๐๐ฎ๐น๐ถ๐ฝ๐๐๐๐ฎ๐ธ๐ฎ๐ป๐ฒ๐๐.๐ฐ๐ผ๐บ, ๐๐ฎ๐ป๐ด๐น๐ถ – Gubernur Bali, Wayan Koster menghadiri langsung prosesi Bakti Caru Resi Gana dan Pemelaspas Bale Pemaruman di Pura Alas Arum Batur, Desa Pakraman Batur, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, pada Selasa (3/3/2026). Kehadirannya tersebut bertepatan dengan momen suci Hari Purnama Kesanga.
Dalam upacara yang dipuput oleh Ida Pedanda Nabe Putra Ida Pandita Mpu Nabe Tri Dhaksa Natha tersebut, Gubernur Koster tampak bersembahyang bersama ratusan pengempon dan penyungsung pura.
Pada kesempatan itu, beliau juga didaulat untuk mengikuti prosesi mendem pedagingan yang merupakan bagian penting dari rangkaian pemelaspas bale pemaruman.
Turut mendampingi dalam kegiatan religius tersebut adalah Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar, serta Danrem 163/Wira Satya Ida I Dewa Agung Hadi Saputra.

๐๐ฝ๐ฟ๐ฒ๐๐ถ๐ฎ๐๐ถ ๐๐ถ๐ฏ๐ฎ๐ต ๐ฅ๐ฝ ๐ญ ๐ ๐ถ๐น๐ถ๐ฎ๐ฟ
Dukungan nyata terhadap pelestarian tempat suci ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Jero Penyarikan Alit Pura Alas Arum Batur mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali, khususnya terkait pembangunan dan renovasi pura.
Ia menyebutkan bahwa sebelumnya, dana hibah senilai Rp 1 miliar telah dikucurkan pada tahun 2024 lalu. Dana tersebut difokuskan secara khusus untuk membiayai renovasi dan pembangunan bale pemaruman.
โBantuan ini menjadi bukti bakti dan gotong royong umat dalam menjaga kelestarian pura,โ ujar Jero Penyarikan Alit.

๐ฆ๐ถ๐บ๐ฏ๐ผ๐น ๐ ๐ฒ๐ฟ๐ฎ๐๐ฎ๐ ๐ก๐ถ๐น๐ฎ๐ถ ๐ง๐ฟ๐ฎ๐ฑ๐ถ๐๐ถ
Kehadiran Gubernur Koster pada upacara ini dikukuhkan sebagai bentuk komitmen kuat dalam mendukung pemugaran pura sekaligus melestarikan warisan budaya dan sejarah Bali.
Gubernur Koster menekankan bahwa menjaga kesucian serta keindahan tempat ibadah adalah langkah krusial yang sejalan dengan visi merawat nilai-nilai adat, tradisi, dan agama yang mengakar kuat di Pulau Dewata.
Sebagai informasi, Pura Alas Arum Batur terletak berdekatan dengan Pura Ulun Danu Batur, tepatnya di sisi timur (luan). Pura ini berdiri berdampingan dengan Pura Pande Batur dan Pelinggih Ida Ratu Mbah Api. Piodalan di pura ini secara rutin jatuh setiap Panglong Ping Kalih Purnama Kesanga, atau tepat dua hari setelah Purnama Kesanga.
Rangkaian upacara yang berlangsung khidmat dengan partisipasi aktif krama desa ini telah dimulai sejak 21 Februari 2026 lalu. Seluruh rangkaian karya suci ini dijadwalkan akan berakhir pada 10 Maret 2026 mendatang, yang akan ditutup dengan prosesi Pengayar dan Mesineb Karya (aa).





