Balipustakanews.com, Tabanan – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Tabanan, Bali, sejak Kamis malam (20/3). Dampaknya, bangunan bale gong di Pura Merajan, Desa Adat Beluangan, Desa Perean Kangin, Kecamatan Baturiti, Tabanan, roboh pada Jumat dini hari (21/3) sekitar pukul 02.00 Wita.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 250 juta,” ungkap Kasi Humas Polres Tabanan Iptu Gusti Made Berata, Jumat.
Bendesa Adat Beluangan, I Ketut Sukaantera (61), menjelaskan bahwa robohnya bangunan tersebut dipicu oleh cuaca buruk yang terjadi sejak kemarin. Bangunan tersebut merupakan hasil hibah dari Pemerintah Kabupaten Badung pada 2022.
Selain bale gong, tembok penyeker di sisi timur Pura Merajan juga dilaporkan ambruk.
“Bangunan ini merupakan bagian dari hibah senilai Rp 1,62 miliar dari Badung, namun pengerjaannya belum sepenuhnya rampung. Saat ini masih dalam penanganan petugas,” ujar Sukaantera. (DTK/PR)
Prabowo Buka-bukaan Ditegur Jenderal Korea soal Sampah: Bali So Dirty Now
Balipustakanews.com, Bogor - Presiden Prabowo Subianto menyoroti tajam masalah pengelolaan sampah di kawasan wisata Bali. Ia mengungkapkan sempat menerima keluhan...
Read more






Discussion about this post