Balipustakanews.com, Denpasar – Suasana unik terlihat di Jalan Pucuk Bang Gang II, Banjar Tangtu, Kesiman Kertalangu, Denpasar. Deretan botol plastik berisi cairan merah tampak berjajar di telajakan rumah warga. Bukan sampah sembarangan, botol-botol ini sengaja diletakkan untuk mencegah anjing buang kotoran di sekitar rumah.
Ide tersebut pertama kali dipraktikkan oleh Kelian Adat Banjar Tangtu, Bagus Anom Somiana (55). Ia mengaku terinspirasi dari pengalaman rekannya di Sanur, lalu mencoba meletakkan botol air mineral berisi campuran air dan pewarna merah (kesumba). Setelah terbukti efektif, warga sekitar ikut menerapkannya.
“Sudah sekitar dua minggu saya coba, dan terbukti telajakan tidak lagi dikotori anjing,” ujar Anom. Meski belum ada penjelasan ilmiah, ia menyebut ada teori bahwa pantulan cahaya merah membuat anjing merasa tidak nyaman. Beberapa sumber lain menjelaskan anjing cenderung menghindari benda asing saat hendak buang kotoran karena merasa rentan.
Kini, metode sederhana itu mulai banyak digunakan di kawasan Gang Cempaka Putih dan Pucuk Bang. Anom menegaskan, cairan merah tidak memiliki racikan khusus, yang penting warnanya terlihat tajam di bawah sinar matahari. Pewarna perlu ditambah secara berkala agar efeknya tetap bertahan.
Pantauan di lapangan menunjukkan, area yang dipasangi botol merah bersih dari kotoran anjing meski hewan tersebut masih berkeliaran. Fenomena ini bahkan menarik perhatian pengendara yang melintas, menjadikannya pemandangan unik khas Banjar Tangtu. (nb/pr)






Discussion about this post