusiasme yang luar biasa, baik dari para atlet utusan kabupaten/kota maupun masyarakat luas,” ujar Anugrah saat memberikan keterangan terkait hasil evaluasi penyelenggaraan acara.
Lebih lanjut, Anugrah menilai bahwa pemilihan lokasi pertandingan di kawasan Kantor DPRD Provinsi Bali memberikan dampak yang sangat signifikan. Hal tersebut dinilai menambah wibawa kejuaraan sekaligus mengedukasi publik bahwa olahraga domino kini semakin terstruktur, profesional, dan mengedepankan sportivitas. Kesuksesan ini menjadi bukti nyata kolaborasi yang baik antara penyelenggara, peserta, pemerintah, dan dukungan media massa.
𝗦𝘁𝗿𝗮𝘁𝗲𝗴𝗶 𝗞𝗼𝗺𝘂𝗻𝗶𝗸𝗮𝘀𝗶 𝗜𝗻𝗸𝗹𝘂𝘀𝗶𝗳 𝗱𝗮𝗻 𝗧𝗿𝗮𝗻𝘀𝗽𝗮𝗿𝗮𝗻
Keberhasilan Kejurprov ORADO Bali 2026 juga tidak lepas dari strategi komunikasi dan publikasi yang matang. Bidang Humas Pengprov ORADO Bali secara konsisten membangun narasi utama untuk mengangkat harkat domino menjadi olahraga prestasi yang diakui secara luas.
“Strategi utama kami adalah mengedepankan komunikasi yang inklusif, transparan, dan kolaboratif. Kami mengintensifkan publikasi melalui platform digital, media sosial, serta menggandeng portal berita lokal untuk memperluas jangkauan ke masyarakat,” jelas Anugrah.
Ia juga menambahkan bahwa di ranah internal, koordinasi yang erat dengan seluruh pengurus cabang (Pengcab) di tingkat kabupaten/kota menjadi kunci utama. Hal ini dilakukan guna memastikan setiap informasi, regulasi, dan semangat sportivitas kejuaraan dapat tersosialisasi secara masif dan merata hingga ke tingkat akar rumput.
𝗙𝗼𝗸𝘂𝘀 𝗛𝗮𝗽𝘂𝘀 𝗦𝘁𝗶𝗴𝗺𝗮 𝗱𝗮𝗻 𝗦𝗶𝗮𝗽𝗸𝗮𝗻 𝗔𝘁𝗹𝗲𝘁 𝗡𝗮𝘀𝗶𝗼𝗻𝗮𝗹
Pasca-rampungnya gelaran Kejurprov, Pengprov ORADO Bali telah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Kejuaraan tingkat provinsi ini dipandang bukan sebagai garis akhir, melainkan batu loncatan fundamental untuk program pembinaan yang berkesinambungan.
Anugrah menegaskan, Bidang Humas akan terus menggencarkan kampanye positif guna mengikis sisa-sisa stigma negatif olahraga domino yang mungkin masih ada di tengah masyarakat.
“Ke depannya, kami akan fokus mempublikasikan profil dan success story dari para atlet berprestasi agar menjadi inspirasi bagi generasi muda,” paparnya.
Untuk merealisasikan visi tersebut, ORADO Bali berencana untuk terus memperkuat jejaring komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan, baik jajaran pemerintah daerah maupun pihak swasta di seluruh Bali. Langkah kolaboratif tersebut diharapkan dapat memberikan dukungan nyata bagi pembinaan atlet, sekaligus mematangkan persiapan wakil-wakil terbaik dari Bali untuk berlaga di kejuaraan ORADO tingkat nasional di masa mendatang.





