๐๐ฎ๐น๐ถ๐ฝ๐๐๐๐ฎ๐ธ๐ฎ๐ป๐ฒ๐๐.๐ฐ๐ผ๐บ, ๐๐ฒ๐ป๐ฝ๐ฎ๐๐ฎ๐ฟ – Gubernur Bali Wayan Koster secara resmi melepas ribuan peserta event 6K Denpasar Fun Run 2026 yang mengambil titik start dan finis di kawasan Patung Catur Muka, Jalan Gajah Mada, Denpasar, Sabtu (14/2/2026).
Tak hanya sekadar melepas rombongan pelari, Gubernur Koster turut serta berbaur menjadi peserta.
Bersama Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara dan Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, Gubernur Koster menjajal rute lari sejauh 6 kilometer tersebut.
Rombongan memulai lari dari Jalan Gajah Mada, kemudian menyusuri rute Jalan Udayana, Sutoyo, PB Soedirman, Yos Sudarso, Diponegoro, Hasanuddin, Thamrin, Wahidin, Setiabudi, Sri Rama, Sutomo, dan kembali ke Gajah Mada.
Sepanjang perjalanan menyusuri rute, Gubernur Koster tampak akrab menebar sapa kepada peserta lain.
Momen tersebut juga dimanfaatkan oleh para peserta untuk berinteraksi langsung. Gubernur Koster pun sesekali berhenti sejenak untuk melayani permintaan swafoto (selfie) bersama warga.
Dengan mengombinasikan lari kecil (jogging) dan jalan cepat, Gubernur Koster berhasil mencatatkan waktu tempuh 1 jam 10 menit untuk jarak 6 kilometer.
Atas capaian tersebut, Gubernur Koster berhak mendapatkan medali dari panitia karena sukses menuntaskan rute yang telah ditetapkan.
Ditemui usai kegiatan, Gubernur Koster mengapresiasi penyelenggaraan acara ini. Menurutnya, kegiatan lari bersama ini sangat positif.
โSesuai catatan, saya berhasil menempuh jarak 6K dalam waktu 1 jam 10 menit,โ ujar Gubernur Koster dengan wajah sumringah kepada awak media.
Gubernur Koster menilai kegiatan ini memiliki manfaat besar bagi kebugaran tubuh. Ia berharap, acara serupa dapat digelar lebih sering di masa mendatang.
“Ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” tambah Gubernur Koster.
Sebagai informasi, ajang 6K Denpasar Fun Run 2026 digelar untuk memeriahkan HUT ke-238 Kota Denpasar yang jatuh pada 27 Februari 2026.
Terkait ulang tahun Ibu Kota Provinsi Bali tersebut, Gubernur Koster menaruh harapan agar Denpasar semakin maju, tertata bagus, dan menjadi kota yang membanggakan.
Selain olahraga, event ini juga diisi dengan kampanye lingkungan. Panitia membagikan compost bag sebagai bentuk edukasi penanganan sampah berbasis sumber dan mengingatkan peserta untuk tidak membuang sampah sembarangan (red/aa).





