Direktur Layanan Operasional RSUP Prof. Dr. IGNG Ngoerah, Dr. I Gusti Ngurah Ketut Sukadarma, S.Kp, menegaskan komitmen rumah sakit untuk menghadirkan pelayanan yang unggul, berkeadilan, dan sesuai standar internasional. “Kami ingin menciptakan sistem layanan yang lebih modern dan manusiawi. Kehadiran biopsi robotik merupakan langkah besar dalam meningkatkan penanganan kanker prostat,” ujarnya.
Teknologi biopsi robotik sebelumnya telah diterapkan di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta, dengan dokter operator dari RSUP Ngoerah. Teknologi ini memungkinkan prosedur lebih akurat dengan luka minimal dan proses pemulihan lebih cepat, sehingga diharapkan menjadi terobosan bagi pasien kanker prostat di Bali dan kawasan timur Indonesia.
Selain memperkenalkan layanan baru, rumah sakit juga memberikan pemeriksaan kesehatan gratis bagi komunitas donor apheresis dan resus negatif. Dr. Sukadarma menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada para donor yang disebutnya sebagai “pahlawan kemanusiaan”.
Dalam kesempatan itu, RSUP Ngoerah turut memaparkan rencana pengembangan infrastruktur berbasis konsep arsitektur Bali “Natah”, yang menempatkan pusat kegiatan di area tengah. Empat zona utama akan dikembangkan, meliputi layanan rawat jalan dan rehabilitasi, unit emergensi dan perawatan intensif, rawat inap terpadu, serta area manajemen dan pelayanan khusus.
Tahap pengembangan terdekat adalah pembangunan gedung bedah sentral seluas 31.000 meter persegi, yang akan dilengkapi 31 kamar operasi, 50 tempat tidur ICU, 50 tempat tidur ruang intermediate, serta unit TDRS, patologi anatomi, dan CSSD. Fasilitas parkir juga diperluas dengan daya tampung hingga 280 mobil dan 700 sepeda motor.
Acara tersebut turut dihadiri oleh perwakilan enam konsulat, termasuk dari China, Amerika Serikat, Estonia, dan Timor Leste. Dr. Sukadarma berterima kasih atas dukungan konsulat dan peran media dalam menyebarkan informasi positif mengenai inovasi rumah sakit. Ia menutup dengan harapan agar sinergi antar pihak terus berjalan untuk mewujudkan layanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat. (pr)





Discussion about this post