𝗕𝗮𝗹𝗶𝗽𝘂𝘀𝘁𝗮𝗸𝗮𝗻𝗲𝘄𝘀.𝗰𝗼𝗺, 𝗕𝗮𝗱𝘂𝗻𝗴 – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, menegaskan bahwa peran perempuan memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap kemajuan Pulau Dewata.
Hal tersebut disampaikannya saat hadir sebagai pembicara kunci dalam acara Voice of Influence yang digelar di Discovery Kartika Plaza Hotel Bali, Kabupaten Badung, Sabtu (4/4).
Ibu Putri Koster sangat mengapresiasi pelaksanaan ajang Voice of Influence. Menurutnya, acara tersebut dapat menjadi wadah strategis bagi kaum perempuan, khususnya perempuan Bali, untuk berani bersuara, mengemukakan pendapat, dan memberikan pengaruh positif kepada masyarakat luas.
Lebih jauh, Ibu Putri mengungkapkan bahwa perempuan Bali sejak lama dikenal akan ketekunannya. Mereka terbukti tidak hanya mampu mengambil peran di ranah domestik sebagai ibu rumah tangga, tetapi juga sukses berkiprah secara formal di berbagai bidang profesi.
“Perempuan Bali terkenal jemet (tekun) dan memiliki etos kerja yang baik. Bersama dengan para lelaki, mereka membagi peran dan bekerja sama,” ujar Ibu Putri Koster.
𝗚𝗮𝗿𝗱𝗮 𝗧𝗲𝗿𝗱𝗲𝗽𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗹𝗲𝘀𝘁𝗮𝗿𝗶 𝗕𝘂𝗱𝗮𝘆𝗮
Dalam aspek pelestarian adat, budaya, dan tradisi Bali, peran perempuan dinilai sangat menonjol. Ibu Putri menjelaskan, kelancaran berbagai upacara keagamaan serta pelaksanaan tradisi di Bali tidak akan berjalan mulus tanpa adanya andil besar perempuan di baliknya.
Oleh karena itu, perempuan yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Bali ini berpesan agar emansipasi tidak membuat perempuan melupakan akar dan perannya.
“Zaman boleh berganti, tetapi posisi perempuan harus tetap seimbang, baik di ranah domestik maupun ranah formal,” tegasnya.
Ia menambahkan, perempuan pada hakikatnya merupakan benteng utama yang senantiasa harus mampu menjaga keutuhan keluarga serta mendidik anak-anaknya.
“Perempuan boleh sukses di ranah publik. Namun, jangan lupa dengan kodratnya di ranah domestik sebagai ibu rumah tangga. Keduanya harus seimbang,” pesan Ibu Putri Koster.
Terlepas dari jati dirinya sebagai ibu rumah tangga, ia berharap kehadiran acara Voice of Influence dapat terus memberikan ruang bagi perempuan Bali untuk berbicara, mengasah potensi diri, sekaligus menjadi sumber inspirasi bagi lingkungan sekitarnya.
Sebagai informasi, ajang Voice of Influence ini juga diisi dengan sesi dialog interaktif yang menghadirkan sejumlah tokoh perempuan berpengaruh dari berbagai latar belakang.
Beberapa narasumber yang turut membagikan inspirasinya antara lain Co-founder Miss Teenager Indonesia Rachel Wang, figur publik Maudy Koesnaedi, Direktur Utama SPICE Ria Templer, serta Direktur Cap Bali Putu Fitri Ertaningsih (aa).





