Balipustakanews.com, Denpasar – Kepolisian Daerah (Polda) Bali mengirimkan delapan personelnya untuk bergabung dalam misi perdamaian dunia di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Bangui, Republik Afrika Tengah.
Kepala Bidang Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy, di Denpasar, Rabu (1/10), mengatakan para personel tersebut tergabung dalam Satuan Tugas Formed Police Unit (FPU) 7 MINUSCA bersama 140 anggota Polri lainnya dari berbagai daerah di Indonesia.
Menurutnya, seluruh personel yang berangkat telah melewati proses seleksi ketat sejak Februari 2025, mencakup uji kemampuan bahasa, fisik, psikologi, serta kompetensi taktis dan teknis kepolisian.
“Setelah dinyatakan lolos, mereka mengikuti Pre Deployment Training (PDT) selama hampir tujuh bulan untuk memastikan kesiapan penuh sebelum diterjunkan ke wilayah misi,” ujar Ariasandy.
Delapan anggota Polda Bali yang lolos di antaranya IPDA I Putu Brahma Wira Pratama sebagai Wakil Komandan Pleton Charlie, IPDA Kadek Adi Sugiarta, IPDA I Komang Muliarta, Aipda Ni Kadek Santri Ningsih, Brigadir I Nengah Ariyasa, Brigadir Anak Agung Gde Mahardi Prana, Briptu Luh Putu Dewi Framiyanti, dan Bharaka I Kadek Hadi Prasetyo.
Ariasandy menegaskan, keikutsertaan mereka dalam misi perdamaian dunia menjadi bukti profesionalisme dan dedikasi tinggi anggota Polri asal Bali. “Mereka adalah kebanggaan Polda Bali serta wujud kontribusi nyata dalam menjaga perdamaian dan keamanan global,” katanya.
Dengan membawa semangat Bhakti Brata Dharma, para personel siap menjadi duta bangsa yang menjaga stabilitas, keamanan, serta mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.
Sebanyak 140 personel FPU 7 MINUSCA dijadwalkan berangkat ke Bangui pada 10 Oktober 2025 dan akan menjalankan tugas selama satu tahun hingga Oktober 2026. Satgas dipimpin oleh AKBP Norhayat dan sebagian tim SWAT akan ditempatkan di Bosangua, sekitar 300 kilometer dari ibu kota Republik Afrika Tengah. (pr)







Discussion about this post